
Kayo yang baru saja masuk kedalam mansion terkejut mendengar suara Boy yang dingin kepadanya.
"Sepertinya kau sanga bahagia hari ini." kata boy dengan suara dinginnya.
"Iya, karena aku baru saja pulang dari mansion nona dan bertemu yang lainnya." kata Kayo jujur
"Cih jangan berbohong, kau pasti bahagia karena bertemu dengan pria lain di belakangku." kata Boy yang tidak memanggil Kayo dengan Mommy tapi kau.
"Apa maksudmu, aku memang ke mansion nona Elle." kata Kayo dengan datar
"Dasar pembohong" kata Boy sambil melepas pas bunga yang ada disampingnya
Prang...
Membuat Mama Kinan dan Papa Luis langsung menuju ruang tengah melihat apa yang terjadi.
"Ada apa ini Boy." kata Mama Kinan saat melihat pas bunga yang hancur dilantai.
"Tanyakan saja pada menantu Mama yang pergi bertemu dengan pria lain di belakangku." kata Boy dengan marah
"Sudah aku katakan, aku hanya pergi kemansion nona Elle setelah aku makan di restoran xxxx" kata Kayo, apa dia melihat ku berbicara dengan Ken, Kayo langsung meretas cctv yang ada di restoran tersebut.
"Lihat, sekarang kau tidak menghargai aku sebagai suamimu. Atau kau memang wanita seperti itu, mempermainkan perasaan pria." kata Boy dengan amarah yang meluap.
"Boy jangan seperti itu, Kayo sedang hamil. Dia tadi sedang men-" perkataan Mama Kinan terhenti ketika Boy mengatai Kayo dengan sebutan yang membuat Kayo langsung memandang Boy dengan tatapan tajamnya.
"Atau kau memang wanita ja*ang seperti dikatakan oleh teman-temanmu yang ada di mall waktu itu." kata Boy
"Boy" teriak Mama Kinan.
__ADS_1
Sedangkan Kayo yang mendengar perkataan Boy langsung meletakkan ponselnya ke depan boy.
"Jangan menilai seseorang dari apa yang kau lihat hanya sekilas, harusnya kau bertanya langsung kepada orang tersebut secara langsung." kata Kayo dengan dingin.
Kayo langsung membuka tas yang dibawanya dan mengeluarkan semua apa yang dimintanya dari Boy.
"Ini ambillah semua yang kau miliki, terima kasih atas perkataan mu yang mengatakan aku seorang ja*ang." kata Kayo dan langsung pergi dari mansion Boy.
"Apa yang kau lakukan boy, kau membuat menantu Mama pergi." kata Mama Kinan dengan marah
"Biarkan saja dia mau pergi kemana pun, Aku tidak suka dia pergi dengan pria lain." kata Boy
Plak
"Apa kau bodoh, kau yang tidak mau menuruti perkataannya yang menginginkan stek dan malah memilih pekerjaanmu, sehingga dia pergi sendiri ke restoran tersebut." kata Mama Kinan setelah menampar anaknya yang menyebut istrinya seperti itu.
"Seharusnya kau bertanya dengan baik-baik pada istrimu Boy, apa kau sadar perkataan mu tadi telah menyakiti hatinya." kata Papa Luis yang geram kepada anaknya karena mengatakan menantunya seperti itu.
Sedangkan Boy yang sedang duduk mengingat perkataan yang baru saja dilontarkan kepada istrinya, membuatnya langsung merasakan sakit karena telah mengatai istrinya sendiri dengan sebutan seorang ja*ang.
"Apa yang telah aku lakukan" kata Boy sambil menundukkan kepalanya dan menarik rambutnya karena berkata seperti itu pada istrinya.
Tidak berapa lama Boy melihat kearah meja yang diatasnya ada kartu miliknya yang diberikannya untuk istrinya dan juga ponsel Kayo. Boy langsung mengambil ponsel Kayo dan melihat apa yang ada di dalam ponsel tersebut. Saat membukanya ada sebuah video yang berlatar belakang restoran tempat dimana dia melihat istrinya sedang bersama seorang pria.
Boy memutar video itu, setelah melihat video itu membuat Boy merasa bersalah kepada istrinya karena telah menuduhnya yang tidak-tidak.
"Maafkan aku Mom, Daddy yang salah. Aku harus minta maaf kepadanya." kata Boy yang langsung bangun dari duduknya dan pergi ke arah luar mansion untuk mencari istrinya.
Boy langsung menjalankan mobilnya dengan cepat kearah mansion Elle, dia yakin Kayo pasti pulang ke mansion Elle. Tidak berapa lama Boy sudah sampai didepan mansion Elle, Boy langsung masuk setelah dibukakan pintu gerbang oleh bodyguard yang selalu berjaga di pintu gerbang.
__ADS_1
Boy langsung masuk kedalam mansion setelah memarkirkan mobilnya didepan pintu mansion.
"Apa yang kau lakukan disini." kata Elle yang sudah duduk di ruang tamu bersama dengan Arc.
"Aku mencari istriku." kata Boy yang ingin menuju kamar Kayo.
"Dia tidak ada disini." kata Elle
"Jangan bohong, pasti dia disini." kata Boy
"Terserah pa katamu." kata Elle "Carilah dia sampai dapat jika kau mau." kata Elle sambil bangun dari duduknya dan pergi menuju kamarnya.
Elle sebenarnya ingin sekali memukul Boy karena telah membuat Kayo menangis ketika Kayo menghubunginya dan mengatakan dia sedang berada di apartemen mereka yang dulu. Apa Boy tidak sadar bagaimana perasaan wanita yang sedang hamil saat dituduh seperti itu.
Boy yang tidak menemukan istrinya di dalam kamarnya, langsung keluar dan melihat Arc yang masih berada di ruang tamu.
"Apa kau menemukannya." kata Arc dan di jawab dengan gelengan oleh Boy
"Cih dasar pria tidak berperasaan, kau tidak akan menemuinya lagi karena dia tidak ingin melihatmu lagi." kata Arc
"Apa maksudmu, dia sedang hamil aku harus menemuinya." kata Boy
"Dia tidak ada di negara ini lagi, jadi terimalah nasibmu." kata Arc langsung pergi dari hadapan Boy yang masih terduduk dengan lemas di sofa ruang tamu.
"Emang enak, makanya punya mulut itu di sekolahkan. Istri sendiri dikatakan seperti itu." kata Arc
"Kemana aku harus mencarinya." kata Boy "Maafkan Daddy Mom, Daddy rindu." kata Boy
Sedangkan orang yang dirindukan Boy saat ini sedang tidur dengan tenang setelah menelpon Mama Kinan, dan mengabari jika dia baik-baik saja. Dia tidak tega meninggalkan keluarga barunya itu sehingga dia langsung menghubungi Mama Kinan setelah menghubungi Elle, tapi tidak ingin bertemu Boy dulu untuk saat ini.
__ADS_1
Bersambung.....