
Seminggu telah berlalu ,hari yang di nanti pun datang ,hari dimana ia akan menjemput kakek dan neneknya di bandara , Zidan sudah tidak sabar menunggu kedatangan mereka ,ia sudah sangat rindu akan kehadiran mereka .
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"Dan ,cucuku " ucap nenek Zia ,nenek nya Zidan , mereka pun saling memeluk ,"nek bagaimana keadaan mu " ucap Zidan melepaskan pelukannya ,
"Alhamdulilah cucuku , sekarang jauh lebih baik" jawab nenek Zia ,"apa kalian melupakan ku" sahut kakek zean ,
"Ah ya ampun, Dan hampir lupa " Zidan menepuk keningnya, "ish ,,,, kau ini selalu saja seperti itu" kakek zean pura pura merajuk ,
"Gimana kabarnya kek ,apa sekarang sudah ada perubahan " tanya Zidan antusias ,
"Alhamdulilah sekarang kakek sudah merasa jauh lebih baik dari sebelumnya , terang kakek zean. "syukurlah ,dan merasa bahagia dengernya" ucap Zidan.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Zidan mengantar kakek dan neneknya ke mansion utama , " dan ,dari pertama kamu menjemput kami ,nenek baru melihat ada kebahagiaan terpancar dari wajah mu , apa kamu sedang jatuh cinta?" tanya nenek Zia selidik ,
" Itu benar nek , seorang gadis sederhana , telah mencuri hatiku" Zidan tersenyum manis kearah neneknya .
"Kenapa kamu tidak mengenalkan pada kami ?" protes nenek Zia ," rencananya nanti malam, soalnya dia pulang kuliah langsung kerja" ucap Zidan ," ya tuhan ,dia pasti gadis yang cantik dan sangat rajin" nenek Zia memuji .
"Tepat sekali nek, sehingga cucu nenek ini takut kehilangannya" Zidan menggenggam tangan neneknya ," sejak kapan cucu nenek ini bucin 🤭" nenek zia tertawa geli .
" Sejak aku jatuh cinta pada nya" Zidan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, " dasar ,kamu ya"nenek Zia menepuk pundak cucunya.
"Apakah ibu dan ayahmu setuju," Zidan langsung menggelengkan kepalanya , "sudah kuduga" nenek zia merasa kesal dengan sikap anak dan menantunya.
"Seminggu yang lalu, kami pergi menemui mereka untuk meminta restu , tapi yang kami dapat hanya hinaan dan ancaman" ucap Zidan tertunduk sedih.
"Kamu tidak perlu khawatir ,kami disini akan memberikan kalian restu" nenek zia mengusap wajah cucunya , "terimakasih banyak,nenek selalu mendukung kebahagiaan ku" Zidan memeluk neneknya .
"Nenek sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan calon cucuku" , Zidan merogoh saku celananya ,ia menyodorkan ponselnya.
" Ini nek Poto calon cucumu " nenek Zia langsung mengambil ponsel tersebut ," ya tuhan , cantik sekali" , Zidan tersenyum lebar mendengar pujian dari neneknya.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Di butik.
Ica tengah merapikan semua pesanan yang akan di jemput , tiba-tiba suara seseorang menghentikan aktivitasnya ,
"Assalamu'alaikum Ica" sapa Rian ,"wa'alaikum salam ,mas Rian , apa kabar mas" Ica tersenyum ramah , "alhamdulilah , gimana kabarnya Bu Ratna?" .
"Alhamdulilah , sudah berangsur membaik" Ica tersenyum manis ," syukurlah ,oh ya ,aku ke sini mau ngambil pesanan baju untuk karyawan restoran " .
__ADS_1
"Tunggu sebentar mas, Ica cek dulu" ,ia lalu mengambil barang yang sudah di siapkan nya sedari tadi," jadi mas Rian yang pesan baju sebanyak ini" monolog Ica dalam hati.
"Ini mas , silahkan di cek lagi," Rian pun tersenyum manis , sambil mengecek barang yang sudah siap,
"Good , uangnya sudah ku transfer sama buk Sinta, terimakasih , kalau ada waktu, mampir ke restoran rayyan," ucap Rian tersenyum simpul.
"Terimakasih banyak mas, in sya Alloh , kalau ada waktu Ica pasti ke sana." ucapan Ica sukses membuat mood Rian sedikit lebih baik.
"Oke , kalau begitu aku pamit , jaga diri baik-baik" Ica mengangguk sambil tersenyum.
Rian melangkah menuju tempat parkir, tapi sebelum ia menutup pintu kaca butik , seseorang telah menabrak nya,
Bruugh,,,,,,
"Aw " Sindi merintih ," kamu tidak apa-apa" tanya Rian ,"aku tidak apa-apa ,maaf tadi aku sangat terburu-buru 🙏" Sindi mengatupkan kedua tangannya .
" Tidak apa-apa, lain kali hati hati"Rian tersenyum kearah Sindi , " ya tuhan , gantengnya 😘," monolog Sindi.
visual Rian.
Sindi yang sedang tersenyum manis melihat Rian ,imut bukan 🤭😁 ,
Sindi berjalan menuju dimana Ica berada ," hai ca" sindi menghampiri nya, " Sindi " Ica tersenyum manis ," ca , udah di cek ponsel mu " Sindi bertanya,
Ica mengerutkan keningnya ," belum, kenapa?" Ica merasa heran ," coba cek dulu deh" Ica pun membuka ponselnya ,Ica terkejut , melihat pesan dari bank ," loh ini , apa sin " .
" Itu bonus untuk mu dari mami " Sindi merasa gemas melihat Ica seperti kebingungan. " tapi sin ,ini berlebihan " Ica merasa segan,
" Tidak baik menolak rejeki" Vina datang menghampiri mereka , " tapi kak"
" Tidak ada tapi tapian" sindi memotong pembicaraan Ica ,
"Itu ucapan terimakasih bu Sinta karena dalam sepekan ini langganan butik ini bertambah banyak ,itu tak lepas dari perjuangan mu juga yang telah merekomendasikan butik permata ini" ucap Vina menjelaskan .
" Terimakasih banyak Sindi" Ica memeluk sahabatnya ." sama sama" Sindi mengusap bahu Ica. " selamat ya , kalau begitu aku duluan " Vina pun pamit ," terimakasih kak Vina , hati hati" Vina mengangguk sambil tersenyum.
"Sindi ,dari tadi aku lihat kamu senyum senyum sendiri ,ayo lagi mikirin siapa" goda Ica , " apaan sih" muka Sindi bersemu merah.
" Ayolah cerita sedikit pun tidak apa-apa" Ica terus menggoda nya ," oke oke ,tadi aku bertemu dengan seorang pria yang sangat tampan" Sindi tersenyum membayangkan wajah Rian .
" Wah ,kaya nya ada yang sedang jatuh cinta, " Ica tersenyum bahagia, " semoga saja dia jodohku" ucap Sindi ," aamiin 🤲" Ica menengadahkan tangan nya, " terimakasih ,kamu memang sahabat terbaik ku" Sindi memeluk Ica .
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Zidan sudah siap untuk menjemput kekasihnya, " nek ,aku pamit mau jemput Ica ," ucap Zidan , karena sepulang dari bandara ia seharian menemani neneknya.
" Ya cucuku,hati hati ,kamu langsung bawa dia kesini ," ucap nenek zia sumringah ," nenekmu ini kalau sudah ingin bertemu ya , seperti ini" kakek zean menimpali, " ish,,,, " nenek Zia menepuk tangan suaminya.
*****
Butik permata
Zidan sudah tiba di depan butik ,ia tersenyum melihat kekasihnya yang setia menunggu,
"Assalamu'alaikum ,maaf bikin lama nunggu" Zidan memegang tangan Ica ,"wa'alaikum salam , nggak juga ,Ica baru beberapa menit nunggu nya" terang Ica malu malu .
" Ayo kita ke rumah nenek, mereka menunggu mu" Zidan menarik tangan Ica untuk masuk ,
" Baik mas," jawab Ica tegang , Zidan yang menyadari perubahan pada wajah Ica , seketika ia menggenggam tangan kekasihnya itu ,
" Kamu nggak usah tegang seperti itu, percaya sama mas mereka tidak sama dengan ayah ,ibuku"ucap Zidan meyakinkan.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Mansion utama
"Suamiku , kenapa mereka lama sekali" nenek Zia nampak tidak sabar, "bersabarlah istriku , mungkin mereka ke jebak macet"ucap kakek zean.
Tak lama kemudian , mobil Zidan pun sampai di pekarangan mansion utama." itu mereka sudah datang" ucap kakek zean, nenek zia yang mendengar cucunya sudah tiba , langsung berjalan menuju pintu .
" Assalamu'alaikum ,nek ,kek," ucap Zidan ," wa'alaikum salam, cucuku" jawab nenek Zia , wajahnya nampak bahagia, ketika melihat calon cucunya 😍😍,
" Ya tuhan cantik sekali, lebih cantik dari Poto nya" monolog nenek Zia dalam hati.
"Assalamu'alaikum nenek, kakek," ucap Ica sambil mencium tangan keduanya, " wa'alaikum salam, cucuku" jawab nenek dan kakek serempak.
"Mari masuk , cucuku" nenek Zia memegang tangan Ica ,
" Terimakasih nek" jawab Ica tersenyum manis.kakek zean geleng geleng kepala , melihat tingkah istrinya , sedangkan Zidan merasa bahagia karena nenek dan kakeknya menerima kehadiran kekasihnya.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
TERIMAKASIH BANYAK KEPADA KALIAN YANG SETIA MEMBACA DAN MENDUKUNG KARYA PERTAMA SAYA INI 😘🥰🥰🥰
JANGAN LUPA DUKUNGAN NYA ❤️ LAGI ❤️
DENGAN CARA LIKE VOTE KOMENTAR DAN HADIAH YA 🥰❤️❤️
__ADS_1
SEMOGA KALIAN SEHAT SELALU 🥰🥰🥰🥰