Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Pink


__ADS_3

Di negara C


Kakek Jiazhen berencana akan ke negara L untuk melihat keadaan Annchi dan juga cucunya Elle.


"Persiapkan segalanya, aku akan ke negara L sekalian akan memberikan apa yang menjadi hak cucuku." kata kakek Jiazhen kepada asisten setianya Xian


"Baik tuan, saya akan menyiapkan segala keperluan Tuan." kata Xian dan langsung pamit untuk melakukan tugasnya.


"Aku harus secepatnya memberi apa yang menjadi hak cucuku, sebelum manusia-manusia serakah itu mengambilnya dariku." kata kakek Jiazhen sambil melihat foto anak dan juga menantunya.


"Papa berjanji padamu Chen, Papa akan melindungi anakmu dengan segenap jiwa Papa." kata kakek pada foto Chen.


Di negara L


Kayo yang merasa terganggu tidurnya langsung membuka matanya karena merasa jika ada seseorang yang meniup matanya sedari tadi.


Kayo langsung melototkan matanya saat melihat seseorang yang telah mengganggu tidurnya tiba-tiba menangis membuat orang tersebut langsung panik.


"Mommy." kata pria itu siapa lagi jika bukan Boy sang suami.


"Mommy mengapa menangis, apa Daddy mengganggu Mommy." kata Boy yang merasa bersalah telah mengganggu istrinya.


"Hiks hiks Mama" kata Kayo mencari Mama Kinan.


"Hei mengapa mencari Mama" kata Boy sambil menghapus air mata Kayo yang jatuh ke pipinya.


"Mama" teriak Kayo


Mendengar Kayo berteriak Boy langsung bangun dan berlari mencari Mama Kinan.


"Dimana mama ku." kata Boy pada pelayan yang berada dibawah.


Belum sempat pelayan tersebut berbicara Mama Kinan langsung menyahuti.


"Mengapa mencari Mama, baru ingat punya seorang Mama. Dasar anak durhaka, mengapa kau meninggalkan Mama di restoran hah." kata Mama Kinan.


"Ya ampun, pantas saja aku merasa ada yang kurang saat pulang tadi." batin Boy


"Di tanya malah bengong, dasar bodoh. Kenapa aku melahirkan anak seperti mu, sangat merugikan saja." kata Mama Kinan.


"Maaf ma, aku terlalu merindukan istriku jadi tidak sadar jika meninggalkan Mama ku yang sangat cantik ini." kata Boy


"Cih dasar, terus kenapa kau mencari Mama." kata Mama Kinan.


"Kayo mencari Mama sambil berteriak." kata Boy


"Apa yang kau lakukan padanya sehingga dia berteriak." kata Mama Kinan sambil berjalan menuju kamar Boy yang berada dilantai dua.

__ADS_1


"Aku tidak ada mengganggunya ma." kata Boy


"Kayo sayang" kata Mama kian saat membuka pintu kamar Boy


"Mama" kata Kayo saat mendengar suara Mama Kinan


"Iya ada apa, apa dia menyakitimu." kata Mama Kinan.


"Tidak" kata Kayo


"Terus mengapa kau berteriak." kata Mama Kinan


"Aku tidak suka warna pakaian yang digunakannya." kata Kayo


"Hah warna pakaian" kata Mama Kinan melihat kearah Boy


"Tapi kan itu bagus warnanya sesuai dengannya." kata Mama Kinan


"Tapi aku tidak suka Mama, membuat mataku sakit." kata Kayo


"Terus Mommy mau Daddy memakai warna apa" kata Boy sambil mengelus rambut Kayo


"warna pink." kata Kayo membuat Boy langsung menggelengkan kepalanya.


"Tidak" kata Boy


"Mama hiks hiks aku mau warna pink" kata Kayo


"Tapi ma, warna pink itu sangat tidak sesuai untukku." kata Boy


"Daddy, Mommy mau Daddy pakai baju warna pink." kata Kayo


Mendengar Kayo memanggilnya Daddy membuat Boy langsung menganggukkan kepalanya karena senang di panggil dengan sebutan Daddy oleh Kayo.


"Baiklah, untuk Mommy Daddy rela memakai pakaian warna apapun." kata Boy sambil mencium bibir Kayo didepan Mama Kinan


Plak


"Aduh, mengapa mama memukul kepala ku." kata Boy sambil mengelus kepalanya.


"Kau itu tidak punya malu, ada mama disini seenaknya saja berciuman." kata Mama Kinan.


"Apa sakit Daddy?" kata Kayo


"Iya sakit mom, Mama jahat sama Daddy." kata Boy sambil memperlihatkan wajah sedihnya


"Cih dasar anak durjana." kata Mama Kinan dan langsung pergi dari kamar boy dan Kayo.

__ADS_1


Sedangkan di mansion Elle


"Sweety kau ingatkan janjimu tadi." kata Arc dengan menaik turunkan alisnya.


"Ada yang harus aku kerjakan dulu honey, jadi nanti-nanti saja ya." kata Elle


Hap


"Tidak semudah itu Sweety, kau akan menerima hukuman karena menolaknya." kata Arc yang langsung menggendong Elle menuju kamarnya.


Di negara A


Mark yang baru sampai di bandara negara A langsung menuju mansion nya.


"Apa kau sudah menjalankan apa yang aku perintahkan" kata Mark pada asistennya setelah masuk kedalam mobil.


"Sudah Tuan." kata asistennya yang bernama Morgan


"Aku mau kau yang memegang perusahaan yang ada disini untuk sementara, karena nantinya aku akan fokus pada perusahaan yang baru aku bangun di negara L." kata Mark


"Baik Tuan, saya akan menjalankan perusahaan dengan baik nantinya " kata Morgan.


"Kita pulang dulu ke mansion, ada yang harus aku ambil baru setelah itu kita ke perusahaan." kata Mark.


"Baik Tuan." kata Morgan.


Setelah sampai di mansion, Mark sudah disambut oleh Mama Sofie.


"Hei anak Mama, mengapa lama sekali di negara L." kata Mama Sofie


"Ada yang harus aku kerjakan ma." kata Mark


"Mama dengar dari Morgan jika kau mau membangun perusahaan di negara L." kata Mama Sofie


"Iya Mama, aku akan membangun perusahaan disana." kata Mark


"Apa yang membuatmu ingin membangun perusahaan disana, dulu kau tidak mau membangun perusahaan disana." kata Mama Sofie yang menatap anaknya dengan curiga.


"Karena Christabelle tinggal disana, dan aku akan mengejarnya kembali untuk menjadi istriku." kata Mark


"Kau jangan bodoh Mark, susah payah kita mengusirnya dari sisimu malah sekarang kau menginginkannya kembali. Disini banyak wanita kaya kau bisa menikahi mereka jangan dengan wanita miskin itu." kata Mama Sofie dengan marah.


"Mama, dengarkan dulu penjelasan ku. Apa mama tau sekarang dia sangat kaya. Kalau Mama tidak percaya coba saya lihat di majalah bisnis seberapa kaya dirinya. Jika aku menikah dengannya kita akan semakin kaya. Sekarang namanya adalah Elle Smith." kata Mark dan langsung pergi ke arah kamarnya.


"Apa benar yang dikatakan Mark, aku harus melihatnya." kata Mama Sofie sambil mengeluarkan ponselnya dan mengetik nama yang disebut anaknya tadi.


Saat sudah mendapatkan apa yang diinginkannya, mama Sofie langsung terkejut dengan apa yang dibaca olehnya, mantan menantunya tersebut sekarang menjadi orang kaya yang tinggal dinegara L.

__ADS_1


"Wah ternyata dia memang kaya, ini akan sangat bagus jika Mark bisa menikah dengannya karena dia bisa dikendalikan. Waktu bersama Mark dia sangat penurut pasti dia tidak akan melawan jika kami meminta sebagian hartanya jika dia menikah dengan Mark." kata Mama Sofie dengan senyum merekahnya.


Bersambung.....


__ADS_2