Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Satu Bulan


__ADS_3

Hari-hari berlalu dengan cepat sudah satu bulan Mark berada di negara asalnya untuk mengatasi masalah yang ada di perusahaannya yang mulai stabil.


tok


tok


tok


"Masuk" kata Mark yang sedang menandatangani dokumen yang ada di mejanya.


"Ada apa" kata Mark kembali setelah melihat siapa yang masuk kedalam ruangannya.


"Ada undangan dari perusahaan Alexander Tuan." kata asisten Mark sambil menyerahkan undangan di meja Mark.


"Undangan?" kata Mark


"Iya Tuan, undangan untuk acara ulang tahun perusahaan Alexander." kata asisten Mark

__ADS_1


"Baiklah, kau bisa keluar." kata Mark sambil membuka undangan yang dikirim oleh perusahaan Alexander.


"Aku harus pergi ke acara itu, pasti banyak para pengusaha yang datang disana aku bisa sekalian mencari investor untuk menanamkan modalnya di perusahaan baruku di negara L." kata Mark sambil menampilkan senyumannya.


"Aku juga akan mencari keberadaan mama dan juga Bella yang belum juga ditemukan, bagaimana keadaan mereka sampai saat ini." batin Mark.


Mark sudah mencari keberadaan Mama Sofie dan juga Bella yang tidak pernah diketahui keadaannya sampai saat ini.


Sedangkan di negara L, tepatnya disebuah ruangan yang sangat gelap pengap dan juga sangat sembab. Dua orang manusia yang ada di dalam ruangan tersebut sedang merintih karena tubuh mereka yang penuh dengan luka yang ditimbulkan dari perbuatan mereka sendiri yang di akibatkan dari serum yang di suntikkan kedalam tubuh mereka.


"Hai kelinci ku." kata sebuah suara yang masuk kedalam ruangan yang gelap tersebut bersama beberapa orang yang mengikutinya.


"Owh...maafkan aku, aku belum puas membuat kalian bahagia." kata Elle yang baru saja masuk kedalam ruangan yang terdapat dua manusia yang sangat memperihatinkan tersebut yang tidak lain adalah Mama Sofie dan juga Bella.


"Lebih baik bunuh saja kami saat ini ja*ang." teriak Bella, agar Elle langsung membunuhnya karena tidak sanggup mendapatkan siksaan yang diberikan oleh Elle.


"Aku tidak akan membuat kalian cepat mati, aku akan menangkap satu kelinci lagi barulah kalian akan aku buat menemui raja neraka." kata Elle sambil berjalan keluar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


"Dasar ja*ang sialan, pe*acur sialan." teriak Bella sambil menarik rantai yang ada ditangannya.


"Diamlah Bella, kita tidak akan bisa keluar dari tempat ini." kata Mama Sofie dengan suara lirihnya


"Kau yang harusnya diam, aku mau keluar dari tempat ini." teriak Bella kepada Mama Sofie "Keluarkan aku dari tempat ini, berengsek kalian semua." teriak Bella


Elle yang sudah keluar dari markasnya langsung menuju kamarnya untuk beristirahat karena semakin memasuki kehamilan yang sudah empat bulan ini membuatnya mudah lelah. Elle ingin beristirahat karena nanti malam dia akan pergi ke acara ulang tahun perusahaan suaminya.


"Apa kau sudah menyiapkan perangkap untuk kelinci terakhir kita?" kata Elle sambil berjalan menuju kamarnya.


"Sudah nona, kami sudah menyiapkan semua yang telah nona perintahkan." kata Egon


"Tapi aku berubah rencana, aku akan menangkapnya setelah ulang tahun perusahaan suamiku. Aku ingin kalian mengambil alih perusahaannya yang ada di negara A. Setelah ulang tahun perusahaan suamiku lakukan lah rencana itu, kemudian kita akan menangkapnya dan mempertemukan mereka untuk bernostalgia bersama keluarganya " kata Elle.


"Baik nona, saya akan menjalankan perintah uang nona inginkan." kata Egon


"Hemmm, pergilah aku ingin beristirahat." kata Elle yang langsung masuk kedalam kamarnya.

__ADS_1


"Baik nona." kata Egon dan pergi setelah nonanya menutup pintu kamar.


Bersambung.....


__ADS_2