Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Saling Mencintai


__ADS_3

Elle langsung mendatangi ruangan Bruno dan Bianca. Bruno yang melihat nona ya datang langsung menghampiri Elle.


"Nona." kata Bruno


"Hemmmm" kata Elle sambil duduk di sofa yang ada diruangan tersebut.


"Dimana Bianca" kata Elle ketika tidak melihat keberadaan Bianca


"Adikku sedang keluar nona." kata Bruno


"Oh...Bruno aku ingin kau meretas data-data dari perusahan paman Jimmy, aku ingin dia membayar perbuatannya kepada Abang ku." kata Elle kepada Bruno


"Baik nona, aku akan melakukan apa yang nona katakan." kata Bruno dengan semangat.


"Nona bagaimana dengan mata-mata paman Jimmy yang ada di perusahaan?" kata Kayo yang ada dibelakang nona ya.


"Biarkan saja kita akan lihat apa yang ingin dilakukannya di perusahaan kita." kata Elle menyeringai.


Saat sedang berbicara, ponsel Elle berbunyi, Elle langsung mengangkatnya.


📞Elle


Ada apa


📞Daniel


Nona, paman Tuan Jimmy mendatangi perusahan. Dia mengatakan bahwa dia berhak memegang perusahaan tersebut karena Tuan Jimmy merupakan keponakannya, apa lagi saat ini keadaan Tuan Jimmy yang sedang koma.

__ADS_1


📞Elle


Owh ternyata ini yang dia inginkan, Daniel besok lakukan konferensi pers untuk mengatakan CEO sebenarnya perusahaan kita.


📞Daniel


Apa nona akan muncul langsung sebagai CEO yang sebenarnya


📞Elle


Iya, lakukan saja apa yang aku katakan


📞 Daniel


Baik nona


Elle langsung memutuskan sambungan telpon tersebut.


"Aku harus muncul sekarang, karena sudah saatnya aku membalas mereka yang telah menyakiti aku dan juga keluargaku." kata Elle sambil menyeringai, Kayo melihat nona ya menyeringai langsung tau apa yang ingi dilakukan oleh nona ya.


Elle langsung berdiri dan keluar dari ruangan Bruno dan diikuti oleh Kayo. Elle langsung pergi ke mansion ya karena hari sudah sore.


Saat masuk Kemansion Elle berpapasan dengan Arc yang juga baru saja datang. Arc yang melihat istrinya sudah ada di mansion langsung menghampirinya dan mencium bibirnya. Kayo yang melihat hal tersebut langsung pergi dari hadapan Nona dan Tuannya, karena dia tau apa yang akan terjadi jika dia terus berada didekat mereka


Arc dan Elle langsung menaiki tangga menuju kamar mereka.


"Sweety aku merindukanmu" kata Arc sambil merangkul pinggang Elle.

__ADS_1


"Apa sih setiap hari kita selalu bertemu honey." kata Elle


"Iya aku tau, Sweety aku mau itu" kata Arc menunjuk dada Elle, mengetahui apa yang diinginkan Arc Elle hanya bisa pasrah suaminya itu selalu saja meminta haknya kapanpun dia mau.


Arc langsung menggendong Elle dan membawanya kedalam kamar dengan cepat sebelum mereka ketahuan oleh Carl yang membuat dia gagal melakukan apa yang dia inginkan.


Sedangkan disebuah rumah sakit, seorang wanita memasuki ruangan yang didalamnya terbaring seorang pria yang sangat dicintainya.


"Kak, bangunlah. Apa kau masih betah tidur? aku sangat merindukan suaramu hiks hiks aku sangat merindukan wajah marah mu itu. Aku mohon sadarlah." kata wanita tersebut yang tak lain adalah Marsha.


Marsha sangat menyukai Jimmy pada pandangan pertama, walaupun setiap kali bertemu mereka selalu berdebat tentang masalah-masalah kecil tapi hal itulah yang membuat Marsha semakin mencintai Jimmy. Tapi Marsha tak berani mengungkapkan perasaannya tersebut karena dia takut Jimmy akan menolaknya.


"Kak aku mohon sadarlah, aku sangat mencintaimu. Aku jatuh cinta padamu ketika melihatmu pertama kali saat pesta ulang tahun Mama Amanda, kau telah mencuri hatiku." kata Marsha sambil mencium tangan Jimmy yang digenggamnya.


Walaupun Jimmy koma, tapi dia bisa mendengar apa yang terjadi disekitarnya. Mendengar perkataan Marsha membuat detak jantung Jimmy berdetak dengan kuat membuat mesin Elektrokardiogram berbunyi dengan cepat. Mendengar alat tersebut berbunyi dengan kuat Marsha langsung menekan tombol yang ada disamping ranjang Jimmy dan beberapa saat kemudian Dokter datar untuk memeriksa keadaan Jimmy dan Marsha langsung keluar dari ruangan tersebut. Setelah beberapa saat Dokter keluar dari ruangan tersebut.


"Apa yang terjadi Dokter?" kata Marsha


"Tidak terjadi hal serius nona, sering-seringlah mengajak Tuan Jimmy bercerita agar Tuan Jimmy dapat merespon apa yang dia dengar." kata Dokter tersebut


"Baik Dokter aku akan selalu menceritakan banyak hal kepadanya." kata Marsha


"Baiklah Nona, kalau begitu saya permisi dulu Nona." kata Dokter itu dan pergi keluar dari kamar Jimmy


"Kak cepatlah bangun agar kita bisa bertengkar lagi." kata Marsha sambil terus memandang wajah Jimmy. "Kak aku pulang dulu, besok aku akan kesini lagi menjenguk mu." kata Marsha sambil membelai wajah Jimmy.


Setelah Marsha pergi, perlahan-lahan mata Jimmy terbuka.

__ADS_1


"Apa dia sudah pergi?" batin Jimmy sambil melihat disekitar ruangan. "Untung saja Dokter tersebut mau bekerja sama denganku, aku akan membuat kejutan untuknya nanti. Aku juga sangat mencintaimu Marsha." batin Jimmy.


Bersambung.....


__ADS_2