
Disebuah kamar hotel, Raiden yang sedang merengkuh kenikmatan bersama seorang wanita langsung tumbang setelah mendapatkan pelepasan.
"Ambil uang ini dan pergilah." kata Raiden setelah mengambil beberapa uang di dalam dompetnya dan memberikannya kepada wanita yang ada disampingnya.
"Terimakasih tuan." kata wanita itu sambil mengambil uang yang diberikan Raiden dan langsung turun dari ranjang untuk mengambil pakaiannya dan menggunakannya.
"Jika Tuan membutuh pelayanan lagi, hubungi saja saya Tuan." kata wanita tersebut
"Hemmmm." kata Raiden sambil memejamkan matanya.
Setelah perempuan itu pergi, Raiden langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai Raiden langsung keluar dari kamar mandi bertepatan dengan bunyi dering ponselnya, mendengar itu Raiden langsung mengangkatnya.
📞Raiden
Ada apa
📞 Penelpon
Kami sudah mendapatkan tentang pria yang mengaku sebagai suami nona Kayo
📞Raiden
Datanglah ke hotel.
📞Penelpon
Baik Tuan
Setelah sambungan telpon terputus Raiden langsung memakai pakaiannya, dan menugaskan pelayan hotel untuk membersihkan kamarnya.
Tidak begitu lama anak buah Raiden sudah datang ke kamar hotelnya.
"Apa yang kau dapat" kata Raiden
"Pria itu bernama Boy Fernandes, merupakan anak dari pasangan Luis Fernandes dan juga Kinan Fernandes. Memiliki perusahaan Neon Company. Dia dikabarkan sangat kejam kepada siapa saja yang mengganggu keluarganya. Hanya itu data yang saya bisa temukan karena data tentangnya sangat dijaga dengan ketat oleh sistem mereka." kata anak buah Raiden.
"Bagus, cari atau masukkan seseorang di perusahannya dan juga mansion ya untuk melaporkan apa saja yang terjadi disekitarnya." kata Raiden
"Baik Tuan, secepatnya saya akan memasukkan mata-mata kita di perusahaan dan juga mansion ya." kata anak buah Raiden.
"Pergilah." kata Raiden setelah berbicara
"Baik Tuan, saya permisi." kata anak buah Raiden
Sedangkan seseorang yang ada diseberang sana tersenyum mendengar apa yang baru saja terjadi.
"Hihihihi, aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya." kata seseorang tersebut sambil cekikikan.
****
Elle yang sedang berada di dalam kamar langsung keluar setelah suara Carl memanggilnya.
"My." kata Carl di depan pintu
"Iya sayang" kata Elle
"Kapan Pacal boy datang." kata Carl
"Mungkin sebentar lagi sayang, kalau tidak percaya telpon saja Daddy " kata Elle sambil membawa Carl masuk kedalam kamarnya.
Carl langsung meminjam ponsel Elle untuk menelpon Arc. Setelah beberapa lama sambungan telpon pun tersambung tapi langsung dialihkan oleh Arc ke panggilan video.
__ADS_1
📱Arc
Ada apa sayangnya Daddy (Saat Arc melihat wajah Carl memenuhi layar ponselnya)
📱Carl
Edy dimana Pacal boy
📱 Arc
Tunggu sebentar lagi sayang, nanti akan datang bersama dengan anak Citah yang Mommy mu inginkan. Dimana Mommy sayang
📱Carl
Baik lah, my Edy Lindu dengan My ( teriak Carl karena Elle sedang berada di dalam kamar mandi)
📱Elle
Ada apa( kata Elle sambil menunjukkan wajah cemberutnya)
📱 Arc
Sweety, mengapa seperti itu wajahmu. Senyum lah sebentar lagi apa yang kamu inginkan akan datang.
📱Elle
Ini karena salahmu memenjarakan aku di dalam mansion dan tidak memperbolehkan aku kemanapun.
📱 Arc
Itu karena kau melanggar larangan yang sudah kita sepakati.
📱Elle
Elle langsung mematikan sambungan telpon dan mematikan ponselnya agar Arc tidak dapat menghubunginya kembali.
"Rasakan itu, akan aku buat kau menderita." batin Elle
"My ayo kita keluar menunggu Pacal boy." kata Carl mengajak Elle keluar dari kamar.
"Oke, ayo kita menunggunya di bawah." kata Elle sambil beriringan berjalan bersama boy.
Sedangkan Arc yang mendapat ancaman seperti itu langsung bangun dari kursi kebesarannya dan memakai jasnya, langsung keluar dari ruangannya untuk pulang kerumah, karena tidak ingin kesejahteraan tornado ya Terabaikan.
"Ini tidak bisa dibiarkan, bisa mati tornado ku nanti." kata Arc langsung berteriak memanggil Jhon.
"Jhon." teriak Arc membuat para sekretaris yang ada di dekat sana terperanjat saking terkejutnya.
"Ada apa Tuan." kata Jhon
"Kita pulang sekarang, sebelum bencana terjadi pada tornado ku." kata Arc sambil berjalan diikuti oleh Jhon.
"Baik tuan." kata Jhon.
Elle dan Carl sedang menunggu pacarnya Boy di taman belakang khusus binatangnya, sedang bermain bermain bersama hewan kesayangannya yaitu Zion dan Zia serta Black yang hanya berbaring disisi Kayo.
"Nona." kata Egon yang sudah berada disamping Elle
"Ada apa" kata Egon
"Saya sudah memberitahu kepada Kayo." kata Egon
__ADS_1
"Baiklah, aku yakin dia bisa mengatasi itu nanti." kata Elle
"Baiklah nona. Saya undur diri nona."" kata Egon
"Hemmmm" kata Elle sambil membaringkan tubuhnya di samping Black.
Tidak begitu lama, salah satu bodyguard menghampiri elle.
"Nona" kata bodyguard
"Hemmmm." kata Elle
"Barang yang anda Inginkan sudah datang." kata bodyguard
"Baiklah, langsung saja bawa ketempat ini." kata Elle sambil membuka matanya.
"Baik nona." kata bodyguard
Setelah beberapa saat dua kandang sudah terpampang dihadapan Elle dan didalamnya terdapat apa yang diinginkan Elle dan juga Carl.
"My, Pacal boy datang." kata Carl kegirangan.
"Iya sayang, jangan mendekat padanya dulu, Mommy harus memberi dia peringatan terlebih dahulu " kata Elle sambil mendatangi kandang tersebut dan setelah beberapa saat bernegosiasi buaya tersebut langsung patuh pada Elle karena tidak ingin mendapatkan kematian yang menggerikan.
"Buka kandangnya." kata Elle kepada bodyguard
"Tapi nona." kata bodyguard tersebut
"Buka saja." kata Elle
bodyguard tersebut langsung membuka dan memberikan perlindungan langsung pada nonanya agar tidak diserang oleh buaya tersebut.
"Menyingkirlah kalian dari hadapanku." kata Elle yang jengah dengan tingkah bodyguard dari suaminya ini.
Mendengar itu para bodyguard sedikit ragu tapi tetap menyingkir dari depan Elle dan masih dengan kewaspadaan mereka.
"Kau Mimi, cepat masuk kedalam kandang mu disana."Kata Elle kepada buaya bernama Mimi sambil menunjuk kandangnya bersama Boy nanti.
Mendapat perintah Mimi langsung menuju kandang yang dimaksud, membuat para bodyguard tercengang dengan keadaan tersebut, karena buaya itu patuh pada nona mereka yang baru saja bertemu.
Setelah selesai dengan buaya betina itu, Elle langsung menghampiri anak Citah yang seperti ketakutan.
"Hei ke marilah." kata Elle memanggil anak Citah itu didekat kandangnya
"Jangan takut, aku tidak akan menyakitimu." kata Elle, dengan takut-takut anak Citah itu menghampiri elle
"Tidak apa-apa, kemarilah. Perkenalkan nama ku Elle." kata Elle setelah anak Citah itu berada didekatnya.
"Apa kau lapar" kata Elle dan dibalas suara auman kecil
"Kau ambilkan daging untuk" kata Elle memerintahkan bodyguard
"Baik nona." kata bodyguard tidak begitu lama bodyguard itu datang dengan membawa daging yang diinginkan oleh nonanya.
"My, apa cal boleh dekat." kata Carl yang dari tadi sudah gemes dengan anak Citah tersebut
"Mendekat lah, sekarang dia adalah teman Carl." kata Elle sambil membawa Carl mendekat anak Citah tersebut.
"Hai, Keta belteman cekarang." kata Carl sambil mengelus kepala anak Citah tersebut.
"Jangan mendekat" kata Elle tiba-tiba
__ADS_1
Bersambung.....