Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Penolakan


__ADS_3

Setelah Mark dan Felicia pergi dari perusahaan itu, Elle menyeringai karena waktunya untuk balas dendam terhadap mereka yang telah menyakiti Elle yang asli.


"Nona mengapa anda memberikan yang mereka mau?" kata Kayo kepada Elle


"Aku ingin memberi mereka rasa senang sampai ke langit dan kemudian aku akan menjatuhkan mereka secara perlahan-lahan ke dasar bumi terdalam."Kata Elle dengan senyuman yang sangat misterius, entah apa yang akan nona mereka lakukan untuk membalas seseorang yang telah menyakitinya dimasa lalu.


Sedangkan Mark dan Felicia yang sudah sampai disebuah hotel. Mark dan Felicia ke negara L, karena mereka ingin mengambil apa yang telah diberikan nenek Mark kepada Elle.


"Sayang, karena sertifikat itu sudah ada di tanganmu jadikan kita menikah?" kata Felicia saat mereka sudah sampai didalam kamar hotel. Sedangkan Mark yang diajak berbicara hanya diam Tampa mempedulikan Felicia karena dia sedang memikirkan Elle.


"Mengapa dia semakin cantik tidak hanya itu sekarang dia sudah kaya karena perusahaannya merupakan perusahaan yang sekarang sedang banyak yang ingin bekerja sama dengannya."Batin Mark dan banyak lagi dipikirkannya saat pertama kali bertemu Elle setelah satu tahun berpisah, banyak perubahan yang membuatnya menjadi menyesal berpisah dengan Elle.


"Sayang" kata Felicia sekali lagi karena Mark tidak merespon panggilannya. "Apa yang dipikirkannya? jangan sampai dia memikirkan wanita itu. Tidak akan aku biarkan, akan aku buat wanita itu menderita." batin Felicia.


"Sayang" kata Felicia sambil duduk dipangkuan Mark, saat Felicia duduk di pangkuannya Mark baru tersadar.


"Hemmmm." kata Mark " Apa sayang" kata Mark kembali dan memejamkan matanya karena tangan Felicia yang sudah bermain didada ya


"Sayang, kapan kita akan menikah." kata Felicia


"Secepatnya, karena aku sudah mendapatkan sertifikat ini." kata Mark sambil menunjukkan sertifikat tersebut.


"Benarkah! sayang aku sedang menginginkanmu." kata Felicia sambil menggesek-gesekkan bo*ong ya pada area terlarang Mark yang membuat Mark mendesah.

__ADS_1


Karena sudah terbakar gairah Mark dan Felicia langsung melakukan adegan panas seperti yang mereka lakukan saat mereka bersama.


Sore harinya Elle pulang ke mansion ya, dijalan Elle dan Kayo dihadang oleh sebuah mobil mewah, membuat Kayo yang berada dibelakang kemudi langsung menginjak rem.


"Apa nona baik-baik saja?" kata Kayo saat sudah menginjak rem secara mendadak.


"Hemmmm." kata Elle


"Saya akan keluar untuk melihat siapa yang membuat perjalanan kita tertunda nona." kata Kayo sambil keluar dari mobil dan melihat siapa yang berani membuat perjalanan nona ya terganggu. Setelah berapa saat keluarlah seorang pria yang sangat tampan dan langsung tersenyum kepada Kayo. Kayo yang melihat pria itu hanya memperlihatkan wajah datarnya.


Pria tersebut langsung berjalan menghampiri Kayo.


"Maaf mengganggu perjalan mu." kata pria tersebut dengan senyum yang terus terukir indah diwajahnya.


"Aku ingin mengajakmu makan malam." kata pria tersebut. "Walau wajahnya datar tapi sangat cantik." batin pria tersebut, Elle yang mendengar pikiran pria tersebut hanya tersenyum saja.


"Maaf Tuan Raiden, aku tak mempunyai waktu untuk makan malam bersama pria seperti Anda. Jadi singkirkan mobil Anda, kau telah menghalangi jalan pulang nonaku." kata Kayo sambil membuka pintu dan masuk kedalam mobil.


Karena tidak suka ditolak, Raiden pun mengetuk kaca mobil Elle. Melihat itu Kayo hanya diam saja, karena tidak mau berurusan dengan seorang pria yang dia pikirkan sekarang adalah tentang nona ya bukan yang lainnya. Melihat Kayo hanya diam, Elle langsung membuka kaca mobil tersebut.


"Ada apa Tuan Raiden? mengapa kau membuat perjalanan pulang ku terganggu." kata Elle datar


"A...aku hanya ingin mengajaknya makan malam." kata Raiden dengan gagap sambil menunjuk Kayo.

__ADS_1


"Kayo" kata Elle


"Aku tidak memiliki waktu untuk makan malam bersama pria sepertimu." kata Kayo dengan wajah datarnya.


"Apa kau sudah mendengar apa yang dikatakannya Tuan Raiden, jadi singkirkan mobil jelek mu itu sebelum aku meledakkannya didepan matamu." kata Elle dengan santai, membuat Raiden melongo atas perkataan kekasih seorang Arcelio Alexander.


Mendengar itu Raiden langsung pergi menuju mobilnya yang sudah ada asistennya. Setelah mobil Raiden menyingkir kayo langsung menjalankan mobilnya.


"Apa Anda berhasil mengajaknya Tuan" kata asistennya kepada Raiden


"Tidak, tapi aku akan membuatnya mau makan malam bersamaku." kata Raiden dengan senyum yang misterius. "Lihat saja aku akan membuatmu menjadi milikku dengan cara apapun akan aku lakukan." batin Raiden.


Sedangkan didalam mobil Elle, Kayo hanya diam Tanpa mengatakan apapun.


"Kayo mengapa kau menolak ajakan makan malam Tuan Raiden." kata Elle


"Saat ini anda adalah prioritas saya Nona, saya tidak ingin memikirkan hal lainnya." kata Kayo dengan wajah datarnya.


"Hemmmm, terserah padamu Kayo. Tapi aku tidak akan mengekang mu jika kau ingin pergi dengan pria manapun." kata Elle kembali.


"Iya Nona." kata Kayo dan terus menatap kearah depan sambil mengemudikan mobil menuju mansion.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2