Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bab24~Gertakan~


__ADS_3

Haii πŸ–οΈ, untuk kamu yang setia dan baik hati


Tolong tinggalkan jejak nya ya πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Kediaman Ratna.


"Bu hari ini Ica ada kegiatan bakti sosial, do'akan ya Bu . semoga berjalan lancar dan tidak ada halangan." tutur Ica .


"Ifan juga Bu ada persiapan untuk lomba di sekolah kemungkinan Ifan pulang terlambat. mohon doanya ya Bu." timpal Ifan .


"Tentu Nak , seorang ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anak nya." Ratna membelai wajah Ica dan Ifan. kini mereka pun sarapan bersama dengan khidmat.


"Hati -hati jaga diri kalian ." ucap Ratna mengingatkan. "baik Bu assalamu'alaikum" ucap Ica dan Ifan serempak. "wa'alaikum salam."ucap Ratna sambil tersenyum bahagia melihat kedua anaknya . "semoga kalian menjadi anak-anak baik dan sukses." batin Ratna.


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Kampus ternama.


Ica sudah tiba di depan kampus. ia melihat jam di tangannya menunjukan pukul 07:20.


"Sebentar lagi di mulai." Ica bergegas menuju ruangan mahasiswa ,namun belum sempat Ica masuk seseorang menghampiri nya.


"Gue pikir Lo sudah mati terjebak di dalam gudang , ternyata masih hidup." Meri tersenyum sinis. Ica merasa terkejut dengan kedatangan Meri . "maaf aku mau masuk permisi." Ica tidak mau meladeni ucapan Meri .


"Hei gue belum selesai ngomong!." sentak Meri. ia menghalangi jalan Ica. "gue peringatkan sama Lo jauhi firman." Meri menatap tajam kearah Ica.


"Maaf aku nggak pernah merasa deketin firman." ucap Ica. "jangan bohong,gue tau Lo ikut kegiatan bakti sosial karena ingin dekat sama si firman ngaku Lo." Meri terus menyudutkan Ica .


"Kamu salah besar ,aku ikut kegiatan itu bukan karena seorang lelaki melainkan untuk kebaikan bersama, dan satu lagi apa kamu pernah melihat aku deketin firman atau merayu nya?." ucap Ica tegas.


Ucapan Ica sukses membuat Meri bungkam. ia langsung masuk ke ruang mahasiswa. dirinya merasa heran akan sikap Meri yang selalu menyudutkan nya.


"Ca muka mu kenapa kaya baju belum di gosok gitu kusut tau🀭." ucap Sindi .ia baru saja datang.


Ica pun menceritakan sikap Meri yang menurutnya sangat kasar dan berlebihan. "mulut kayak gitu mah harus di kasih pelajaran biar kapok ." celetuk Sindi .


Ica hanya tertawa cekikikan mendengar perkataan sahabatnya itu. "kamu tuh yah , orang serius juga malah di ketawain." keluh Sindi ."aku hanya nggak mau memperbesar masalah itu aja." terang Ica .

__ADS_1


" Kamu memang sahabat terbaik ku." Sindi memeluk sahabatnya itu. "kok jadi mellow gini ya." tutur ica. Sindi hanya nyengir kuda .


"Selamat pagi semua nya." ucap dosen Kiano pengganti Mira yang baru saja


tiba di ruangan. "pagi juga pak ." ucap semua nya.


"oke kita mulai belajar nya , tolong buka buku fisika halaman 120. lalu kalian simpulkan secara detail serta tuliskan contohnya."


"Satu lagi , saya akan tunjuk salah satu mahasiswa dan mahasiswi yang akan menerangkan kesimpulan tersebut, oke saya tunggu satu jam di mulai dari sekarang." terang Kiano.


"Ini mah lebih parah dari dosen killer mu ca." ucap Sindi .Ica hanya tersenyum mendengarnya.


Satu jam kemudian Ica sudah selesai mengerjakan semuanya ,dan dirinya pula yang pertama selesai. kemudian ia ke depan untuk mengantar tugas tersebut.


"Ini Pak." Ica menyerahkan buku tugas nya. "oke , nanti kalau semuanya sudah siap kamu saya tunjuk untuk menerangkan semuanya sekarang kamu boleh duduk." ucap Kiano.


"Baik Pak." Ica pun duduk kembali. " ca kamu ngerasa horor nggak sih?." tanya Sindi . Ica replek menggelengkan kepalanya. "kamu mah enak punya otak di atas rata-rata , nah aku bikin mumet." celoteh Sindi.


Ica tersenyum kembali mendengar celoteh sahabatnya.


"Alhamdulillah akhirnya selesai juga , dari pertama dosen baru itu masuk aku merasa kaya berada di rumah hantu horor banget ca sumpah." terang Sindi.


"Terimakasih banyak ca kamu memang the best." puji Sindi . "kamu jangan berlebihan seperti itu ,sudah sepantasnya kita saling menyemangati." tutur Ica. Sindi langsung memeluk Ica , dirinya merasa sangat beruntung mempunyai sahabat sebaik Ica.


"Oh ya sebentar lagi aku ada kegiatan bakti sosial , mudah-mudahan tidak sampai telat ke butik." terang Ica .


"Oke good luck." ucap Sindi . "makasih." Ica memegang kedua pipi sahabatnya itu.


"Jaga diri baik-baik ,dan ingat kamu harus hati-hati." ucap Sindi mengingatkan. "baik terimakasih , kalau begitu aku duluan ya." ucap Ica . " ya jangan lupa makan." ucap Sindi . ia tau Ica sering lupa makan kalau sedang sibuk.


Ica mengangguk sambil berjalan menuju tempat dimana teman-teman nya sudah menunggu.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


"Terimakasih banyak ca atas partisipasinya." ucap firman. "sama-sama." ucap Ica padat dan singkat.


"Kalau begitu aku pamit permisi." Ica melangkah menuju tempat parkir. " tunggu ca , gimana kalau kita mampir dulu untuk makan." tawar firman.


"Terimakasih banyak atas tawarannya , tapi maaf aku harus kerja ini udah telat 5 menit." Ica menolak dengan halus.

__ADS_1


" Oh gitu ya udah hati-hati." ucap firman sedikit kecewa. dengan langkah cepat Ica berjalan menuju tempat parkir kemudian ia mengendarai sepeda motor matic andalannya.


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


"Baru setengah hari tak bertemu saja sudah rindu." batin Zidan . ia tau kalau kekasihnya ada kegiatan bakti sosial karena Ica sempat memberi kabar waktu dirinya tengah mengajar di ruang belajar yang lain. ia pun kembali ke ruangan dosen.


Tiba-tiba seseorang menghampiri nya. "ini dengan pak Zidan?." tanya Kiano. "benar saya sendiri." jawab Zidan. "kenalkan saya Kiano dosen baru di sini." terang Kiano. "senang berkenalan dengan anda semoga anda betah mengajar di kampus ini." ucap Zidan.


"Terimakasih saya juga senang berkenalan dengan pak Zidan semoga kita bisa menjadi teman." tutur Kiano . "tentu." ucap Zidan . Meraka pun saling berjabat tangan.


"Oke kalau begitu saya duluan ada jam mengajar permisi." ucap Zidan. " silahkan pak Zidan , terimakasih atas waktunya." ucap Kiano. Zidan mengangguk kemudian ia kembali berjalan menuju ruang mahasiswa.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Butik permata.


"Assalamu'alaikum , maaf semuanya aku sedikit terlambat." terang Ica. "Wa'alaikum salam , Ica." ucap Yuli .ia langsung memeluk Ica begitupun dengan Nia dan Vina Mereka merasa bersyukur Ica bisa kembali bekerja sehingga mereka bisa bersama-sama kembali.


"Syukurlah ca kamu tidak apa-apa. maaf aku tidak sempat menjenguk karena pas lagi banyak pesanan." terang Vina. "ya ca kami minta maaf nggak bisa jenguk kamu." ucap Yuli dan Nia bersamaan.


"Tidak apa-apa , aku ngerti kok." Ica merasa terharu mendengar penuturan teman-teman nya itu.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Sementara itu di kantor polisi , seseorang ingin membesuk Mira.


"Selamat siang pak ada yang bisa saya bantu." ucap salah satu polisi yang sedang berjaga. "saya ingin membesuk sodari Mira." ucap bapak tersebut.


"Baik tunggu sebentar." kemudian polisi itu kedalam menuju sel tahanan. "sodari Mira ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda." ucap polisi tersebut. Mira sedikit heran . "seseorang , siapa.?" batin Mira .ia merasa penasaran , "apa mungkin ibu balik lagi ,ah tak mungkin." ucap Mira.


Mira tau kalau ibunya begitu marah karena kelakuan nya. jadi mana mungkin ibunya kembali membesuk.


Siapakah kira -kira πŸ€”πŸ€”πŸ€”


tunggu kelanjutannya ya😊


❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️


JANGAN LUPA DUKUNGAN NYA YA πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


SEE YOU πŸ–οΈπŸ–οΈπŸ–οΈ


__ADS_2