
Margaret yang sudah sampai di apartemen langsung melempar tasnya membuat Mama Jen terkejut atas perbuatan anaknya.
"Ada apa Margaret?" kata Mama Jen
"Aku harus secepatnya memisahkan Jimmy dengan wanita itu, aku sudah tidak sanggup dengan keadaan kita saat ini ma." batin Margaret.
"Apa kau sudah bertemu dengan Jimmy dan mengapa kau marah?" kata Mama Jen
"Iya ma, tapi dia sudah menikah dengan wanita lain." kata Margaret
"Benarkah, bukannya dia sangat mencintaimu dulu dan tak mau berpisah denganmu." kata Mama Jen
"Iya ma, karena itulah aku aku akan membuatnya bertekuk lutut dibawah kakiku. Mama tau kan sekarang Jimmy sudah kaya, aku harus mendapatkannya agar kehidupan kita tidak seperti ini lagi." kata Margaret
"Iya sayang Mama juga malas hidup seperti ini serba kekurangan, ini semua gara-gara papamu karena dia kita seperti ini. Sekarang dia kabur dengan banyak meninggalkan hutang, jika kita masih di negara itu kita pasti akan menjadi bulanan para karyawannya yang gaji ya tidak dibayar." kata Mama Jen
"Iya Mama, aku harus menemui Alex dia pasti akan membantuku karena dia menyukai istrinya Jimmy." kata Margaret
"Ya sudah temui saja dia dan bekerja samalah dengannya." kata Mama Jen
"Kami sudah berusaha memisahkan mereka selama ini tapi belum berhasil juga ma, aku akan menemuinya sekali lagi untuk membuat rencana baru." kata Margaret dan pergi ke dalam kamarnya.
Setelah selesai membersihkan diri, Margaret menghubungi Alex untuk membuat rencana baru karena rencana yang mereka buat selama satu bulan ini tidak pernah berhasil.
Margaret langsung keluar kamarnya untuk bertemu dengan Alex.
"Mau kemana Margaret?" kata Mama Jen
"Aku akan bertemu dengan Alex ma, kami sudah janjian bertemu di cafe yang tidak jauh dari apartermen kita." kata Margaret dan langsung pergi keluar apartemen.
Sedangkan Elle dan yang lainnya sedang makan dengan senang di sebuah restoran di mall tersebut. Sedangkan Carl sedang asik memilih mainan dan ditemani Z dan para bodyguard. Tiba-tiba ada yang menghampiri mereka.
"Apa aku boleh duduk disini." kata pria itu
Membuat ketiga wanita yang ada disitu menautkan alis mereka, apa diantara mereka mengenal pria itu.
__ADS_1
"Kau siapa?" kata Elle
"Perkenalkan namaku Boy Fernandes CEO Neon company, calon suamimu." kata pria itu bernama Boy menunjuk Elle.
Mendengar itu Elle dan Marsha langsung tertawa sampai-sampai mata mereka mengeluarkan air sedangkan Kayo hanya tersenyum.
"Ya ampun, namamu boy ya Tuhan perutku sakit" kata Elle
"Sama perutku juga sakit." kata Marsha
"Mengapa kalian tertawa." kata Boy
"Tidak ada tapi maaf dia ini k--" perkataan Marsha terpotong saat asisten Boy menghampirinya.
"Tuan Anda sudah ditunggu" kata asistennya
"Baiklah, kita akan berjumpa lagi sayang. Aku pergi dulu." kata Boy sambil mengedipkan sebelah matanya kepada Elle.
Setelah pergi dari para wanita itu Boy langsung menuju tempat pertemuan dengan kliennya.
"Baik Tuan." kata asisten tersebut.
Boy tidak sengaja bertemu dengan Elle saat akan menuju tempat pertemuan dengan klien ya, saat itu dia melihat Elle yang begitu cantik diantara kedua wanita yang ada didekatnya. Membuat ya langsung jatuh cinta. Dan langsung menghampiri Elle dan yang lainnya.
Sedangkan Arc yang menerima laporan dari Bodyguard ya tentang Elle yang didekati seorang pria yang Arc kenal sebagai CEO Neon company langsung menelpon Elle.
๐ Arc
Cepat pulang sekarang
๐Elle
Carl belum selesai memilih mainannya
๐ Arc
__ADS_1
Aku bilang pulang sekarang juga, atau aku yang akan menjemputmu
๐Elle
Baiklah
Setelah sambungan telpon terputus Elle mengajak yang lainnya untuk menjemput Carl dan pulang kemansion.
"Mengapa kita pulang kak, kita baru saja sebentar disini." kata Marsha
"Tanyakan saja pada Abangmu itu, cepat kita pulang saja sebelum dia mengamuk." kata Elle dan pergi dari restoran tersebut.
Setelah menjemput Carl di toko mainan mereka langsung pulang Kemansion. Saat sudah sampai didepan mansion Elle melihat Arc yang sudah menunggunya membuat Elle menjadi heran dengan arc, bukannya dia mengatakan jika hari ini dia sangat sibuk terus mengapa saat ini dia sudah ada di mansion.
Setelah pintu mobil dibuka oleh bodyguard mereka semua turun.
"Edy" teriak Carl ketika melihat Arc menunggu mereka didepan mansion, Arc langsung menghampiri mereka semua dan menggendong Carl.
"Apa hari ini menyenangkan sayang?" kata Arc kepada Carl
"Iya, tapi Cal belum dapat mainan." kata Carl karena dia belum sempat membeli sudah disuruh pulang.
"Nanti Carl membeli mainan bersama Daddy saja ya, sekarang Carl masuk kekamar bersama aunty Marsha." kata Arc dan diangguki Carl. Marsha langsung membawa Carl kekamar.
"Ada apa honey" kata Elle saat melihat Arc hanya diam saja melihatnya.
"Bisa tidak jika kamu keluar memakai topeng saja." kata Arc membuat Elle langsung menautkan alisnya.
"Emang ada apa dengan wajahku ini." kata Elle
"Aku tidak suka jika orang lain melihat wajahmu, terutama pria yang tadi menghampiri kalian." kata Arc memeluk Elle dengan erat.
"Ya ampun, aku tidak akan tergoda dengannya karena aku sudah memilikimu dan sebentar lagi kita akan menjadi orang tua." kata Elle sambil mengelus wajah Arc.
"Ayo kita kekamar, apa mau aku beri hadiah." kata Elle sambil mengedipkan mata kearah Arc, mendapat kedipan itu Arc langsung merasa senang karena dia tau apa maksud hadiah tersebut.
__ADS_1
Bersambung....