
Pada saat jam tiga pagi Elle langsung menelpon Egon, karena di negara J pagi sedangkan saat ini di negara L masih menunjukkan jam delapan malam.
📞Egon
Hallo nona
📞Elle
Aku ingin kau dan beberapa anggota mu pergi ke negara J karena ada hal yang harus kita basmi di negara ini. Dan bawa Hiro denganmu serta bawa apa yang telah aku buat kemarin di dalam laboratorium.
📞Egon
Baik nona
Setelah selesai menelpon Kayo kembali membaringkan tubuhnya disisi suaminya yang sudah tertidur dengan nyenyak.
"Tenang saja Kayo, kita akan memulai pembalasan dendam mu. Tidak akan aku biarkan siapapun menyakitimu karena kau adalah keluargaku sekarang." batin Elle dan langsung masuk kedalam pelukan suaminya.
Pagi harinya Elle dan Arc sudah siap, Arc akan melakukan mitting secara video dengan Jhon dan Elle akan pergi bersama dengan Kayo untuk pergi kesebuah mall untuk membeli oleh-oleh sebelum dia lupa karena nanti akan sibuk untuk memulai aksinya.
"Ingat apa yang aku katakan tadi" kata Arc sambil memakaikan topi di kepala Elle.
"Iya tau, tapi mengapa harus memakai topi dan masker sih." kata Elle protes
"Jangan banyak protes, apa kau mau duduk menunggu sampai mitting ku selesai." kata Arc
__ADS_1
"Tidak, lebih baik aku pergi bersama dengan Kayo dan kakek mencari oleh-oleh." kata Elle
"Kenapa suami keduamu itu dibawa." kata Arc dengan cemberut "Tapi bagus juga kalau dia ikut, jadi tidak ada pria yang mau mendekatimu karena ada dia." kata Arc dengan senyum merekahnya.
"Dasar" kata Elle
"Ingat apa yang aku katakan Sweety." kata Arc sambil membawa Elle keluar dari kamar karena sudah ditunggu oleh kakek dan Kayo.
"Lama sekali sih, kakek sudah menunggu dari tadi." kata kakek dengan cemberut saat melihat Elle dan Arc yang sudah keluar dari kamar.
"Maaf kakek ku sayang, tadi suamiku memberikan wejangan dulu pada Elle." kata Elle sambil bergelayut manja di lengan kakek.
"Jika sudah ada suami keduanya, suami pertama diabaikan." kata Arc
Mendengar perkataan Arc membuat Elle dan kakek tertawa.
"Ya sudah kami pergi dulu ya honey" kata Elle
Elle mencium seluruh wajah Arc, membuat hati Arc merasa senang.
"Tapi keuntungan menjadi suami pertama sangat banyak, aku bisa dicium di daerah manapun dan juga bisa *** ***." kata Arc tanpa filter membuat Elle menjadi malu.
"Ayo kakek kita pergi saja." kata Elle sambil membawa kakek sebelum omongan suaminya itu bertambah fulgar.
"Ingat apa yang aku katakan tadi sweety." teriak Arc sambil melihat kepergian istrinya bersama dengan kakek dan Kayo beserta beberapa bodyguard.
__ADS_1
Elle dan rombongan sudah sampai di sebuah mall, yang terbesar di negara J. Elle langsung menggandeng sang kakek, sambil berjalan memasuki mall dan diikuti dengan yang lainnya.
"Kakek kita ketempat itu dulu ya." kata Elle menunjuk ketempat toko mainan untuk membelikan Carl robot yang selalu Carl ingatkan ketika menelpon Elle.
"Baiklah sayang." kata kakek.
Dari arah lain seorang wanita melihat apa yang dilakukan Elle dan juga kakek.
"Dasar wanita murahan, kerjanya ternyata memoroti harta orang lain pantas saja dia bisa membangun perusahaan dari hasil menjilat pria-pria tua." kata wanita tersebut dan merekam apa yang dilakukan Elle bersama pria tua itu, setelah selesai dia langsung pergi dari mall tersebut.
"Kakek kita ke toko baju itu ya, Elle ingin membelikan baju untuk Arc." kata Elle setelah keluar dari toko mainan dan menunjuk toko pakaian yang ada tepat didepan toko mainan tersebut.
"Baiklah, ayo kita ke toko itu." kata kakek
"Ayo Kayo cepat, sekalian kau beli untuk pacarmu itu." kata Elle
"Tapi nona di-" perkataan Kayo dipotong langsung oleh Elle
"Tidak ada tapi tapi, ayo kita membeli untuk orang tersayang kita." kata Elle, terpaksa Kayo mengikuti apa yang dikatakan oleh nonanya.
"Iya Kayo, belikan sesuatu untuk pacarmu." kata kakek.
"Baiklah." kata Kayo "Dasar awas saja mafia perjaka itu, gara-gara dia aku dikira pacarnya." batin Kayo, Elle yang mendengarnya hanya tersenyum saja.
"Hai ja*ang....
__ADS_1
Bersambung.....