Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Sampah


__ADS_3

Setelah keluar dari restoran tersebut Elle pergi bersama Kayo ke perusahaan, karena tadi Daniel mengatakan bahwa Mark sang mantan suami mendatanginya ke perusahaan.


Setelah beberapa saat Elle sampai didepan perusahaan, setelah dibukakan pintu oleh Kayo merekapun memasuki perusahaan. Para karyawan yang berpapasan dengan Elle langsung memberi hormat.


"Kayo apa kau sudah menyiapkan apa yang aku katakan tadi." kata Elle sambil berjalan memasuki life khusus CEO.


"Sudah nona." kata Kayo


"Baiklah, kita akan buat dia senang dulu kemudian akan kita buat dia menangis darah atas perbuatannya." kata Elle.


Setelah sampai didepan ruangannya, Kayo langsung membukakan pintu ruangan tersebut, dari luar Elle dapat melihat mantan suaminya dan juga wanita yang membuat Elle ingin muntah ketika melihatnya. Kedua orang itu langsung melihat kearah Elle yang memasuki ruangannya.


"Apa dia mantan istriku yang dulunya lusuh, kenapa sekarang dia sangat cantik." batin Mark


"Kenapa dia menjadi cantik, tidak akan aku biarkan. Aku harus cepat mengatakan pada Mark agar mengambil sertifikat tanah itu." batin Felicia.


Mendengar perkataan Felicia, Elle semakin geram terhadap wanita itu.


Elle berjalan dengan santai menuju sofa yang ada diruangan ya duduk didepan para manusia hina Dimata Elle, sedangkan Kayo yang berdiri dibelakang Elle.


"Apa yang membawa kalian datang untuk menemui ku." kata Elle.


"Kau pasti sudah tau maksud kami datang kesini dasar bodoh." bukan Mark yang menjawab tetapi Felicia


"Apa Bodoh, apa kamu tidak melihat sekarang kamu berada dimana. Ini di perusahaan yang aku bangun, orang yang kamu katakan bodoh, jadi siapa disini yang bodoh itu. Aku apa kau?" kata Elle dengan santai sambil meminum wine yang diberikan oleh Kayo.


Mark langsung mengelus tangan Felicia saat wanita itu ingin kembali menjawab perkataan Elle. Mendapat elusan ditangannya Felicia diam.


"Jika kau memang tidak bodoh, pasti kau tau maksud kami datang kesini. Aku ingin kau menyerahkan sertifikat tanah tersebut." kata Mark kepada Elle.


"O...hanya itu saja, tanah yang tak berharga itu." kata Elle.

__ADS_1


"Apa kau bilang tidak berharga, kalau begitu kembalikan kepada Mark. Atau jangan-jangan tanah itu sudah kau jual dan uang ya kau bangun perusahaan ini. Kalau begitu perusahaan ini bisa kau ambil Mark." kata Felicia sambil melihat Mark.


Elle hanya diam saja saat Felicia mengatakan hal itu, dia ingin tahu apa yang akan mereka lakukan jika perusahaan ini dari hasil menjual tanah yang tak seberapa itu Dimata Elle.


"Kenapa diam, berati memang benar perusahaan ini hasil dari kau menjual tanah tersebut." kata Felicia kembali, sedangkan Mark tidak terlalu memperdulikan kata-kata Felicia yang sedang diperhatikannya adalah Elle yang sudah berubah menjadi wanita yang sangat cantik.


"Kenapa dia semakin cantik setelah berpisah denganku." batin Mark, Elle yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.


Felicia yang melihat Mark melirik Elle tanpa berkedip menjadi kesal, Felicia langsung menyadarkan Mark dengan memukul bahunya


"Mark." kata Felicia, membuat Mark tersadar." Kau sedang memikirkan apa?" kata Felicia kembali. "Apa dia memikirkan wanita ja*ang itu." kata Felicia sambil melihat Mark


"T...tidak ada sayang, kau mengatakan apa tadi." kata Mark kembali sadar.


"Aku mengatakan padanya, apa uang membangun perusahaan ini dari hasil dia menjual tanah milikmu." kata Felicia dengan cemberut. "Kau perusahaan ini dari uang tanah itu berati perusahaan ini milikmu Mark." kata Felicia kembali, mendengar itu Mark langsung memandang Elle.


"Apa yang dikatakan Felicia benar?" kata Mark, Elle tetap diam.


"Maaf Tuan Mark, perusahaan ini adalah milikku, tidak ada sangkut pautnya dengan sertifikat yang aku pegang. Jika kau menginginkannya aku akan memberikannya." kata Elle menatap sinis dengan manusia yang ada dihadapannya. "Kayo." kata Elle


Mendengar nona ya memanggil namanya, Kayo langsung memberikan sertifikat yang diinginkan nona ya.


"Ini nona" kata Kayo


Elle langsung mengambil sertifikat tersebut, dan langsung menyerahkannya kepada mereka. Felicia langsung mengambil sertifikat itu dan melihat isi dari sertifikat itu.


"Ambillah, dan pergi dari perusahaan ku. Aku tidak ingin perusahaan ku terlalu lama didatangi sampah seperti kalian." kata Elle dengan santai, Felicia yang mendengar jika dia dikatakan sampah langsung berdiri dan ingin menampar Elle. Belum sempat Felicia ingin menampar Elle, Kayo sudah berada dihadapannya.


"Apa yang ingin kau lakukan" kata Kayo


"Minggir kau, dasar wanita sialan beraninya kau mengatakan aku sampah." kata Felicia dan kembali ingin menghampiri Elle, melihat itu Kayo langsung memelintir tangan Felicia membuat wanita itu meringis kesakitan.

__ADS_1


Mark yang melihat kekasihnya disakiti langsung marah kepada Kayo.


"Hei kau lepaskan tangan kotor mu pada kekasihku." kata Mark


Kayo yang mendengar apa yang dikatakan oleh Mark, langsung mendorong Felicia sampai tersungkur ke atas lantai, membuat kulitnya memerah terkena lantai.


Mark langsung menghampiri kekasihnya.


"Sayang, kamu tidak apa-apa?" kata Mark sambil membangunkan Felicia


"Hiks hiks sayang lihat kulitku memerah karenanya." kata Felicia dengan manja


Melihat kulit kekasihnya memerah,Mark langsung menghampiri Kayo.


"Apa yang kau lakukan pada kekasihku, kau mau mati hah." teriak Mark kepada Kayo.


"Itu karena ja*angmu yang ingin menyakiti nona ku, itu hukuman kecil yang aku berikan kepada orang yang berniat menyakiti nona ku. Aku juga bisa membunuh ja*angmu jika dia sedikit saja melukai kulit nona ku." kata Kayo dengan dingin.


Mark yang mendengar itu langsung mengambil sertifikat dan membawa Felicia dari sana, karena dia tak ingin membuat keributan disini dan membuatnya malu nantinya.


Belum sempat mereka keluar dari ruangan Elle, perkataan Elle membuat Felicia terpancing emosi dan ingin kembali menghampiri Elle tapi langsung ditahan oleh Mark.


"Kayo katakan pada para OB untuk membersihkan seluruh bagian perusahaan, aku tidak ingin bau sampah masih tertinggal." kata Elle dengan sedikit meninggikan suaranya.


"Baik nona." kata Kayo menimpali.


Mendengar itu membuat Felicia semakin marah kepada Elle karena menyebutnya sampah.


"Awas saja kau ja*ang akan aku buat kau tidak mempunyai muka di negara ini, sebelum aku pulang ke negaraku akan aku buat kau malu selamanya ." batin Felicia.


Elle yang mendengar itu hanya tersenyum, dia akan melihat apa yang akan dia ingin lakukan kepadanya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2