
Setelah selesai acara perkenalan ,Ica dan Zidan pun pamit , " terimakasih mas" ucap Ica , Zidan yang sedang menyetir mengerutkan keningnya ,
"Untuk" tanya Zidan mata nya tetap fokus ke arah depan, "terimakasih karena nenek dan kakek mau menerima kehadiran ku " ucap Ica tersenyum manis ,
Ia masih terbayang ketika nenek Zia memeluk dirinya dengan kehangatan ,bicara nya yang lemah lembut membuat ia semakin di hargai.
Zidan tersenyum manis kearah Ica , tanpa berbicara , " mas, kita mau kemana dulu?" tanya Ica penasaran , karena ia melihat Zidan membelokkan mobilnya ke pusat kota , lagi lagi Zidan tersenyum manis kearah nya tanpa berbicara.
" Mas Zidan ini kenapa ya dari tadi cuma tersenyum manis tanpa menjawab ,lagi sariawan kali ya 🤭" ucap Ica dalam hati sambil cekikikan dan langsung menutup mulutnya 🤭.
Akhirnya mobil berhenti di sebuah mall terbesar ,"ayo" ucap Zidan ,Ica pun mengangguk mengikuti langkah kekasihnya itu .
Zidan tersenyum manis kearah Ica ," ulurkan tanganmu" ucap Zidan ,Ica yang sempat bingung, akhirnya mengulurkan tangannya juga , Zidan langsung menggapai tangan kekasihnya itu,kini mereka saling menggenggam tangan.
" Mas , kita mau apa" tanya Ica , " belanja" jawab Zidan singkat dan padat. "kalau itu mah Ica juga tau mas ,yang Ica maksud itu, mas Zidan mau beli perlengkapan apa" celoteh Ica.
Zidan terus berjalan dengan menggenggam tangan Ica tanpa mempedulikan celotehannya.
Mereka berhenti di tempat khusus pashion muslimah ," ayo pilih mana saja yang kamu suka" Zidan tersenyum manis , " hah,, tidak usah mas , mending baju untuk mas aja" tolak Ica.
Zidan tidak mau mendengarkan penolakan nya ,ia terpaksa memanggil pelayan mall tersebut.
" Selamat malam pak ,ada yang bisa saya bantu" ucap salah satu pelayan ," tolong pilihkan beberapa gaun terbaik di toko ini" jawab Zidan tegas.
" Baik pak" pelayanan pun bergegas menuju ruangan khusus pashion terbaik.
" Ini pak , beberapa gaun terbaik kami" ucap seorang pelayan , Zidan langsung melihat satu-persatu gaun nya ," kemarilah " Zidan melambaikan tangannya .
Ica pun menurut menghampiri kekasihnya ," pilihlah mana yang cocok" mau tak mau ia pun memilih ,dan hanya satu yang dia ambil karena ia merasa terkejut dengan harga yang tertera pada bandrol nya.
Zidan sedikit heran , melihat Ica hanya mengambil satu gaun ," mbak , ini semua gaun nya di kemas ya" ucap Zidan " baik pak " akhirnya sepuluh gaun muslimah tersebut siap di kemas.
Ica sontak terkejut , karena Zidan langsung memborong nya. " mas untuk apa banyak banyak" Ica berbisik pada Zidan.
__ADS_1
" Itu hadiah ,untuk mu sayang karena telah memberikan ciuman pertama untuk ku" Zidan menyeringai ,ia sengaja menggoda kekasihnya.
Sedangkan Ica wajah nya bersemu merah mendengar perkataan Zidan. ia lebih memilih untuk diam, Zidan tersenyum menang melihat Ica yang sedang mengerucutkan bibirnya.
"Ini pak , semua total belanjaan nya ,empat puluh juta" Zidan mengeluarkan kartu gold nya.
"Apa , empat puluh juta,ya tuhan " gumam Ica ,ia sangat shock , biasanya ia belanja baju paling mahal lima ratus ribu,itu pun sudah sangat mahal menurut nya.
"Ayo kita ke sana " Zidan menggenggam tangan Ica kembali, " kita mau beli apa lagi mas?" tanya Ica selidik, "ada deh" jawab Zidan ,Ica hanya bisa pasrah mengikuti langkah Zidan.
Mereka berdua berhenti di sebuah tempat dimana ada banyak sepatu dan sandal bermerk.
"Pilih lah mana yang cocok" ucap Zidan ," nggak usah mas ,ini udah lebih dari cukup" Ica yang hendak berbalik arah, seketika berhenti karena Zidan langsung memegang tangan nya.
"Kalau tidak mau memilih,aku akan mencium mu saat ini juga" Zidan tersenyum menyeringai,lagi lagi Ica terpaksa mengalah, " baiklah" Ica berjalan dengan gontai.
"Good girl" Zidan tersenyum manis. " mas sini" Ica melambaikan tangannya, Zidan yang sedang pokus pada layar ponsel nya , seketika menoleh ,lalu menghampiri ica.
" Apa udah selesai" tanya Zidan selidik , Ica hanya mengangguk ," coba mas lihat" Zidan pun penasaran ,Ica lalu membawa barang yang sudah di pilih , sepatu dan sandal masing-masing tiga pasang.
Tiba-tiba ,ia teringat dengan mertua dan adik iparnya.
" Hampir saja lupa!!" ucap Zidan , kemudian ia mengetik sesuatu di ponsel nya, selang beberapa menit Zidan mendapatkan pesan.
Drrttt drrttt,ia tersenyum membaca pesan yang masuk ," good" ucapnya kemudian ia berjalan kembali menghampiri kekasihnya.
"Ca , maaf nunggu nya terlalu lama" Zidan merasa bersalah, " tidak apa-apa mas, lain kali jangan berlebihan seperti ini , hingga banyak menghabiskan puluhan juta" Ica memegang tangan kekasihnya .
" Itu tidak seberapa ,di banding kehadiran mu yang selalu membuat mas bahagia."
Zidan mencium punggung tangan Ica.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Di sebuah restoran Ica dan Zidan kini tengah menikmati makanan, "sayang ,makan nya yang banyak" ucap Zidan tersenyum manis kearah Ica , Ica mengangguk sambil tersenyum kikuk mendengar kata sayang.
__ADS_1
Uh so sweet banget 🤭🥰🤤 author jadi iri 🤣🤣🤣
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
" Mas terimakasih banyak " Ica meras terharu dengan kekasihnya itu " sama sama sayang, jangan pernah pergi dari hidupku" ucap Zidan .
" Percaya lah ,mas, Ica tidak akan menyia-nyiakan orang yang Ica cintai." ucapan Ica sukses membuat hati Zidan berbunga-bunga.
Zidan perlahan mendekat dan semakin mengikis jarak hingga napas mereka saling beradu ,Zidan melihat bibir ranum Ica perlahan tangannya mengusap bibir tersebut ,
" Mas mau apa" Ica terlihat gugup , Zidan bukan nya menjawab, ia malah mencium bibir yang sedari tadi terlihat menggoda ,Ica mendorong dada Zidan , tetapi , Zidan semakin memperdalam ciumannya,
Ica terus memberontak , tetapi lama-kelamaan ia pun merespon ciuman tersebut, Zidan yang melihat Ica susah bernafas seketika melepaskan ciumannya.
Kemudian Zidan ******* kembali bibir Ica ,ia memegang tengkuk Ica untuk memperdalam ciumannya ,dan entah dorongan dari mana Ica membalas ciuman tersebut ,
Seketika Ica tersadar ia kembali mendorong dada kekasihnya , Zidan pun melepaskan ciumannya.
" Maaf ,mas khilaf ," Zidan mengusap bibir Ica, Ica tertunduk malu ," Ica juga salah mas " ingin rasanya Zidan mencium kembali tapi ia urungkan .
*********
Kini mobil Zidan telah sampai di depan rumah Ica, mereka pun saling melempar senyum ," apakah kamu bahagia" Zidan menatap lekat wajah Ica , "sangat bahagia mas" ucap Ica meyakinkan.
Zidan membuka bagasi mobil nya yang penuh dengan belanjaan ,selama menjalin hubungan ,baru kali ini ia membelanjakan kekasihnya , itupun harus dengan cara mengancam, seketika ia tersenyum ,
" Kamu berbeda dari yang lain ca" , ia masih ingat ketika dulu Bella selalu mengajaknya untuk belanja bahkan dalam sepekan Bella belanja sampai lima kali.
"Assalamu'alaikum ,Ica mengetuk pintu rumah, "wa'alaikum salam" jawab Ifan , ceklek pintu terbuka , seketika Ifan terkejut melihat kedua tangan Zidan dipenuhi dengan paper bag .
" Kak Zidan Habis ngeborong ya " Ifan cekikikan , sedangkan Zidan tersenyum kikuk.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
SEMOGA KALIAN SUKA 😊🥰❤️
__ADS_1
MOHON DUKUNGANNYA YA DENGAN CARA LIKE VOTE KOMENTAR DAN HADIAH YA ❤️❤️ ❤️❤️