Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bab36~Wisuda~


__ADS_3

Haaiii 🖐️🖐️🖐️,


Untuk kalian yang setia dan baik hati 🥰 tolong tinggalkan jejak nya ya 🥰.


🌷🌷🌷🌷🌷 Happy reading 🌷🌷🌷🌷🌷


Lima tahun kemudian.


Ica sudah siap dengan stelan muslimah nya.ia menatap pantulan wajahnya yang ada di dalam cermin. "Alhamdulilah, ya Tuhan terima kasih atas nikmat yang telah Engkau berikan."monolog Ica dalam hati.


Hari ini adalah hari yang Ica tunggu-tunggu ,hari di mana Ica akan mendapatkan gelar sarjana.dirinya tidak menyangka akan mendapatkan gelar tersebut . jalan yang Ia tempuh cukup banyak menguras kesabaran,Ia harus berjuang keras untuk kesuksesan dirinya dan adiknya.


Ratn menghampiri Ica yang sedang berdiri memandang cermin."Apa sudah siap Nak?." Ratna tersenyum sambil mengusap kepala anak perempuan nya itu. Ratna begitu bahagia melihat Ica yang sebentar lagi akan mendapatkan gelar sarjana.


Ica menatap teduh ke arah Ibunya."Sudah Bu." Ratna kembali mengusap kepala anaknya."Selamat ya Nak." Ica tersenyum manis kearah Ratna."Terimakasih banyak Bu." Ica langsung memeluk Ratna. Dirinya begitu sangat berterima kasih pada Sang Ibu yang selalu memberikan semangat dan nasihat.


"Kak ,Ibu." sapa Ifan. dirinya langsung ikut memeluk. Ifan memeluk kedua perempuan yang sangat Ia sayangi dan hormati."Selamat ya Kak." Ica mengusap rambut Adiknya itu."Terimakasih Dek, dan selamat juga untuk mu Dek, kamu sudah di terima jadi Mahasiswa baru." Ica mendaptarkan Ifan ke kampus yang sama dengan nya.


Ica merasa bangga dengan prestasi yang Adiknya raih. Ifan langsung di terima di kampus tersebut dengan nilai tertinggi. Ica semakin bersemangat untuk membiayai semua kebutuhan Adiknya itu.hasil dari kerja keras nya selama ini,Ica bisa merenovasi rumah. rumah nya yang sekarang terlihat sederhana tapi sangat elegan.


Ica juga bisa membiayai sekolah adiknya hingga bisa masuk ke perguruan tinggi. Ica sangat-sangat bersyukur atas rejeki yang Ia dapatkan.tidak lupa,Ica juga menyumbangkan sebagian uang nya kepada Anak yatim,dan panti jompo.


Uang yang setiap bulan Zidan kasih untuk dirinya selalu Ia simpan , tidak pernah Ia gunakan sedikit pun. Ica bukan tak ingin menggunakan nya,namun dirinya ingin menggunakan uang hasil dari keringat nya sendiri.

__ADS_1


Setelah selesai sarapan, mereka bertiga bersiap untuk berangkat.mereka di antara oleh orang kepercayaan Zidan . mereka menggunakan mobil yang sering digunakan oleh Zidan. dan di dalam mobil tersebut sudah ada Nenek Zia dan Kakek Zean yang ingin menyaksikan acara wisuda tersebut.


"Selamat ya Sayang."Nenek Zia memeluk Ica."Terimakasih banyak Nek."Ica merasa terharu,Dia pun membalas pelukan Sang Nenek."Selamat Cucuku."ucap Kakek Zean menimpali."Terimakasih banyak Kek." Ica tersenyum manis kearah Zean.


Kini mereka sudah masuk kedalam mobil.sang sopir pun langsung melesat menelusuri jalan raya dengan kecepatan sedang.


💋💋💋💋


Kini mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di area kampus."Bismillah." ucap Ica dalam hati. Ica kemudian memapah Zia untuk masuk ke dalam kampus, mata Ica mengisyaratkan Ratna untuk ikut di samping nya. sedangkan Ifan memapah Zean.


Mereka berjalan menuju ruang dimana acara akan dilaksanakan.disana sudah nampak banyak Mahasiswa dan Mahasiswi beserta Orang tuanya.


Ica kemudian mencari tempat untuk mereka duduk."Ayo Nek ,Bu, duduk disini."Ica memberikan tempat untuk Zia dan Ratna."De ,sini." Ica melambaikan tangannya ke arah Ifan. Sang Adik menghampiri Dirinya. Ica pun memberikan tempat untuk Ifan dan Zean.


Serta orang tua mahasiswa. acara ini rutin dilaksanakan menjelang pelaksanaan Wisuda di tingkat Universitas.


Setelah itu, sebelum acara lepas Kesan calon wisudawan dan wisudawati dimulai. Sang Dekan memberikan kata sambutan.setelah itu persembahan tari dari mahasiswa sebagai tari pembukaan.kini tiba saatnya tiba Ica di panggil untuk berdoa.


Suara Ica begitu sangat merdu ketika melantunkan Doa, membuat semua yang hadir begitu menghayati.setelah selesai berdoa,tepuk tangan begitu menggema di dalam ruangan tersebut.setelah selesai semua nya, kini tinggal penyerahan plakat kepada calon wisudawan dan wisudawati.


Setelah itu kini Ratna di panggil untuk menyampaikan pesan dan kesan perwakilan orang tua lulusan terbaik. Ica merasa ini mimpi,Ia tidak menyangka akan mendapatkan nilai tertinggi dari sekian banyak mahasiswa. Ica menitikkan air matanya mendengar pesan dan kesan dari Ibunya.


Tepuk tangan pun menggema kembali ,"Selamat ya Sayang,Kamu memang sangat berbakat, tidak salah Zidan memilih Mu." Zia memuji calon Cucunya."Terimakasih Nek."Ica berhambur memeluk Zia.

__ADS_1


"Selamat Atas prestasi nya Kak." Ifan merasa bangga dengan Kakaknya."Terima kasih De ." Ica tersenyum manis kearah Ifan."Selamat Cucuku." ucap Zean menimpali."Terimakasih Kek." Ica merasa sangat bahagia,Ia di kelilingi oleh orang yang sangat menyayangi Dirinya.


"Selamat ya Sayang,Kamu sudah sukses membuat Ibu bangga." Ratna tersenyum manis sambil menitikkan air matanya. Ica langsung memeluk Sang Ibu."Terimakasih banyak Bu." Ica begitu beruntung mempunyai seorang Ibu seperti Ratna.


Sindi pun menghampiri sahabat nya itu,Dia ingin mengucapkan selamat atas prestasi yang Ica peroleh."Selamat ya Ca,Kamu sahabat Ku yang sangat berbakat." Sindi memuji keberhasilan sahabatnya itu.


"Terimakasih banyak Sin."Ica pun memeluk Sindi , sahabat yang sudah Ia anggap seperti keluarga nya. Ica begitu sangat berterima pada Sindi yang mau berteman dengan dirinya selama ini.dan sudah memberikan dirinya pekerjaan yang mampu mencukupi kebutuhan keluarga nya.


"Kamu memang sahabat terbaik Ku." Ica sampai menitikkan air matanya. Sindi yang melihat itu pun terharu,Sindi lalu mengusap air mata yang mengalir di kedua pipi sahabatnya itu.


"Terimakasih Ca." mereka pun kini saling memeluk kembali."Ayo kita Poto untuk kenang-kenangan." ucap Ica dan di angguki oleh Sindi. kini mereka pun melakukan sesi Poto memoto , tidak lupa mereka mengajak keluarga mereka untuk berpoto .


Setelah acara selesai,kini Ica ,Sindi beserta keluarga mereka segera meninggalkan ruangan tersebut.setelah di parkiran,Ica dan Sindi pun berpisah.


"Ca,nanti malam Aku kerumah , jangan lupa masak makanan kesukaan ku ya." Sindi sedikit merengek.


Ica yang melihat sahabatnya seperti itu pun tertawa geli."Ya Beb ,Kamu tenang aja ,Aku Akan siapkan." Sindi pun memeluk Ica kembali."Terimakasih,Ca,Kamu memang the best." Ica kemudian mencubit kedua pipi sahabatnya itu."Sudah Mulai gombal." Sindi hanya cengengesan.


Sedangkan Ratna, Sinta,Zia,Zean dan Ifan hanya tersenyum melihat keakraban diantara Ica dan Sindi."Kamu memang pantas mendapatkan kebahagiaan Sayang.semoga Johan dan Diana bisa menerima Mu." batin Zia.


Kemudian Ica beserta keluarga nya masuk ke dalam mobil yang sudah sejak tadi menunggu. Nenek Zia dan Kakek Zean sudah duduk sedari tadi.mobil tersebut melesat menuju jalan raya.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Maaf Telat Update 🙏🙏🙏


__ADS_2