Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Mainan Baru


__ADS_3

Di sebuah mobil seorang wanita paruh baya yang dalam keadaan pingsan dibawa oleh beberapa pria bertopeng kesebuah markas atas perintah ketua mereka.


Sedangkan Arc dan Boy yang sedang berkendara melajukan melajukan mobil menuju arah pelabuhan untuk mencari apa yang diinginkan oleh istri mereka.


"Ini semua gara-gara istrimu membuat istriku mengikuti apa yang diinginkan oleh istrimu." kata Arc dengan kesalnya sambil menjalankan mobil.


"He he he, sorry aku hanya tidak mau mencarinya seorang diri." kata Boy dengan ketawanya.


"Jika istrimu mengidam lagi jangan pernah membawanya ke mansion kami. Awas saja kalau kau masih membawanya." kata Arc memperingati Boy


"Iya tenang saja aku akan ingat apa yang kau katakan." kata Boy "Tapi bohong." kata Boy kembali.


Plakk


"Aduh sakit, kenapa kau memukul kepalaku." kata Boy sambil mengelus kepalanya yang dipukul oleh Arc


"Masih untung aku memukul kepalamu dari pada aku menurunkan mu dengan paksa dari mobil yang berjalan dengan cepat ini." kata Arc


"Cih dasar pemarah. Cepat jalankan mobilnya." kata Boy


"Sialan, dasar mafia gila." kata Arc sambil mempercepat kecepatan mobil.


Sedangkan para istri yang sedang menunggu apa yang diinginkan merasa sangat bosan.


"Membosankan." kata Elle


"Apa kau mau bermain Kayo?" kata Elle kepada Kayo yang berada disampingnya yang sedang makan cemilan yang di bawakan oleh para pelayan.


"Bermain apa?" kata Kayo memberhentikan makannya.


"Ayo kita ke markas, karena sebentar lagi akan datang mainan baru." kata Elle sambil bangkit dari duduknya dan berjalan menuju taman belakang di ikuti dengan Kayo.


Elle dan Kayo sudah berada di depan pintu penyiksaan dan saat akan membukanya Egon menghampiri mereka.


"Nona." kata Egon

__ADS_1


"Ada apa?" kata Elle


"Buruan baru kita telah datang nona." kata Egon sambil menunjuk seorang wanita paruh baya yang di gotong oleh dua pria.


"Bagus masukkan kedalam, kita akan bermain dengan mereka yang ada didalam." kata Elle sambil menyeringai.


Saat Elle dan Kayo masuk di dalam, mereka bisa melihat bagaimana keadaan dua orang wanita yang sangat menggemaskan.


"Wah ternyata mereka masih mampu untuk bertahan." kata Elle sambil berjalan menuju kursi yang sudah ada didalam ruangan itu.


Saat mendengar ada yang berbicara, kedua wanita itu langsung meninggalkan wah mereka dan salah satunya langsung berteriak memaki Elle dan menyumpahinya.


"Dasar wanita sialan, iblis lepaskan aku dari tempat ini." teriak salah satu wanita yang masih memiliki tenaga untuk berteriak.


"Hi hi hi sabar, aku akan melepaskan mu saat aku sudah bosan." kata Elle "Aku akan memberimu hadiah, lihat sebentar lagi hadiah untukmu akan datang." kata Elle


"Aku tidak butuh hadiah darimu sebaiknya kau lepaskan saja aku." kata wanita itu kembali


"Tenanglah Bella, aku jamin pasti kau akan menyukainya dan berterimakasih karena telah memberimu hadiah." kata Elle kembali.


"Mengapa kau berdiam diri Olivia, bukannya kau suka berteriak. Berteriak lah aku sudah rindu dengan suara teriakan mu." kata Elle


"Bunuh saja aku." kata Olivia yang hanya mengatakan itu saja karena dia sudah tidak sanggup lagi menerima siksaan yang diberikan oleh Elle.


"Nanti kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan setelah aku Busan denganmu." kata Elle


Tidak berapa lama pintu ruangan tersebut terbuka dan memperlihatkan seorang pria yang menyeret tubuh wanita paruh baya dalam kondisi pingsan.


Pria tersebut langsung merantai kaki dan tangan wanita paruh baya tersebut, Bella dan Olivia hanya diam saja karena mereka tidak tau siapa wanita paruh baya tersebut karena terhalang oleh rambut wanita paruh baya itu.


"Itu adalah hadiah untukmu." kata Elle menunjuk Bella "Cepat bangunkan wanita tua itu." kata Elle kepada anggotanya.


"Baik nona." kata anggotanya.


Byurrrr

__ADS_1


Anggota Elle menyiramkan air ke pada wanita paruh baya itu sehingga tidak begitu lama wanita paruh baya itu langsung terbangun.


"Emmmmm" kata wanita paruh baya itu


"Apa tidurmu nyenyak nyonya." kata Elle


Wanita paruh baya itu langsung menyusuri ruangan yang sedang dua tempati.


"D...dimana ini." katanya dengan terbata.


"Di ruang penyiksaan nyonya." kata Elle


Mendengar ada yang menyahuti perkataannya, wanita paruh baya itu langsung melihat kearah suara, dan betapa terkejutnya saat melihat siapa yang ada di depannya.


"W...wanita miskin." katanya terbata.


"Ha ha ha aku suka julukan yang kau berikan untukku." kata Elle


"B...bagaimana bisa aku ada disini." kata wanita tersebut.


Bella yang hapal dengan suara tersebut langsung menoleh kepada wanita yang baru masuk tersebut.


"M...mama" teriak Bella


wanita paruh baya tersebut langsung menoleh kearah suara yang memanggilnya.


"Bella" kata wanita paruh baya tersebut yang tidak lain adalah Mama Sofie


"Mengapa mama bisa sampai disini." kata Bella


"M...Mama tidak ingat. setau mama tadi masih ada di rumah." kata Mama Sofie


"Sudah jangan banyak mengobrol, lebih baik kita mulai permainan." kata Elle yang sudah tidak sabar.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2