
Saat ini Elle sedang berhadapan dengan wanita, yang Elle kenal. Salah satu wanita yang sudah membuat Christabelle menderita selama ini.
"Apa aku mengenalmu?" kata Elle
"Apa kau tidak ingin denganku kakak ipar." kata wanita tersebut.
"Kakak ipar, setahuku aku tidak memiliki adik ipar sepertimu nona BELLA." kata Elle sambil mengelus perut ya.
"My, ayo kita pulang " kata Carl yang sudah ingin cepat bermain dengan mainan barunya.
"Siapa anak kecil ini, dan mengapa perut dia besar apa dia sudah menikah." batin wanita tersebut yang tidak lain adalah Bella adik dari Mark.
"Baiklah sayang, ayo kita pergi" kata Elle yang langsung meninggalkan Bella di ikuti dengan yang lainnya.
"Apa kau mengenalnya Elle" kata Huanran
"Iya, dia itu virus." kata Elle
"Hah maksudmu." kata Huanran
"Sudah jangan membahas dirinya, lebih baik kau urus dirimu yang sebentar lagi akan mendapatkan amukan dari manusia kulkas itu." kata Elle sambil berbisik ditelinga Huanran.
Mendengar perkataan Elle, Huanran langsung memandang kepada Egon yang hanya memperlihatkan wajah datarnya.
"Bisa mati aku jika pulang sekarang." batin Huanran.
"Kayo apa aku boleh ikut ke mansion mu, aku ingin melihat seperti apa disana." kata Huanran yang ingin menghindari Egon.
"Aku akan pulang saat suamiku menjemput sore nanti." kata Kayo, membuat Elle langsung tertawa.
"Mati aku." batin Huanran.
"Cih mau menghindar, tidak akan aku biarkan keluar dari kamar dengan selamat." batin Egon yang melihat Huanran dengan tajam.
Sedangkan Bella yang ditinggal oleh Elle, langsung menghentak-hentakkan kaki ya karena kesal atas jawaban Elle.
__ADS_1
"Awas saja kau, dasar wanita murahan." kata Bella.
Saat di perjalanan menuju mansion ya, mobil Elle dihadang oleh beberapa mobil yang telah menunggunya di depan.
"Ada apa Egon." kata Elle yang sedang memejamkan matanya dan merasa jika mobil berhenti.
"Ada yang menghadang kita nona." kata Egon.
"Benarkah" kata Elle sambil membuka matanya.
"Saya akan menanyakan apa yang mereka inginkan." kata Egon dan keluar menemui orang-orang tersebut sedangkan para bodyguard berjaga-jaga di dekat mobil Elle.
"Apa yang kalian inginkan." kata Egon.
"Kami hanya ingin membawa wanita hamil itu saja." kata salah satu pria yang menghadang rombongan Elle.
"Cih...preman kecil seperti kalian tidak akan bisa menghadapi kami, dan tidak akan aku biarkan kalian membawa nona kami."kata Egon.
"Ha ha ha harusnya kau yang sadar, apa kau tidak melihat kami banyak sedangkan kalian hanya sedikit." kata bos preman tersebut.
"Ha ha ha ha tidak, kami akan membawa wanita itu untuk orang yang telah membayar kami dengan mahal." kata bos preman.
"Baiklah, karena kalian yang memintanya jangan salahkan aku jika kalian mati hari ini juga." kata Egon.
"Bunuh mereka semua dan tangkap bosnya hidup-hidup." kata Egon pada anggotanya yang datang tiba-tiba.
"M...mengapa mereka semakin banyak." batin bos preman. "Cepat habisi mereka dan kita bawa wanita hamil itu." kata bos preman.
Baru saja anak buah preman itu melangkah kepala mereka sudah terpisah dari tubuh mereka karena serangan dari anggota Egon.
"Cih...sangat lemah." kata Egon.
"A...aku harus lari, pria itu sangat menggerikan." batin bos preman.
Saat akan kabur, bos preman sudah dilumpuhkan oleh Egon dengan menembak kakinya sehingga membuat ya terjatuh.
__ADS_1
"M....maafkan aku aku mohon lepaskan aku." kata bos preman
"Tidak semudah itu, kalian bersihkan semua yang ada disini dan bawa pria ini ke markas." kata Egon
"Baik tuan." kata anggota Egon.
"Aku mohon tuan lepaskan aku." teriak bos preman tersebut.
Huanran yang melihat apa yang terjadi bergidik ngeri saat melihat suaminya yang sangat menggerikan itu.
"Mati aku, bagaimana jika dia memenggal kepalaku saat dikamar nanti." batin Huanran.
Elle yang mendengar itu hanya tersenyum saja. Sedangkan Carl sudah biasa melihat hal seperti itu.
"cle Egon sangat Kelen, cal juga mau cepelti cle Egon." kata Carl saat Egon sudah masuk kedalam mobil.
"My bolehkan cal seperli cle Egon." kata Carl kepada Elle
"Boleh sayang, nanti uncle Egon mengajarimu." kata Elle, membuat Carl senang mendengarnya.
"Elle apa aku boleh tidur dikamar lain." kata Huanran kepada Elle
"Mengapa seperti itu" kata Elle
"Tidak ada, aku merasa sempit dikamar yang aku tinggali saat ini." kata Huanran
"Benarkah, Egon apa kamar kalian sangat kecil." kata Elle kepada Egon
"Tidak nona, tapi jika dia merasa sempit kami akan pindah ke kamar yang lebih luas yang ada di lantai paling atas di mansion." kata Egon sambil memandang Huanran tajam.
"Apa kau mau pindah ke lantai atas ran, disana kedap suara loh jadi kalian bisa main sepuasnya dan juga jarang sekali para pelayan yang naik keatas sana." kata Elle sambil menaik turunkan alisnya.
"T...tidak usah, dikamar kami saja sepertinya cukup." kata Huanran pasrah, lebih baik dikamar mereka saja dari pada di kamar paling atas dan kedap suara bisa-bisa dia mati tidak ada yang mengetahuinya.
Bersambung....
__ADS_1