Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Sisi Rapuh Kayo 2


__ADS_3

Saat ini Kayo berada disebuah bangunan yang sudah lama tidak ditinggali terlihat dari sarang laba-laba yang banyak dan juga daun-daun pohon yang berserakan disekitar tepat itu. Tempat dimana semua kenangan indah pernah dilalui oleh Kayo bersama dengan keluarganya dan juga tempat dimana semua keluarganya dibunuh.


Dada Kayo seperti diremas ketika mengingat itu semua, saat masuk pertama yang diingatnya ketika sang mama menyambutnya dengan senyum termanisnya.


"Okaasan aku sangat merindukanmu hiks hiks apa kau merindukanku disana." kata Kayo dengan tangisnya ketika mengingat sang mama.


Kayo terus berjalan memasuki bangunan tersebut dia melihat setiap sudut ruangan sambil merasakan sesak di dadanya ketika mengingat semua anggota keluarganya.


Kayo masuk didalam sebuah kamar yang sangat dia tau kamar papa dan mama nya, dan dikamar itu juga orang tuanya di tembak dengan tidak berprikemanusiaan. Kayo melihat itu ketika dia pulang dari mall bersama teman-temannya.


"Otousan, okaasan aku sangat merindukan kalian hiks hiks aku sangat rindu dengan pelukan hangat kalian." kata Kayo memasuki kamar tersebut dan melihat masih ada gambar orang tuanya yang sudah berdebu. Kayo mengambil gambar itu dan memeluknya, sungguh saat ini Kayo rapuh ketika mengenang semuanya. Kayo menangis segegukan ketika mengenang orang tuanya, mengenang adik perempuannya yang selalu membuat jengkel padanya tapi Kayo sangat menyayanginya. Hal yang membuatnya sangat sakit ketika adiknya di gilir oleh semua orang bodyguard pamannya, suara rintihan adiknya serta suara isak tangis adiknya terngiang di dalam kepalanya membuat tubuh Kayo langsung terduduk dilantai yang penuh dengan debu.


Kayo benar-benar sangat rapuh saat ini, tidak ada tempat dia untuk berkeluh kesah dirinya bagai seseorang yang tanpa arah tujuan.

__ADS_1


Tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang, merasakan ada yang memeluknya Kayo langsung melihat kearah belakang.


"N...nona" kata Kayo dengan Isak tangisnya.


"Menangis lah Kayo, aku memperbolehkan mu menangis saat ini tapi tidak untuk lain hari." kata Elle dengan memeluk Kayo dengan erat.


"Aku sayang merindukan mereka nona, aku sangat ingin memeluk mereka dan merasakan pelukan hangat mereka hiks hiks. Aku sangat sangat rindu dengan mereka hiks hiks apa salah keluargaku hiks hiks sehingga mereka menyakiti kami." kata Kayo dengan tangis dan juga air mata yang terus mengalir dari matanya.


"Kalian tidak salah Kayo, merekalah yang salah karena buta akan harta. Menangis lah sepuas mu tumpahkan segala rasa rindumu disini, tapi setelah ini berjanjilah untuk tidak menangis lagi dan jadilah kuat untuk membalaskan dendam mu." kata Elle sambil menepuk pundak Kayo sambil berpelukan.


"Aku akan membalas mereka yang telah membuat kita berpisah selamanya." batin Kayo


"Apa kau sudah tenang Kayo." kata Elle

__ADS_1


"Sudah nona, mengapa Anda bisa kesini nona." kata Kayo


"Aku hanya berjalan-jalan bersama bodyguard." kata Elle, padahal dia mengikuti kemana Kayo pergi karena dia tau apa yang terjadi pada Kayo.


"Sudah ayo kita keluar, aku tidak tahan ditempat seperti ini, bukan levelku" kata Elle langsung berdiri dan keluar dari tempat itu.


"Dan satu lagi, kau harus mentraktirku makanan yang enak dinegara ini karena air matamu membuat bajuku basah." kata Elle menunjuk bajunya yang basah oleh air mata Kayo.


"Baiklah nona." kata Kayo sambil berjalan dibelakang Elle.


"Terimakasih nona, karena mu aku bisa bangkit dari keterpurukan ku." batin kayo


Cepat Kayo jangan lambat, perutku sudah lapar kembali." kata Elle yang sudah berada didalam mobil.

__ADS_1


'Iya nona." kata Kayo sambil masuk kedalam mobil.


Bersambung.....


__ADS_2