
Setelah sampai di mansion, Elle dan yang lainnya langsung masuk kedalam. Carl langsung berlari ketaman belakang diikuti dengan Z sambil membawa mainan baru yang dibelinya tadi.
"Kita langsung ketempat biasa." kata Elle sambil berjalan menuju taman belakang.
"Baik nona." kata Kayo dan Egon.
"Kau masuk kekamar, jangan kemanapun." kata Egon sambil menatap Huanran dengan tajam.
"I....iya." kata Huanran sambil menunduk.
"Dasar kulkas tidak ada perasaan." kata Huanran
"Jangan mengumpat di dalam hati." kata Egon dan langsung berjalan menuju tempat elle katakan tadi.
"Hah darimana dia tau jika aku sedang mengumpati dirinya." kata Huanran dan langsung menuju kamarnya bersama Egon.
Elle langsung menuju tempat penyiksaan diikuti oleh Kayo dan Egon.
"O...jadi kau yang ingin menculik ku." kata Elle sambil duduk di kursi yang berhadapan dengan bos preman.
"Mengapa kau diam, bicaralah." kata Elle
"Kenapa wanita ini auranya sangat menyeramkan." batin bos preman.
"Ayolah berbicara, nanti aku akan memberimu makanan yang enak." kata Elle
"Cepat keluarkan suara jelek mu itu atau aku akan membuat kau selamanya tidak bisa berbicara lagi selamanya." kata Elle
"J...jangan, aku mohon lepaskan aku." kata bos preman
"Aku akan melepaskan mu jika kau memberitahu siapa yang telah membayar mu untuk menculik ku." kata Elle
"I...itu anu anu-" perkataan bos preman langsung dipotong Elle.
Jleb
Sebuah pisau melayang disisi bos preman dan menancap dengan cantik di dinding di belakangnya.
"Jangan anu anu anu, bukan hanya bisu kau juga gagap. Dasar preman tidak ada mutunya." kata Elle
Sedang Kayo dan Egon hanya berwajah datar melihat wajah bos preman yang sudah pucat karena lemparan pisau yang hampir saja menggorok lehernya. Tapi di dalam hati Kayo dan Egon tertawa melihat itu.
"Iihhh, dasar jorok mengapa kau pipis di celana." kata Elle menutup hidungnya karena mencium bau tidak sedap.
"Menyusahkan saja, cepat katakan siapa yang membayar mu." kata Elle "Jika masih diman aku akan menguliti mu dan akan aku keluarkan semua isi perutmu, CEPAT KATAKAN." kata Elle yang sudah kehabisan kesabarannya.
"Nona Olivia" kata bos preman
__ADS_1
"O...ternyata ulat bulu itu." kata Elle
"Rupanya dia belum puas juga mendapat pelajaran dari kita Kayo." kata Elle
"Iya nona, apa yang akan kita lakukan padanya nona." kata Kayo.
"Apa anggota kita tidak ada yang mengikutinya sehingga tidak ada laporan jika dia membayar preman untuk menculik ku." kata Elle memandang Egon.
"Bukan se-" perkataan Egon langsung dipotong oleh Elle
"Ternyata karena menikah kau lalai menjalankan tugas Egon, kau harus mendapat hukuman. kau tidak dibolehkan masuk ke dalam kamarmu selama satu Minggu." kata elle
"Tapi no-" perkataan Egon langsung terhenti karena mendapat pelototan dari Elle.
"Baiklah nona." kata Egon yang pasrah menerima hukuman yang diberikan oleh Elle.
"Sial ini semua gara-gara Olivia aku tidak jadi menghukum istriku. awas saja jika aku sudah menangkapnya aku akan menginjak wajahnya itu." batin Egon.
"Terimalah hukuman mu Egon, pasti kau akan merindukan kehangatan dari istrimu." bisik Kayo
"Diam kau Kayo." kata Egon dengan lirih.
"Sudah jangan bertengkar, sekarang kau urus pria bau ini." kata Elle kepada Egon.
"Baik nona." kata Egon kembali.
Baru saja Elle memejamkan matanya sebuah tangan kekar memeluknya. Elle tau siapa yang telah memeluknya karena aroma yang sudah dihapalnya menyeruak masuk kedalam rongga hidungnya.
"Apa kau lelah Sweety." kata sebuah suara yang tidak lain adalah Arc
"Sedikit honey, aku ingin tidur sebentar." kata Elle
"Baiklah, aku akan menemanimu." kata Arc yang juga langsung memejamkan matanya.
Malam harinya, Elle dan Arc langsung menuju meja makan. Disana sudah ada yang lainnya.
"My" kata Carl saat melihat kedatangan Elle
"Iya ada apa sayang." kata Elle sambil menghampiri Carl dan mencium pipinya.
"Cal ingin belmain pistol." kata Carl
"Iya Carl akan belajar menggunakannya bersama dengan uncle Egon, karena uncle Egon sedang Mommy hukum selama satu Minggu ini." kata Elle sambil melihat kearah Egon yang ada di meja makan itu.
"Mengapa Abang Egon dihukum kak Elle." kata Hanz
"Karena dia lalai dalam menjalankan misi, mungkin karena sudah mendapat jatah dari istrinya dia jadi lalai." kata Elle kembali.
__ADS_1
"Hah, berarti dia su-"perkataan Daniel langsung terhenti ketika mendapat tendangan dari kaki Egon.
Sedangkan Huanran wajahnya sudah memerah saat melihat keributan yang terjadi karena masalah yang bersangkutan dengannya.
"Dan aku melarang dia masuk ke kamarnya selama satu Minggu." kata Elle yang membuat semua yang ada di meja makan tambah tertawa semakin senang.
"Selamat" gumam Huanran yang ada disamping Egon.
"Aku memberimu waktu, tapi lihat saja jika hukuman ku berakhir habis kau aku makan." bisik Egon di telinga Huanran setelah dia mendengar apa yang dikatakan Huanran tadi.
"Mati aku, Elle tolong aku aku akan dihabisi oleh manusia kulkas ini." batin Huanran, Elle yang mendengar itu hanya bisa menahan tawanya.
"Sudah jangan ribut, sekarang kita makan." kata Mama Amanda
Sedangkan di sebuah rumah mewah, Bella yang baru saja datang dari berbelanja di sebuah mall langsung menghampiri Mama Sofie yang ada diruang tamu.
"Apa kau sudah makan malam sayang?" kata Mama Sofie saat Bella duduk di dekatnya.
"Sudah ma, mama tau aku bertemu dengan siapa tadi di mall " kata Bella
"Mana mama tau kamu bertemu siapa." kata Mama Sofie sambil menonton siaran televisi.
"Iiihh Mama, aku tadi bertemu dengan mantan istri Abang." kata Belle
"Felicia" kata Mama Sofie yang masih fokus menonton.
"Mama dengar aku dulu." kata Bella
"Ada apa sih Bella, mengganggu mama sedang menonton saja." kata Mama Sofie yang akhirnya melihat anaknya.
"Aku bertemu dengan mantan istri Abang yang pertama, Elle." kata Bella
"Hah benar kau bertemu dengannya." kata Mama Sofie "Terus bagaimana keadaannya sekarang ini." kata Mama Sofie kembali
"Dia semakin cantik ma, tapi sepertinya dia sedang hamil." kata Bella
"Hah h...hamil, terus mengapa abang mu mau mengejarnya kembali." kata Mama Sofie
"Mana aku tau ma, sepertinya dia memang sudah kaya ma. Mama tau pakaian yang digunakannya itu sangat mahal dan limited edition ma. Aku juga mau seperti itu. Dia juga dikawal oleh beberapa bodyguard yang menjaganya waktu itu." kata Bella kembali.
"Kalian sedang membicarakan apa." kata Mark yang sudah keluar dari kamarnya dan langsung menuju mama dan juga adiknya.
"Ini kata adikmu, Elle sedang hamil, itu berarti dia sudah memiliki suami, Jika dia hamil dan sudah menikah untuk apa kau kembali padanya." kata Mama Sofie
"Tenang saja ma, aku akan menyingkirkan suaminya dan juga anak yang ada di perut ya itu. Setelah itu aku akan menikah dengannya dan menguasai seluruh hartanya." kata Mark
"Terserah padamu saja, Mama mendukung apa pun yang kau lakukan demi keluarga kita ini " kata Mama Sofie.
__ADS_1
Bersambung.....