Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Mengajari


__ADS_3

Sedangkan di negara L, Mark terus datang ke perusahaan E & J company untuk bertemu dengan Elle walaupun mendapat pengusiran oleh para penjaga yang ada di depan perusahaan tersebut Tia tak menyerah.


"Sial kemana dia, sudah berapa hari ini aku datang kesini tapi tidak juga bertemu dengannya." kata Mark setelah masuk di dalam mobilnya.


Tiba-tiba ponselnya berdering, yang menandakan ada panggilan.


"Ya ada apa?" kata Mark


"....." kata penelpon


"Baiklah, aku akan ke sana." kata Mark dan langsung mematikan sambungan telpon.


Mark langsung pergi ketempat yang telah dikatakan si penelpon. Tidak begitu lama Mark sampai ditempat tujuannya. Setelah beberapa lama menunggu di depan sebuah pintu, barulah dibuka oleh pemiliknya.


"Ada apa kau memanggilku disini." kata Mark sambil masuk kedalam sebuah apartermen dan duduk di sofa.


"Hei jangan marah, kenapa dengan wajahmu." suara seorang wanita sambil mengelus lengan Mark untuk menggodanya dan Mark membiarkannya karena dia juga menyukainya.


"Bagaimana aku tidak marah, sudah berapa kali aku ingin bertemu Elle tapi tidak bisa karena aku sudah dilarang datang ke perusahaannya dan mereka juga mengatakan jika dia tidak ada di perusahaan." kata Mark yang memejamkan matanya menikmati sentuhan wanita itu.


"Memang dia tidak ada di perusahaan." kata wanita tersebut.


"Maksudmu apa Olivia?" kata Mark yang langsung membuka matanya.


"Dia sedang pergi bersama dengan Arc, entah kemana." kata Olivia sambil mendudukkan tubuhnya di paha Mark dan saling berhadapan


"Apa benar itu?" kata Mark sambil meremas bo*ong Olivia membuatnya mendesah.


"Ah...iya karena aku sudah datang ke perusahaan Arc dan bertanya kepada karyawannya yang mengatakan jika Arc pergi sendiri tapi yang jelas pasti dia membawa Elle juga." kata Olivia sambil membuka kancing kemeja Mark.


"Sial, aku harus tau kemana dia pergi." batin Mark

__ADS_1


"Aku merindukan sentuhan mu." kata Olivia yang berbisik ditelinga Mark


"Aku juga merindukannya" kata Mark yang langsung menyambar bibir Olivia dengan ganas karena sudah dua hari belum menuntaskan hasratnya.


Mereka berdua asyik memadu kasih, sedangkan seseorang sedang menyaksikan perbuatan mereka tanpa ekspresi sekalipun walau didepannya sedang terjadi hal yang bisa membuat seseorang juga ingin melakukannya.


Sedangkan di mansion Alexander, Jimmy sedang di hukum oleh Marsha karena tidak membelikan apa yang diinginkan oleh istrinya.


"Sayang, ayolah buka pintunya." kata Jimmy sambil mengetok pintu kamarnya bersama Marsha


"Sayang" kata Jimmy lagi


"Ada apa Jimmy" kata Mommy Jia


"Marsha marah padaku mom, dan menghukum ku tidak boleh masuk kedalam kamar." kata Jimmy memperlihatkan wajah sedihnya.


"Ha ha ha, terima saja nasibmu." kata Mommy Jia dengan santainya.


"Tidak bisa begitu mom, aku tidak akan bisa tidur jika tidak memeluk istriku." kata Jimmy


"Dia menginginkan kue brownis tapi aku lupa membelikannya." kata Jimmy


"O...kenapa tidak membuatkan saja untuknya pasti dia suka karena kau yang membuatnya." kata Mommy Jia


"Benar juga, terimakasih karena sudah memberikan saran mom." kata Jimmy dan langsung pergi menuju dapur untuk membuat apa yang istrinya inginkan.


Sedangkan di negara C


Elle yang sudah puas tidurnya langsung membuka matanya secara perlahan.


"Kau sudah bangun Sweety?" kata Arc dan memberikan ciuman kilat dibibir Elle.

__ADS_1


"Hemmmm" kata Elle


cup


"Kenapa menciumiku lagi." kata Elle dengan suara seraknya


"Karena kau menjawab seperti itu, aku jadi gemes." kata Arc


Tiba-tiba saja perut Elle berbunyi membuat mereka berdua tertawa.


"Ayo kita mandi bersama, terus kita kebawah untuk makan bersama yang lainnya." kata Arc sambil menggendong Elle menuju kamar mandi untuk mandi bersama.


Setelah beberapa saat mereka sudah selesai mandi, Arc mengeringkan rambut Elle yang masih basah. Setelah itu barulah mereka menuju ruang makan.


Elle dan Arc duduk bertepatan dengan kedatangan Egon yang juga baru datang.


"Hei pengantin baru, mengapa kau meninggalkan istrimu di malam pertama." kata Elle sambil duduk setelah Arc mendorong kan kursi untuknya.


"S...saya mengawasi kerja para anggota nona." kata Egon terbata sedangkan Huanran hanya menunduk mendengar perkataan Elle.


"Cih dasar, jika kau tidak tau cara membuka segel bertanya pada suamiku ini. Karena dia tau cara membukanya." kata Elle kembali sedangkan Arc hanya bisa menggelengkan kepala saja.


"Aku juga bisa, tanya saja kepadaku." kata Boy menawarkan dirinya sebagai guru untuk Egon.


"Hei pada ku saja" kata Arc


"Aku saja" kata Boy


"Sudah jangan berdebat, mari kita makan." kata kakek Jiazhen menengahi. "Aku juga tau bagai mana membuka segel, kau bisa bertanya padaku juga." kata kakek Jiazhen membuat yang di sana langsung menepuk jidatnya ternyata kakek menawarkan dirinya juga.


"Papa, jangan seperti itu." kata Mama Annchi

__ADS_1


Setelah perdebatan kecil itu mereka makan bersama, dan melupakan apa yang terjadi tadi malam.


Bersambung.....


__ADS_2