Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Keadaan Olivia


__ADS_3

Saat ini Elle sedang berada di dalam mobil Arc, karena Elle ingin pergi ke perusahaannya tapi dengan syarat Arc akan mengantarnya dan juga tidak boleh keluar satu langkah pun dari ruangannya nanti yang ada di perusahaan.


"Ingat yang aku katakan, jangan mengerjakan sesuatu yang berat di perusahaan nanti. Kau hanya boleh duduk saja melihat apa yang sedang dikerjakan oleh Jimmy." kata Arc sambil merapikan rambut Elle yang sedikit berantakan.


"Iya, aku ingat honey. Aku hanya duduk saja disana sambil menonton." kata Elle


"Dan jangan pernah menemui, pria berengsek itu. Dia sudah beberapa hari ini selalu ke perusahaan mu." kata Arc memperingati Elle


"Iya" kata Elle yang sudah jengah dengan perkataan Arc yang selalu diulang-ulang tentang apa yang tidak boleh dilakukannya.


"Aku akan menjemputmu saat makan siang nanti." kata Arc kembali


"Iya" kata Elle kembali.


"Atau aku ikut saja bersamamu ke perusahaan." kata Arc


"Tidak, aku sendiri saja." kata Elle


Tidak berapa lama mereka sampai di depan perusahaan Elle. Egon langsung membukakan pintu untuk Elle, setelah melihat mobil suaminya pergi Elle langsung berjalan masuk kedalam perusahaannya tapi tidak jadi karena ada sebuah suara yang memanggilnya.


"Elle" terik sebuah suara


mendengar itu Elle langsung menyeringai karena dia tau suara siapa itu.


"Bisakah kita berbicara sebentar saja?" kata seseorang itu setelah sampai didekat Elle.


"Nona saya tidak memiliki waktu untuk berbicara dengan Anda." kata Egon yang sudah berada didepan Elle agar memberi jarak pada pria yang ada di depannya.


"minggir, aku ingin berbicara dengannya." kata seseorang itu yang tidak lain adalah Mark.


"Tidak." kata Egon "Kalian usir pria ini." kata Egon pada bodyguard


para bodyguard yang mendapat perintah dari ketua mereka langsung mengusir Mark. Sedangkan Mark yang mendapat perlakuan seperti itu tidak terima dan berteriak di depan perusahaan sehingga membuat para karyawan memandangnya.


"Mengapa kau memperlakukan aku seperti ini Elle, tidak ingatkah kau jika kita pernah hidup bersama" teriak Mark


Elle yang mendengar perkataan Mark tersenyum dengan sinis.

__ADS_1


"Bubar" kata Egon kepada para karyawan yang mulai memperhatikan mereka.


Saat mendapat peringatan dari Egon para karyawan langsung membubarkan diri.


"Ha ha ha terserah apa yang kau katakan, tapi aku merasa kita tidak pernah hidup bersama." kata Elle sambil pergi dari sana dan diikuti oleh Egon.


"Elle" teriak Mark


"Elle" teriak Mark kembali tapi tidak dipedulikan Elle.


"Maaf tuan, sebaiknya anda pergi sebelum kami mengusir anda dengan paksa." kata salah satu bodyguard


"Diam kalian manusia rendahan." kata Mark langsung pergi dari perusahaan Elle.


Setelah pergi dari perusahan Elle, Mark langsung masuk kedalam mobilnya dan memukul stir mobilnya karena kesal atas perkataan Elle yang tidak pernah menganggap pernikahan mereka.


"Awas saja aku akan mendapatkan mu kembali." kata Mark sambil berteriak di dalam mobilnya.


Sedangkan seorang pria yang baru saja mendapatkan laporan dari bodyguard yang menjaga istrinya merasa marah karena ada seorang pria yang mengganggu istrinya siapa lagi jika bukan Arc.


"Dasar pria kurang ajar." kata Arc sambil meremas dokumen yang ada ditangannya.


Sampai di parkiran khusus mobilnya Arc langsung masuk setelah Jhon membukakan pintu untuk tuannya.


"Ke perusahaan istriku." kata Arc


"Baik tuan." kata Jhon yang langsung menjalankan mobil menuju perusahaan Elle.


"Aku tidak akan membiarkan pria berengsek itu mendekati istriku." batin Arc


Tidak berapa lama, mobil yang membawa Arc telah sampai di perusahaan Elle. Jhon langsung membukakan pintu mobil untuk arc, di sepanjang perjalanan Arc masuk kedalam perusahaan Elle banyak para karyawan yang melihatnya. Para karyawan tidak asing lagi dengan keberadaan Arc buang hilir mudik di perusahaan mereka karena Arc sering datang ke perusahaan ini.


Elle yang sedang santai di sofa sambil menonton dikejutkan oleh suara pintu yang dibuka secara kasar.


"Honey" kata Elle setelah melihat kearah pintu yang dibuka secara kasar.


Arc langsung menghampiri Elle dan memeluknya dengan erat membuat Elle menjadi bingung.

__ADS_1


"Apa apa honey" kata Elle


"Jangan pernah meninggalkan ku." kata Arc masih dengan memeluk Elle dengan erat.


"Aku tidak akan meninggalkanmu honey, jadi tenanglah." kata Elle mengelus pundak Arc


Setelah menenangkan suaminya, Elle mengajak Arc untuk makan siang karena ini sudah waktunya untuk mengisi perut mereka. Tapi Arc menolak untuk makan siang di luar dia meminta untuk makan siang di mansion saja, Elle mengikuti apa yang diinginkan oleh Arc.


Mereka langsung pergi dari perusahaan menggunakan life khusus untuk Elle yang ada di perusahaan tersebut. Di sepanjang perjalanan Arc tidak melepaskan genggaman tangannya dari Elle, dia tidak mau sedetikpun melepas tautan jemari tangannya dari Elle.


Tidak berapa lama mereka sudah sampai Dimansion, Elle langsung mengajak Arc ke ruang makan karena perutnya sudah mulai berdemo dan ditambah lagi dia tidak hanya makan untuknya tapi juga untuk baby di perut ya.


"Kau sudah pulang Elle?" kata Mama Amanda saat melihat Elle masuk kedalam ruang makan, dan langsung menautkan keningnya ketika melihat Arc juga sudah pulang.


"Dia tidak mau pisah dari Elle mama, jadi ikut pulang juga." kata Elle saat melihat Mama Amanda melihat Arc


"Hei anak Mommy, apa kau senang hari ini." kata Elle kepada Carl yang sudah duduk di kursinya.


"Iya My, cal senang. Hali ini cal belajal menembak." kata Carl "Tenapa Edy pegang tangan My telus." kata Carl saat melihat Arc tidak melepas tangan Elle


"Daddy hanya menjaga Mommy agar tidak terjatuh, sayang." kata Arc sambil mengelus kepala Carl


"Benal kah?" kata Carl sambil memicingkan matanya kearah Arc


"Benar sayang, ayo kita makan sekarang Daddy sudah lapar." kata Arc sambil menggeser kursi untuk Elle.


Setelah selesai makan siang, Elle langsung pergi ke mansion belakang, untuk melihat bagaimana keadaan kelinci percobaannya yang telah di berikan virus sedangkan Arc langsung pergi ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan urusan kantor dirumah saja.


"Bagaimana keadaannya." kata Elle yang sudah ada di mansion belakang saat melihat Hiro yang berada didepannya.


"Seperti yang sudah nona prediksikan, dia mengalami apa yang disebut dengan kesakitan yang sangat menggerikan." kata Hiro sambil mengikuti Elle yang berjalan menuju ruangan yang menjadi tempat Olivia disekap.


Tidak berapa lama mereka sampai didepan ruangan tersebut, anggota Elle langsung membuka pintu ruangan tersebut. Saat pintu di buka langsung tercium bau yang sangat tidak sedap yang keluar dari ruangan tersebut. Mereka langsung menutup hidung masing-masing karena bau yang sangat tidak mengenakkan itu tapi Elle hanya biasa saja karena dia sudah biasa mencium bau seperti itu saat berperang.


Elle langsung masuk kedalam dan diikuti boleh yang lainnya. Didalam Elle dapat melihat bagaimana keadaan Olivia yang sangat memperihatinkan. Sekujur tubuhnya mengeluarkan darah dan juga nanah yang mengeluarkan aroma yang tidak sedap.


"Apa kau Bersenang-senang di sini." kata Elle setelah berada di dalam ruangan tersebut.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2