Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Awal Permainan


__ADS_3

Elle yang sudah selesai bermain dengan mainan barunya, langsung menuju kamarnya karena merasa lelah. Baru saja masuk kedalam kamar sebuah suara sudah menyambutnya.


"Dari mana Sweety?" kata sebuah suara menyambut kedatangan Elle


"Honey, aku baru saja dari markas." kata Elle berjalan menghampiri suaminya yang sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.


"Jangan sampai kelelahan Sweety, ingat dengan perutmu yang buncit itu." kata Arc sambil meletakkan ponselnya dan mengelus perut Elle yang sudah duduk didekat ya.


"Iya aku tau honey, perutku membuncit juga karena ulah mu." kata Elle yang mencibirkan bibirnya karena perkataan suaminya Arc.


"He he he, maaf Sweety. Apa kau mau sesuatu." kata Arc yang sudah memindahkan duduk Elle ke pangkuannya.


"Hemmmm, aku mau kita menjenguk Baby." bisik Elle di telinga Arc dan menggigit sedikit telinga Arc.


Membuat senyuman Arc mengembang di wajahnya dan langsung mencium Elle dengan lembut.


"Sesuai dengan permintaan mu Sweety." kata Arc yang langsung membawa Elle ke ranjang king size milik mereka.


Sedangkan di sebuah rumah, Mama Sofie yang sedang menunggu Bella yang tidak pulang juga sedari siang sampai sore ini menjadi khawatir. Karena mereka baru saja tinggal dinegara ini, tapi Bella belum juga pulang.


"Kemana anak itu." kata Mama Sofie dan langsung mencoba menelpon kembali ponsel Bella.


"Kenapa nomernya tidak aktif, kemana dia." kata Mama Sofie yang keluar menuju teras untuk menunggu anaknya.

__ADS_1


Tidak berapa lama mobil yang dikendarai oleh Mark masuk kedalam dan berhenti tepat didepan Mama Sofie.


"Ada apa Mama, kenapa wajahmu seperti orang yang sangat khawatir." kata Mark.


"Mark, adikmu belum juga pulang dari siang tadi." kata Mama Sofie


"Memang kemana dia siang tadi." kata Mark.


"Dia mengatakan jika akan makan siang bersama dengan tuan Arc, tapi belum juga pulang dan ponselnya tidak aktif." kata Mama Sofie


Mark yang mendengar jika adiknya makan siang bersama dengan Arc sungguh senang karena rencananya berjalan dengan baik.


"Tunggu saja sampai malam, jika belum juga pulang aku akan mencarinya. Sekarang aku mau membersihkan diri dan istirahat." kata Mark


Sedangkan wanita yang sedang dicari sedang berada di sebuah ruangan yang sangat menggerikan. Bella yang baru sadar dari pingsannya langsung berteriak setelah mengingat apa yang terjadi.


"Aahhhhh" teriak Bella


"Aku harus keluar dari sini, aku tidak mau mengalami apa yang dirasakan wanita tersebut." kata Bella sambil mencoba menarik rantai yang membelenggu kaki dan tangannya.


"Kenapa tidak bisa dibuka, aku tidak mau mati ditangannya." batin Bella.


"Keluarkan aku dari sini." teriak Bella

__ADS_1


"Keluarkan aku." teriak Bella kembali membuat kegaduhan di dalam ruangan tersebut.


Anggota Elle yang mendengar kegaduhan yang disebabkan oleh Bella langsung masuk kedalam.


"Kau cepat keluarkan aku dari sini." kata Bella setelah melihat ada seseorang yang masuk.


"Diam, jangan membuat keributan." kata anggota Elle


"Lepaskan aku." kata Bella


"Diam atau aku akan melakukan sesuatu kepadamu sehingga kau tidak bisa membuat keributan lagi." kata anggota Elle yang langsung membuat Bella terdiam.


"Dasar wanita tak berguna." kata anggota Elle yang langsung meninggalkan ruangan tersebut.


Pagi harinya, setelah mengantar suaminya pergi ke perusahaan Elle langsung menuju markasnya untuk menemui mainan barunya karena dia akan memulai permainan.


"Apa mereka sudah bangun" kata Elle kepada Egon yang berada disampingnya.


"Sudah nona, apa kita akan memulai permainan pagi ini." kata Egon


"Iya, kita mulai permainan pagi ini juga. Karena anakku sudah tidak sabar." kata Elle sambil mengelus perutnya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2