Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Di Lautan


__ADS_3

Setelah melihat siapa yang baru saja masuk kedalam ruangan tersebut. Bella langsung berteriak memaki Elle yang telah membawa mama Sofie.


"Dasar wanita iblis, bebaskan kami jika tidak aku akan membunuhmu." teriak Bella


"Ha ha ha sebelum kau membunuhku aku yang akan membuatmu menemui raja neraka." kata Elle


Sedangkan Mama Sofie yang melihat perdebatan itu menjadi bingung apa yang sebenarnya terjadi karena masih dalam efek obat yang di minumnya.


Mama Sofie dibawa oleh anggota Elle setelah menyamar sebagai dokter yang ditelpon oleh pelayan yang ada dirumah Mark saat Mama Sofie pingsan setelah menerima telpon dari Elle.


"Apa yang terjadi sebenarnya." kata Mama Sofie "Mengapa tangan mama di rantai Bella." kata Mama Sofie


"Ternyata nyonya Sofie masih belum sepenuhnya sadar." kata Elle "Egon, siram nyonya Sofie dengan air dingin agar sadar sepenuhnya." kata Elle kembali.


"Baik nona." kata Egon dan memberi isyarat keanggotannya yang lain agar mengambil apa yang diinginkan oleh nonanya.


Tidak berapa saat anggota Elle membawa ember yang berisi air dingin dan menyiramkannya kepada Mama Sofie


Byurrrr


"Sialan apa yang kau lakukan hah." teriak Mama Sofie


"Wah ternyata air tersebut ampuh juga nona, tapi aku lebih suka jika menyiramnya dengan air keras pasti sangat menyenangkan mendengar suaranya." kata Kayo yang berada di sebelah Elle sambil mengelus perutnya yang sedikit membuncit karena hamil bayi kembar.


"Jangan terlalu sadis Kayo, itu pasti akan membuatnya kesenangan. Aku lebih baik menyuntikkannya dengan serum ini." kata Elle sambil menunjuk serum yang ada di tangannya.


Egon yang mendengar pembicaraan dua wanita hamil ini bergidik ngeri.


"Menggerikan dua wanita hamil ini, apa Ran juga akan seperti mereka jika hamil anakku dan berubah seperti psikopat." batin Egon


Elle yang mendengar isi pikiran Egon hanya tersenyum saja.


"Lepaskan kami, Elle. Aku tidak pernah mengganggumu." kata Mama Sofie setelah sadar apa yang terjadi.

__ADS_1


"Tenanglah nyonya, aku akan melepaskan mu setelah kita bersenang senang." kata Elle "Apa kau lihat dia?" kata Elle kembali sambil menunjuk kearah Olivia yang seperti zombie dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.


"A...apa yang terjadi padanya." kata Mama Sofie


"Cantik bukan nyonya Sofie, itu maha karya ku." kata Elle yang bangga dengan hasil maha karya yang dibuatnya kepada Olivia yang hanya diam meratapi nasib hidupnya.


"Dasar wanita gila, kau itu iblis." teriak Bella


"A...apa kau yang telah membuat wanita itu seperti zombie." kata Mama Sofie


"💯% untukmu nyonya" kata Elle sambil memperlihatkan senyumnya.


"Kau iblis, kau sudah gila seperti yang Bella katakan. Lepaskan kami." teriak Mama Sofie


"Hi hi hi tenanglah aku juga akan membuatmu seperti dia. Aku akan berlaku adil kepada kalian, aku akan membuat kau sama seperti ya sehingga kalian tidak iri satu sama lainnya." kata Elle kembali.


"Bagaimana jika kita mulai saja" kata Elle yang menghampiri Mama Sofie.


"Jangan mendekat, jika kau mendekat aku akan menendang perut mu itu sehingga anak yang ada di perutmu mati." kata Mama Sofie


"Aakkkkkk sakit." kata mam Sofie


"Sakit, baru saja kita mulai permainan kau sudah merasakan sakit. Nikmati saja nyonya Sofie." kata Elle yang menggores pipi Mama Sofie membentuk nama binatang.


"Dasar iblis" teriak Bella saat melihat Elle menggores wajah mama Sofie


"Ha ha ha iya aku iblis yang akan mencabut nyawa kalian." kata Elle


Tiba-tiba saja Olivia yang berada di dekat mereka berteriak kesakitan membuat Elle menghentikan kegiatannya menggores wajah mama Sofie.


"Aakkkkkk.... Aakkkkkk" teriak Olivia


Elle yang mendengarnya langsung menghampiri Olivia dan melihat keadaannya, melihat ada sesuatu ditubuh Olivia yang bergerak membuat Elle tersenyum.

__ADS_1


"Sebaiknya kita berlindung di dekat kaca itu" kata Elle kepada yang lainnya


"Baik nona" kata mereka serempak dan langsung pergi di dekat kaca yang cukup melindungi tubuh mereka bertiga.


Baru saja mereka berlindung, tubuh Olivia meledak membuat anggota tubuhnya hancur dan menimbulkan kembang api darah yang membuat Bella dan juga Mama Sofie syok dan pingsan seketika.


"Wawww pertunjukan yang sangat menakjubkan." kata Elle sambil bertepuk tangan.


"Benar, kembang api yang sangat indah." kata Kayo menimpali.


Sedangkan Egon yang ada diantara dua wanita hamil itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Di sebuah kapal dua orang pria sedang berusaha mendapatkan apa yang diinginkan oleh istri mereka yang sedang mengidam.


"Kapan kita akan mendapatkannya, mengapa lama sekali." kata Arc yang sudah bosan menunggu pancingannya yang belum juga membuahkan hasil.


"Sabarlah, aku juga bosan disini. Kita sudah dua jam duduk tanpa mendapatkan hasil." kata Boy yang juga sudah bosan.


"Lihat badanku sudah hitam karena berjemur di bawah terik matahari." kata Boy kembali.


"Cih, biar saja tubuhmu menghitam sehingga Kayo meninggalkanmu." kata Arc


"Sialan kau." kata Boy sambil melempar benda yang ada didekatnya kepada Arc.


"Hei apa disini benar tempat biasanya ikan itu berada?" kata Arc kepada anak buah Boy yang ikut bersama mereka.


"Benar tuan, kata para nelayan disini sering dijumpai ikan tersebut." kata anak buah Boy


"Awas saja jika tidak ada, kau yang akan aku jadikan umpan agar mendapatkan hiu itu." kata Arc sambil melototkan matanya.


"B...baik tuan." kata anak buah Boy


"Lagian istrimu itu aneh mengidam ingin memakan stik daging hiu." kata Arc.

__ADS_1


"Istrimu juga aneh, kenapa tidak hiu yang ada di mansion kalian aja di jadikan stik malah menyuruh kita mencarinya di lautan luas ini." kata Boy.


Bersambung....


__ADS_2