
Di dalam ruang kerja Elle menunggu Egon karena ada hal penting yang ingin disampaikan oleh Egon. Beberapa saat kemudian Egon sudah berada didepannya.
"Ada apa" kata Elle sambil makan buah yang sudah disiapkan oleh pelayan.
"Nona, ada beberapa orang yang sedang mengawasi ibu anda yang ada di negara J." kata Egon
"Hemmm, kalian terus awasi dan lihat apa yang akan mereka lakukan jangan sampai mama ku terluka disana." kata Elle
"Baik nona." kata Egon
"Apa kau suka ada wanita Sexy di markas Egon." kata Elle
"Tidak nona, malah mata saya sakit melihat apa yang dia gunakan." kata Egon
"Hahahaha, kau lucu sekali Egon. Kebanyakan pria suka seperti itu." kata Elle
"Tapi saya tidak suka nona." kata Egon
"Kita lihat dulu seperti apa kelakuannya, saat dia membuat ulah sedikit saja..." Elle menggantung perkataannya tapi tangannya yang bermain, dimana tangannya sudah mengisyaratkan bahwa kematian yang akan didapat. "Pergi lah, dan cari pacar Egon atau kau mau wanita itu yang menemanimu di ranjang." kata Elle sambil menurun naikan alisnya.
"Nona." kata Egon
__ADS_1
"Iya, aku tau dia tidak selera mu. Pergilah." kata elle
Setelah kepergian Egon, Elle tiba-tiba merindukan suaminya. Elle langsung saja beranjak dari duduknya untuk keluar dari ruang kerjanya.
Saat keluar Elle melihat Carl yang mengendap-endap didepannya, sedangkan Carl tidak mengetahui jika ada Elle di belakangnya.
"Cal alus pelgi, cal bosan belajar telus. Edy jahat tidak sayang dengan cal lagi." kata Carl berjalan dengan pelan sambil membawa tas kecil di punggungnya.
Elle yang melihat itu, hanya bisa menahan tawa karena Carl sangat menggemaskan saat ini karena caranya yang berjalan sangat lucu.
Semenjak Carl sembuh, Arc sudah memberikannya beberapa guru privat di mansion. Arc ingin Carl mengambil alih perusahaannya sendiri nanti karena dia pasti akan fokus pada perusahaan keluarganya. Semenjak itu Carl banyak menghabiskan waktunya dengan belajar dan ditemani dengan Z.
"Sayang, kamu sedang apa" kata Elle di belakang Carl.
"Tidak ada My, cal cuma mau ambil minum." kata Carl sambil menunduk.
"Hei jangan menunduk, kau harus melihat kearah orang yang sedang berbicara denganmu Carl." kata Elle, membuat Carl langsung memandang Elle.
"Ada apa sayang." kata Elle sambil mensejajarkan dirinya dengan Carl.
"Tidak ada My" kata Carl kepada Elle tapi ada guratan kesedihan di wajahnya.
__ADS_1
"Carl, harus jujur dengan Mommy utarakan apa yang ingin Carl inginkan." kata Elle padahal dia tau apa yang ada dihari Carl saat ini.
"My apa cal boleh Ndak belajar, cal lelah." kata Carl sambil terbata-bata
"Apa Carl tidak mau belajar." kata Elle
"Bukan My, cal cuma mau main sebental. Cal bosan belajar telus." kata Carl
"Boleh sayang, Carl boleh main." kata Elle
"Tapi nanti Edy malah My, Edy bilang cal halus belajal telus hiks hiks Edy jahat Ama cal, Edy Ndak cayang Ama cal." kata Carl sambil menangis.
"Sayang, jangan menangis. Nanti Mommy akan memarahi Daddy karena melarang Carl bermain." kata Elle sambil memeluk Carl
"Sekarang Carl bermainlah bersama Z," kata Elle saat melihat Z menghampiri mereka.
"Z ajak Carl bermain." kata Elle
"Baik nona." kata Z
"Akan aku hukum dia karena telah membuat Carl menangis." kata Elle saat Carl dan Z pergi dari hadapannya, Dia akan memberikan hukuman pada suaminya itu karena telah membuat Carl menangis.
__ADS_1
Bersambung....