
Setelah konferensi pers tersebut selesai Elle langsung masuk keruangan CEO yang biasanya Jimmy tempati. Didalam sudah ada Arc yang menunggu Elle selesai konferensi pers ya.
"Sweety." kata Arc dan langsung menghampiri Elle yang sudah masuk kedalam ruangan tersebut.
"Ada apa honey?" kata Elle ketika melihat wajah Arc yang cemberut.
"Kenapa kamu kelihatan sangat menawan waktu berbicara, bagaimana jika banyak yang menyukaimu di luaran sana." kata arc sambil memeluk Elle dengan erat.
"Kenapa? itu bagus supaya banyak yang bekerja sama dengan perusahaan dan membuat aku semakin kaya." kata Elle sambil melepas pelukan Arc.
"Aku sudah kaya raya, jadi kamu tidak perlu bekerja untuk mencari uang agar menjadi kaya." kata Arc sambil membawa istrinya ke arah sofa.
"Honey aku ingin menjadi kaya agar aku bisa menunjukkan kepada orang bahwa aku sangatlah serasi jika bersanding denganmu nanti ketika pernikahan kita diketahui oleh publik nantinya." kata Elle sambil mengelus wajah Arc.
"Aku makin cinta sama kamu sweety." kata Arc sambil mengeringkan matanya menggoda Elle, melihat apa yang dilakukan arc membuat Elle hanya tersenyum saja. Seorang Arcelio Alexander yang dikenal sangat dingin dan kejam tapi juga memiliki sifat yang mesum seperti ini.
"Honey apa kau tidak bekerja?" kata Elle kepada Arc
"Tidak, aku ingin disayang-sayang oleh kamu, Sweety." kata Arc sambil membaringkan badannya dan menjadikan paha Elle sebagai bantalnya.
"Tapi aku akan pergi honey." kata Elle kepada Arc sambil mengelus rambut Arc.
__ADS_1
"Kamu mau kemana Sweety." kata Arc sambil menikmati sentuhan tangan Elle di kepalanya.
"Aku ingin mencari suami baru" kata Elle sambil berbisik ditelinga Arc sambil cekikikan.
"APA" teriak Arc kepada Elle dan langsung berdiri dari baringnya. "Tidak akan aku biarkan." kata Arc dan langsung menindih Elle diatas sofa. Elle yang melihat kelakuan Arc tertawa dengan senang.
"Aku hanya bercanda honey." kata Elle sambil mengelus wajah Arc yang sedang marah. "Apa kau mau hadiah honey?" kata Elle sambil mengelus dada Arc, mendengar perkataan Elle arc langsung mencium Elle dengan lembut.
"Jelas aku mau, ayo kita pulang Sweety kita melakukannya dirumah saja. Aku mau membuat adik untuk Carl." kata Arc dengan semangat dan membawa Elle ke life khusus untuk CEO dan langsung menuju arah besmen.
Didalam mobil Arc selalu tersenyum saat melihat Elle yang sedang berada disampingnya, membuat Elle merasa risih dengan kelakuan Arc.
"Honey hentikan senyumanku itu, membuat aku risih saja." kata Elle kepada Arc sedangkan Jhon dan Kayo yang ada didepan kemudi hanya menampilkan wajah datar.
"Baiklah." kata Arc dengan cemberut, Elle yang melihatnya merasa bersalah.
"Honey aku bukan bermaksud seperti itu, jangan cemberut ya nanti aku tambah hadiahnya." kata Elle sambil mengelus tangan Arc.
"Lima ya sweety." kata Arc sambil memandang Elle, mendengar itu Elle langsung melotot kan matanya. Dua saja sudah membuatnya lelah apa lagi lima bisa-bisa dia tidak bisa berjalan besok pagi.
"No." kata Elle sambil memainkan telunjuknya kiri kanan didepan wajah Arc
__ADS_1
"Ya sudah kalau seperti itu, tidak jadi saja." kata Arc langsung melepas tangan Elle dari tangannya dan memalingkan wajahnya kearah lain. Elle yang melihat itu hanya bisa menghembuskan nafas dengan kasar.
"Honey" kata Elle kepada Arc tapi tidak dijawab Arc
"Honey" kata Elle sekali lagi tapi tak ada jawaban dari Arc
"Ya ampun Tuan Arc, kenapa bisa menjadi anak kecil yang suka merajuk. Kemana Tuan Arc yang dingin dan kejam yang ada selama ini." batin Jhon, Elle yang mendengar itu hanya menahan tawa ya agar tidak didengar Arc.
"Ya sudah, kalau begitu lebih baik aku tak memberimu hadiah selama satu bulan." kata Elle dengan santainya.
"Sweety" kata Arc dengan mata meong
"Apa" kata Elle kembali
"Aku mau hadiah ya." kata Arc
"Tapi satu saja karena mood ku sudah rusak karena mu." kata Elle dan diangguki oleh Arc.
"Daripada tidak dapat sama sekali." batin Arc Elle yang mendengar pikiran Arc langsung mencubit pinggang Arc.
"Au sakit Sweety." kata Arc sambil pura-pura kesakitan.
__ADS_1
"Alasan saja." kata Elle sambil bersandar didada bidang arc.
Bersambung....