Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bab32~Pilihan~


__ADS_3

Haaiii 🖐️🖐️🖐️


Untuk kamu yang setia dan baik hati 🥰 tolong tinggalkan jejak nya ya 🥰


Jangan lupa di follow akunnya 🥰.


💋💋💋💋💋 Happy reading 💋💋💋💋💋


Zidan dan Ifan kini sudah berada di depan gedung tua tersebut.zidan kemudian masuk ke dalam gedung tua itu, di ikuti Ifan dari belakang.zidan terus menelusuri setiap sudut ruangan, akan tetapi ia belum menemukan dimana Ica berada.


"Gimana ini kak Zidan, setiap ruangan sudah kita cari." Ifan terlihat panik. Zidan masih menelisik setiap sudut ruangan yang belum ia datangi,dan secara kebetulan matanya tertuju pada ruangan yang terasa asing.


"Masih ada 1ruangan lagi." ucap Zidan .ia segera menuju ruangan tersebut.setelah sampai dekat ruangan yang asing itu ,Zidan langsung mendobrak pintu gedung tersebut.tak butuh waktu lama pintu pun terbuka.


Dan betapa terkejutnya Zidan melihat Ica yang sedang di ikat di atas kursi dengan mulut yang tertutup kain. Ifan juga merasa sangat terkejut dan sedih melihat kakaknya di perlakukan seperti itu.


"Ica!." Zidan berteriak .ia berlari ke arah kekasihnya.namun belum sempat meraih Ica 2orang menghalangi jalan nya. tanpa bicara Zidan langsung melayangkan bogem pada kedua orang tersebut.


Zidan akhirnya mengalahkan mereka, Ifan kemudian berlari untuk membuka ikatan yang melilit di tangan dan mulut kakaknya.


"Kakak tidak apa-apa kan?." Ifan merasa khawatir.ica menggelengkan kepalanya."kamu tidak perlu khawatir, kakak baik-baik saja." Ifan merasa sedikit lega mendengarnya.


"Ayo, segera kita tinggalkan tempat ini." Zidan menarik tangan Ica dengan lembut.ica pun mengangguk. tapi tiba-tiba suara seseorang yang sedang pertepuk tangan menghalangi jalan mereka. prok -prok -prok.


"Mau pergi kemana kalian?." Johan tersenyum sinis."ayah aku mohon, hentikan kekacauan ini, tolong restui kami."Zidan memohon dengan berlutut di kaki ayah nya. "oke, ayah akan restui kalian,tapi dengan satu syarat." Johan tersenyum licik.


"Apa itu ayah." Zidan merasa sangat penasaran."kamu harus mau mengelola perusahaan ayah yang ada diluar negeri, perusahaan itu sedang mengalami penurunan yang sangat drastis.kamu harus bisa menstabilkan kembali perusahaan tersebut." tawar Johan.


"Itu akan memakan waktu yang cukup lama, aku tidak bisa meninggalkan Ica dalam waktu yang lama itu." terang Zidan. "itu artinya kamu tidak akan mendapatkan restu dari ku."

__ADS_1


Zidan merasa dilema, ia mencoba kembali bernegosiasi dengan ayahnya."apa tidak ada syarat yang lain?." Johan menggelengkan kepalanya."tidak ada." mau tidak mau Zidan harus menuruti perintah ayahnya demi mendapatkan restu.


"Oke, aku akan melakukan syarat yang ayah mau,tapi ingat!. setelah aku menyelesaikan tugas tersebut ayah tidak akan pernah mengingkari nya?." Zidan sedikit berteriak ."ayah akan menepati janji itu." ucap Johan .


Zidan kemudian menarik kembali tangan kekasihnya yang sedari tadi hanya diam."are you oke?." Ica langsung mengangguk sambil tersenyum manis kearah Zidan . mereka pun berjalan menuju pintu keluar.


Ifan sedari tadi masih memikirkan kejadian ini, ia merasa heran mengapa seorang ayah tega ingin menghancurkan kebahagiaan anaknya, hanya demi sebuah tahta.zidan yang melihat Ifan melamun, langsung menyenggol tangannya.


Ifan pun tersadar dari lamunannya."ada apa kak Zidan?." Ifan sedikit terkejut. "jangan melamun terus,ayo kita pergi."Ifan pun mengangguk lalu masuk ke dalam mobil.zidan langsung mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Hati Zidan sedikit lebih tenang , karena ayahnya tak akan mengusik lagi kekasihnya itu. meskipun dirinya harus berpisah dengan Ica dalam waktu yang cukup lama.


"Ca, apa kamu keberatan dengan syarat yang ayah berikan?." tanya Zidan ,ia belum mendengar jawaban kekasihnya itu ."ica tidak keberatan mas, cinta kita sedang di uji, apakah kita akan bertahan selama itu atau kandas di tengah jalan." tutur Ica.


"Mas akan bertahan demi cinta kita."Ica merasa terharu mendengar penuturan kekasihnya."terimakasih banyak mas,Ica juga akan bertahan menunggu demi cinta kita." Zidan tersenyum lega mendengarnya.


💋💋💋💋💋💋


Di kampus.


Sindi tengah mondar-mandir di dalam ruangan belajar,ia gelisah karena sampai saat ini Ica belum juga datang."aduh ca,kamu dimana,sudah 2jam aku menunggu, semoga kamu baik-baik saja."gumam Sindi.


Tak lama kemudian datang firman menghampiri Sindi."hai Sindi,apa Ica sudah datang?." Sindi langsung menggelengkan kepalanya.firman nampak terkejut,ia takut terjadi sesuatu pada ica.


"Apa kamu sudah menghubungi nya?."tanya firman. "Sudah,tapi tidak aktif." ucap Sindi."coba kamu hubungi orang tuanya." Sindi kemudian mengambil ponsel yang ada di dalam tasnya, ia mencoba menghubungi nomor Ratna.


"Halo assalamu'alaikum buk." ucap Sindi."wa'alaikum salam,nak." ucap Ratna terisak. Sindi merasa heran karena mendengar suara Ratna yang seperti sedang menangis.


"Ibu kenapa,kok suara ibu seperti menangis." Sindi terlihat sangat khawatir.kemudian Ratna menceritakan semuanya pada Sindi. Sindi menutup mulutnya mendengar perkataan ibu dari sahabat nya itu.akhirnya air mata lolos di kedua pipi Sindi.

__ADS_1


"Sindi apa yang terjadi." firman terlihat panik."Ica di culik." firman nampak gusar."siapa yang sudah berani melakukan hal itu." firman mengepalkan tangannya.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sementara itu,Ica masih kepikiran tentang pesan yang ia terima tadi malam."mas Ica mau tanya,apa mas Zidan yang mengirimkan pesan pada Ica ?." Zidan mengerutkan keningnya ."nggak,mas tadi malam langsung tidur karena terlalu lelah."


Ica semakin tidak mengerti ,ia kemudian menyodorkan ponselnya"berhenti dulu mas,ini lihat pesan nya masih ada." Zidan pun menghentikan mobilnya, ia mengambil ponsel tersebut lalu membaca pesan itu."mas tidak pernah mengirim pesan seperti itu."


"Lalu siapa yang mengirim nya?." Zidan kembali mengingat saat sebelum ia masuk ke dalam apartemen nya."mas sekarang ingat, sebelum masuk ke dalam apartemen,ada seorang nenek yang meminjam ponsel mas untuk menghubungi keluarganya, kemungkinan besar nenek itu yang melakukan nya."


Ica sekarang paham."mas ponsel Ica lobet , boleh pinjam ponselnya,Ica mau menghubungi ibu."Zidan langsung menyodorkan ponselnya.


"Halo assalamu'alaikum buk,ini Ica." Ratna yang mendengar suara Ica akhirnya tersenyum lebar.


"Wa'alaikum salam nak,kamu dimana,apa kamu baik-baik saja?." Ratna memborong semua pertanyaan nya."alhamdulilah buk ,Ica sedang dalam perjalanan menuju rumah,ya udah Bu Ica tutup dulu, assalamu'alaikum." Ica menutup panggilan nya.


"Wa'alaikum salam, alhamdulilah terimakasih ya Alloh." Ratna merasa bersyukur karena anaknya dalam keadaan baik-baik saja dan tidak kurang sedikit pun.ratna berharap kejadian ini tidak akan pernah terulang lagi.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


MAAF TELAT UPDATE 🙏


AKU LAGI BIKIN KARYA BARU


TERPAKSA MENIKAH DENGAN ATASANKU


JANGAN LUPA MAMPIR LAGI YA💋🥰


SEE YOU 🖐️🖐️🖐️

__ADS_1


__ADS_2