
Saat ini didalam kamar Elle, sedang terjadi kehebohan karena Elle yang merengek ingin pergi kekamar kakek Alexander tapi tidak diberi ijin oleh Arc.
"Aku mau bertemu dengan kakek." kata Elle dengan rengekannya
"Sweety, ini sudah malam. Besok saja" kata Arc, sebenarnya Arc tidak rela jika Elle bertemu dengan kakeknya yang ujung-ujungnya pasti ingin tidur ditemani oleh kakeknya yang tidak punya akhlak itu.
"Tapi, baby mau dengan kakek buyutnya." kata Elle
"Tapi Sweety kakek harus istirahat." kata Arc tidak mau kalah
"Iya tau, kan kakek bisa istirahat bersama denganku juga." kata Elle
"Aku tidak mau kamu tidur seranjang dengan kakek." kata Arc
"Honey aku mohon, ya ya ya." kata Elle sambil memperlihatkan puppy eyes andalannya.
"Baiklah, tapi aku juga ikut. Tidak ada penolakan." kata Arc
"Ais... baiklah, ayo cepat." kata Elle yang bersemangat.
"Iya, sabar pakai baju yang benar dulu." kata Arc karena Elle hanya memakai baju tidur yang tipis.
Setelah selesai mengganti pakaiannya, Elle dan Arc pergi ke kamar kakek.
__ADS_1
Tok Tok Tok
"Ada apa?" kata kakek yang belum melihat siapa yang mengetuk pintu
"Kakek ini Elle, cepat buka pintunya." kata Elle
Mendengar jika yang mengetuk pintu adalah cucu menantu kesayangannya, kakek langsung membukanya.
"Ada apa sayang, apa dia jahat padamu." kata kakek bertanya pada Elle dan menunjuk Arc
"Apa sih kakek, aku tidak akan menyakiti istriku." kata Arc
"Elle hanya kangen dengan kakek, apa Elle boleh tidur disini." kata Elle
"Dasar kakek durhaka." kata Arc mengomel didepan pintu
"kakek tidur disamping Elle ya, sambil elus-elus perut Elle." kata Elle sambil membaringkan tubuhnya di kasur king size yang ada dikamar itu.
"Baiklah, untuk cucu dan cicit kesayangan." kata kakek sambil membaringkan tubuhnya di sisi Elle dan mengelus perut Elle.
"Aku tidak diajak Sweety?" kata Arc
"Ayo kesini, kamu elus-elus rambutku ya honey." kata Elle.
__ADS_1
"Baiklah, apa pun untuk kamu dan baby." kata Arc buang juga naik keatas ranjang dan melakukan apa yang diinginkan oleh Elle.
Sedangkan Kayo yang baru saja sampai di hotel dan ketika ingin membuka pintu kamarnya seseorang langsung memukul tengkuk Kayo yang membuatnya pingsan seketika.
"Cepat kita bawa wanita ini melalui tangga darurat." kata orang tersebut kepada temannya.
Saat temannya itu menggendong Kayo, boy berpapasan dengan mereka dan melirik mereka sekilas setelah itu langsung memandang kearah lain.
"Cepat, jangan sampai kita ketahuan orang-orang disini." kata temannya dengan berjalan cepat menuju tangga darurat karena mereka akan keluar melalui jalan belakang yang sudah ditunggu oleh temannya yang lain yang sudah ada didalam mobil.
Setelah sampai di mobil mereka langsung membawa Kayo dari hotel tersebut ke tempat yang dulu pernah menjadi saksi pembantaian keluarganya.
Sedangkan seseorang yang berada didalam sebuah kamar sangat senang, sebentar lagi rencananya akan berhasil.
"Sebentar lagi kita akan bersenang-senang" kata orang tersebut yang tertawa dengan pelan karena tidak mau membangun kan seseorang yang berada disampingnya. Orang tersebut adalah Elle yang mendapat kabar jika rencana mereka berhasil dari anggotanya yang sudah berada di lokasi.
Elle mengetahui semua rencana mereka karena, Elle sudah meretas cctv yang ada dirumah mewah tersebut dan juga telah memasukkan satu anggotanya ke kediaman Hakaku Tampa sepengetahuannya.
Elle menuruni ranjang dengan perlahan-lahan, agar dua manusia yang tidur diatas ranjang tidak bangun. Setelah berhasil turun Elle langsung keluar dari kamar dan sudah ada anggotanya yang menunggu di depan pintu dan memberikan beberapa senjata yang diperlukan Elle.
"Ayo kita beraksi." kata Elle dan berjalan didepan dan diikuti anggotanya.
Bersambung....
__ADS_1