Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Ulah Boy


__ADS_3

Saat ini Mark sedang berada di sebuah perusahaan untuk menemui seseorang yang terakhir bertemu dengan adiknya. Mark akan menanyakan sesuatu kepada seseorang itu kemana adiknya setelah bertemu dengannya.


"Ada apa Tuan Mark ingin menemui ku." sebuah suara mengejutkan lamunan Mark yang sedang berada di sebuah ruangan.


"Selamat pagi Tuan Arc." kata Mark sambil memandang Arc yang baru saja masuk ke dalam ruangannya.


"He'em, sepertinya ada hal yang ingin Anda katakan sehingga pagi-pagi sekali Tuan Mark mendatangi saya." kata Arc yang duduk di sofa tepat didepan Mark.


"Saya mendengar jika Anda bertemu dengan adik saya saat makan siang kemarin." kata Mark yang langsung to the poin.


Arc yang mendengar perkataan Mark langsung mengerutkan keningnya karena seingatnya semalam dia berada dirumah bersama dengan istri dan juga anaknya dan tidak mungkin dia bertemu dengan wanita selain istrinya.


"Sepertinya ada ke salah pahaman disini, saya tidak akan mau bertemu dengan adik Anda yang berpenampilan seperti badut itu." kata Arc yang membuat Mark langsung marah karena telah mengatai adiknya.


"Apa maksud Tuan Arc mengatakan seperti itu. Jelas-jelas Anda sudah memiliki janji dengan adik saya untuk makan siang bersama." kata Mark dengan marah.


"Sepertinya adik Anda sedang berdogeng tentang pertemuan saya dan juga dia." kata Arc yang masih dengan santainya. "Atau jangan-jangan adik Anda memiliki penyakit halu." kata Arc kembali.


"Jangan bermain-main dengan saya Tuan Arc, jika aku memiliki bukti jika kau bertemu dengan adikku aku akan mencari mu kembali." kata Mark

__ADS_1


"Silahkan." kata Arc


Dan saat Mark ingin mengatakan sesuatu, dari arah pintu masuk seseorang yang membuat Arc dan juga Mark langsung memandang seseorang tersebut.


"Ada apa kau datang ke mari Kitty" kata Arc setelah melihat siapa yang datang.


"Sialan, gara-gara pakaian ini aku jadi malu." kata seseorang tersebut sambil berjalan kearah Arc. "Temani aku pergi mencari apa yang diinginkan istriku." kata seseorang tersebut.


"Untuk apa aku menemanimu mencari apa yang diinginkan istrimu." kata Arc


"Cih sialan, awas saja kau sebentar lagi kau juga akan meminta bantuan ku." kata seseorang tersebut yang tidak lain adalah Boy. "Sepertinya kau sedang melakukan pertemuan." kata Boy kembali.


"Tidak hanya pertemuan yang tidak penting." kata Arc yang membuat Mark yang mendengarnya sangat marah dan langsung pergi dari ruangan Arc tanpa permisi.


"Mengapa kau tertawa?" kata Boy


"Kenapa, apa ada larangan untukku tertawa." kata Arc dengan nada ketusnya.


"Sialan kau." kata Boy yang langsung duduk di sofa di depan Arc

__ADS_1


"Apa kau tidak memiliki pekerjaan sehingga kau duduk santai di ruangan ku." kata Arc kembali.


"Aku sudah katakan temani aku mencari apa yang istriku inginkan." kata Boy


"Hei dia itu istrimu bukan istriku." kata Arc kembali


"Sebentar lagi kau juga akan mencarinya." kata Boy dengan senyum licik ya.


"Apa mak-" perkataan Arc berhenti ketika ponselnya berbunyi dan memperlihatkan siapa yang menelponnya.


Sedangkan Boy yang mendengar ponsel Arc berbunyi tersenyum dengan licik.


"Rasakan" batin Boy sambil melihat Arc yang sedang mengerutkan keningnya saat berbicara dengan seseorang melalui ponselnya.


Setelah mematikan sambungan telponnya, Arc langsung menatap Boy dengan tajam.


"Ayo kita pergi mencarinya." kata Boy sambil bangun dari duduknya dan berjalan kearah pintu ruangan.


"BOY" teriak Arc kepada Boy yang sudah keluar lebih dulu sambil tertawa dengan bahagia.

__ADS_1


"Awas kau, jika istriku mengidam juga akan aku libatkan kau." kata Arc yang berjalan keluar dari ruangannya dengan kemarahannya.


Bersambung....


__ADS_2