Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Mencari Istri Baru


__ADS_3

Saat ini Mama Amanda sedang berada dirumah sakit karena syok melihat kejadian yang baru saja dialaminya.


"Bagaimana keadaan Mama" kata Elle yang sudah sampai kerumah sakit setelah menyelesaikan permainannya.


"Mama hanya syok, dan memar di wajah Mama akan hilang beberapa hari lagi." kata Jimmy yang duduk di dekat banker Mama Amanda.


"Aku sudah menghabisi mereka." kata Elle setelah duduk di sofa yang ada di dalam kamar VVIP tersebut.


"Hemmmm" kata Jimmy tak banyak bertanya karena dia tau adiknya melakukan itu agar tidak ada lagi yang mengganggu keluarga mereka.


Tiba-tiba kamar VVIP tersebut terbuka dan masuklah Marsha bersama dengan Mommy Jia dan Daddy David.


"Sayang" kata Marsha menghampiri Jimmy dan memeluknya. "Jangan bersedih, Mama pasti akan cepat sembuh." kata Marsha sambil memeluk erat suaminya, Marsha dan keluarganya langsung menuju rumah sakit keluarganya setelah mendapat kabar dari Jimmy.


"Iya, terimakasih." kata Jimmy memeluk erat istrinya.


"Sayang, apa kamu baik-baik saja." kata Mommy Jia kepada Elle dan duduk disampingnya.


"Iya Elle baik-baik saja mom." kata Elle


"Daddy dengar kau di sekap oleh pamanmu Jimmy." kata Daddy David pada Jimmy


"Iya dad." kata Jimmy


"Terus bagaimana dengan pamanmu." kata Daddy David


"Sudah musnah dari muka bumi ini." bukan Jimmy yang menjawab tapi Elle.


"Maksudnya?" kata Daddy David


"Elle sudah mengirim mereka semua ke neraka menggunakan tiket exspres dad." kata Elle sambil makan buah yang dibawa Mommy Jia.


"Ya ampun, menantuku sangat kejam terhadap lawannya. Sangat menakjubkan." batin Daddy David.


Elle yang mendengar pikiran Daddy David, hanya tersenyum. Tidak begitu lama pintu kamar dibuka dengan kasar dari luar.


"Sweety" kata Arc yang masuk tergesa-gesa kedalam kamar inap tersebut.


"Ap--"perkataan Elle terpotong ketika Arc langsung menghampirinya dan melihat keadaan tubuh istrinya.


"Apa ada yang terluka?" kata Arc

__ADS_1


"Tidak ada" kata Elle


"Apa ada yang sakit, perutmu bagaimana?" kata Arc dengan perasaan was-was.


"Semua baik-baik saja honey, tenanglah." kata Elle


"Syukurlah kalau begitu." kata Arc "Jadi nanti malam kau harus memenuhi janjimu." bisik Arc ditelinga Elle


"Iya." kata Elle "Dasar singa jantan mesum." batin Elle.


Sedang disebuah kamar hotel terdapat seorang pria dan juga wanita yang baru saja selesai melakukan adegan panas.


"Kapan kita akan melakukan rencana kita." kata wanita yang berada disamping pria yang sedang mengatur napasnya.


"Sebentar lagi." kata pria tersebut.


"Baguslah, aku sudah tidak sabar." kata wanita tersebut.


"Ingat kita hanya memisahkan mereka, aku hanya ingin mengambil milikku yang telah diambilnya." kata pria tersebut.


"kau tenang saja, aku tidak akan menyakitinya. Kau sudah taukan aku hanya mengincar suaminya bukan ingin menyakiti istrinya." kata wanita itu yang tidak lain adalah Olivia dan pria tersebut adalah Mark.


Selama di negara L, Mark selalu bertemu Olivia yang berakhir diatas ranjang karena Olivia yang selalu menggodanya.


Semua gerak-gerik keduanya selalu dipantau oleh anggota Elle, mereka tidak akan membuat nona mereka mendapatkan segala ancaman dari manapun.


Sedangkan Kayo yang berada didalam kamarnya terkejut ketika sebuah tangan melingkar di perutnya ketika bangun dari tidur siangnya siapa lagi jika bukan boy suaminya.


Kayo langsung memindahkan tangan Boy dari atas perutnya, semenjak hamil Kayo sering tidur siang yang sebenarnya tidak pernah dilakukannya setelah bersama dengan Elle. Karena yang ada dipikirannya adalah bagaimana menjadi kuat untuk melindungi nonanya.


Saat Kayo menurunkan kaki nya kelantai suara Boy membuatnya terhenti.


"Mommy mau kemana?" kata Boy dengan suara seraknya.


"Ke kamar mandi." kata Kayo dan turun dari ranjang.


"Mom, Daddy ikut ya." kata Boy yang langsung bangun


"Tidak" kata Kayo dan langsung berjalan menuju kamar mandi.


"Mommy" teriak Boy sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi, tapi Kayo tidak peduli.

__ADS_1


Setelah Tiga puluh menit Kayo keluar dari kamar mandi, ketika keluar dia melihat Boy yang membuang mukanya saat Kayo keluar. Kayo tau jika suaminya itu marah karena tidak diijinkan ikut bersamanya masuk kedalam kamar mandi.


Kayo langsung saja keluar dari kamar Tampa mempedulikan Boy yang sedang merajuk.


"Dasar istri yang tidak peka." teriak Boy, sedangkan Kayo hanya tersenyum saja.


Di bawah ada Mama Kinan yang sedang bersantai sambil menonton telivisi.


"Hei sayang, apa yang kau inginkan." kata Mama Kinan pada Kayo


"Aku hanya ingin membuat jus saja." kata Kayo


"Duduk disini saja, nanti pelayan yang akan membuatkannya" kata Mama Kinan memerintahkan pelayan yang ada disana untuk membuatkan menantunya jus.


"Mana suamimu." kata Mama Kinan


"Dia tas, sedang merajuk." kata Kayo


"Dasar pria itu, dia itu seperti Papanya yang manja sekali." kata Mama Kinan.


Tidak berapa lama Boy turun kebawah dan sudah rapi, seperti akan pergi keluar.


"Mau kemana kau?" kata Mama Kinan.


"Mencari istri baru." kata Boy dengan santainya, Kayo yang mendengar itu langsung melototkan matanya.


"Apa maksudmu." kata Mama Kinan


"Aku ma-"perkataan Boy terhenti ketika Kayo yang langsung berdiri dan langsung pergi meninggalkan Mama Kinan dan Boy yang ada di ruang keluarga.


Saat sudah sampai di lantai dua perkataan boy membuat Kayo langsung ketar ketir mendengarnya.


"Silahkan saja kau mencari istri baru, setelah kau mendapatkannya aku yang akan pergi dari mansion ini." kata Kayo langsung pergi menuju kamarnya.


"Mommy, Daddy hanya bercanda." kata Boy berlari mengejar Kayo yang sudah masuk kedalam kamar dan menguncinya.


"Rasakan itu, kau tidak akan bisa masuk ke sangkar Kayo lagi." teriak Mama Kinan.


"Tidak, aku tidak mau." kata Boy setelah mendengar perkataan Mama Kinan.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2