Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Mengawasi


__ADS_3

Elle langsung pergi dari restoran tersebut dan menuju perusahaan suaminya.


"Ada apa" kata Elle saat melihat wajah Egon yang seperti akan mengeluarkan suara tapi tidak jadi.


"Mengapa nona membiarkan rubah licik tersebut begitu saja." kata Egon


"Apa kau tau Egon, sakit hatinya seorang wanita akan lebih berbahaya dari sebuah pisau yang telah diasah. Kau akan melihat apa yang akan terjadi pada dua manusia menjijikkan itu." kata Elle


"Dan setelah, dia mendapatkan hadiah dari madam Kate, kau harus membawa rubah licik tersebut ke markas kita untuk mencoba virus yang baru aku buat bersama Hiro dan Eiji." kata Elle


"Baik nona." kata Egon


"Sepertinya otak cerdas mu semakin merosot setelah menikah Egon." kata Elle


"M...maksud nona." kata Egon


"Sudahlah, bangunkan aku jika sudah sampai di perusahaan suamiku." kata Elle


"Baik nona." kata Egon


Sedangkan kate yang telah sampai dirumah sakit dan berada tepat di depan pintu ruangan Olivia sedang menenangkan emosinya agar tidak meledak.


"Aku akan membuat mereka menyesal telah menghianati cinta yang telah aku berikan kepada mereka." batin Kate


Saat akan membuka pintu ruangan tersebut, samar-samar Kate mendengar dan melihat sedikit pembicaraan antara Olivia dan suaminya Jonathan.


"Apa kau sudah puas" kata Jonatan sambil memperbaiki pakaiannya.


"Sebenarnya belum, tapi mau bagaimana lagi karena wanita itu bisa saja datang kesini karena sudah hampir dua jam dia pergi keluar." kata Olivia sambil membaringkan tubuhnya di bangkernya.

__ADS_1


"Dasar manusia-manusia menjijikkan, aku akan membuat kalian menderita karena telah menghianati ku." batin Kate.


Setelah melihat mereka sudah selesai membenahi diri, Kate masuk kedalam dan memperlihatkan senyum termanisnya.


"Kau sudah pulang sayang." kata Jonathan


"Iya, apa kau sudah makan." kata Kate kepada Jonathan


"Sudah barusan, tadi sudah dibelikan oleh asistenku." kata Jonathan


"Benarkah, pantas wajah mu keringetan." kata Kate


"B....benarkah." kata Jonathan yang langsung mengambil tisu dan mengusap ke wajahnya.


"Mengapa kau gugup." kata Kate


"Tidak ada, aku pergi dulu ya karena masih banyak kerjaan yang harus aku selesaikan, Olivia sepertinya masih tertidur." kata Jonathan dan langsung mencium kening Kate dan keluar dari ruang inap Olivia.


"Kau juga wanita menjijikan, seorang anak yang menghianati ibunya sendiri dan bermain dengan ayahnya." batin Kate melihat Olivia yang berpura-pura tertidur.


Kate langsung duduk di sofa yang terdapat diruangan tersebut, dan mengirim pesan kepada seseorang yang untuk memberi pelajaran kepada dua manusia menjijikan.


✉️


"Awasi suamiku, dan laporkan segala apa yang dikerjakannya kalau perlu rekam apa yang dia lakukan diluar sana." isi pesan yang Kate kirim kepada anak buahnya.


Sedangkan Elle yang sudah sampai di depan perusahaan Arc langsung berjalan masuk ke dalam perusahaan.


Para karyawan yang sudah mengenal Elle sebagai kekasih CEO mereka memberikan sapaan yang sopan kepada Elle yang masuk kedalam perusahaan yang didampingi oleh Egon yang berwajah datar. Para karyawan Arc melihat perut Elle yang membuncit tapi mereka tidak berani menggosipkan hal tersebut karena pekerjaan merekalah yang akan menjadi taruhannya jika menggosipkan hal tersebut.

__ADS_1


"Siang nona Elle" kata seorang resepsionis yang sudah mengenal Elle


"Hemmm, apa Arc ada" kata Elle


"Ada nona, naik saja nona " kata resepsionis


Setelah mendengar perkataan resepsionis tersebut Elle langsung menuju life yang langsung terhubung ke lantai Arc langsung. Baru saja Elle berdiri didepan pintu, terdengar suara teriakan dari dalam ruangan suaminya yang sedang memarahi karyawannya.


Mendengar kemarahan suaminya, Elle diam sebentar didepan pintu, setelah tidak terdengar lagi suara ribut didalam barulah Elle masuk kedalam ruangan suaminya. Elle bisa melihat seorang yang telah babak belur dihajar oleh Jhon yang sedang terbaring di atas lantai.


"Apa aku mengganggumu honey." kata Elle sambil berjalan kearah Arc yang sedang duduk di meja kebesarannya.


"Tidak Sweety, kemarilah." kata Arc yang berbicara lembut kepada Elle dan mengisyaratkan agar Elle mendekat kepadanya.


Setelah Elle berada disampingnya, Arc langsung menarik tangan Elle dan mendudukkannya di pangkuannya.


"Aku merindukanmu." bisik Arc ditelinga Elle


"Benarkah, sebenarnya apa yang terjadi disini." kata Elle


"Biasa, hanya seekor tikus yang mencoba menggerogoti perusahaan secara perlahan." kata Arc


"Jhon singkirkan pria ini dari perusahaan kita, dan jangan biarkan dia bisa bekerja di manapun." kata Arc kepada Jhon


"Baik tuan." kata Jhon yang langsung menyeret pria tersebut dan membawanya keluar dari ruangan Arc.


"Apa kau sudah selesai dengan urusanmu Sweety." kata Arc yang terus saja mencium leher Elle yang membuatnya tenang.


"Sudah, aku kesini ingin es krim tapi harus kau yang membelikannya honey." kata Elle sambil berbalik kearah Arc dan mencium bibir Arc yang sangat sexy di mata Elle.

__ADS_1


"Apa pun untuk mu dan baby aku akan melakukannya." kata arc


Bersambung....


__ADS_2