
Saat ini Amanda sudah diikat oleh anak buah Derren di kursi.
"Lepaskan mama ku." teriak Jimmy saat melihat Mama Amanda diikat oleh anak buah Derren.
"Tidak semudah itu, kau harus segera membantu perusahaan ku." kata Derren
"Tidak akan, itu salahmu yang membuat perusahaan itu diambang ke bangkrut." kata Jimmy
"Terserah apa yang kau katakan." kata Derren "Sayang buat dia menyetujui apa yang kita inginkan." kata Derren kepada istrinya Cindy
"Baiklah sayang." kata Cindy sambil mendekati Mama Amanda yang merupakan adik dari Mama Amanda. Cindy sangat membenci Mama Amanda karena pria yang sangat dicintainya malah memilih menikah dengan Mama Amanda dari pada dirinya sehingga dia harus menikah dengan Derren yang tidak kaya seperti suaminya Amanda yaitu Edward yaitu Papa Jimmy.
"Sudah lama aku ingin membuatmu merasakan apa yang aku derita selama ini, melihat kemesraan kalian didepan mataku." batin Cindy dan menjambak rambut Mama Amanda sampai kepalanya menogak keatas.
"Hai kakak ku tersayang sepertinya hidupmu semakin nyaman setelah kami usir dari mansion megah mu." kata Cindy "Aku akan membuatmu menderita karena telah merebut pria yang aku sukai." bisik Cindy ditelinga Mama Amanda
"Lepaskan tanganmu dari Mama ku." kata Jimmy
"Hahahaha, akan aku lepaskan jika kau memberi kami hartamu." kata Cindy
"Kami tidak memiliki harta, itu semua milik orang lain." kata Mama Amanda sambil meringis menahan sakit di kepalanya.
"Jagan berbohong, kalian bisa membangun perusahaan tersebut pastinya memiliki harta bukan." kata Derren.
"Itu bukan milik kami." teriak Mama Amanda "Lepaskan kami aku mohon." kata Mama Amanda
"Tidak akan" kata Derren "Nicholas pukul anaknya sampai dia mau memberi kita semua hartanya." kata Derren kepada anaknya Nicholas
"Baik Papa, aku sudah lama ingin memukulnya" kata Nicholas
Belum sempat Nicholas memukul Jimmy terdengar suara ribut dari arah luar.
"Apa yang terjadi diluar" kata Cindy melepas tangannya dari rambut Mama Amanda.
"Aku tidak tau, kau lihat apa yang terjadi." kata Derren kepada anak buahnya
"Baik Tuan." kata anak buah Derren dan langsung pergi keluar dari ruangan tersebut.
Baru saja dia keluar tubuhnya sudah diterkam oleh seekor hewan buas membuat orang yang ada didalam terkejut.
"Papa/Sayang" teriak Cindy dan juga Nicholas sambil berdiri dibelakang Derren yang berdekatan dengan Mama Amanda.
"Siapa kau" kata Derren setelah seorang pria masuk kedalam ruangan tersebut bersama tiga hewan buas yang dia bawa.
"Kau tidak perlu tau siapa aku." kata pria tersebut
"Egon" teriak Mama Amanda dan Jimmy.
Tidak begitu lama masuk dua orang wanita kedalam ruangan tersebut, siapa lagi jika bukan Elle dan juga Kayo.
"Apa yang kalian lakukan disini." kata Derren yang sangat ketakutan ketika melihat tiga hewan buas yang berada didalam ruangan tersebut yang mengelilingi ruangan.
"Tentu saja membawa pulang Mama dan juga Abang ku." kata Elle duduk di sebuah kursi yang ada diruangan tersebut.
"O...jadi kau anak angkatnya, tidak akan aku biarkan kau membawa mereka sebelum kau memberikanku uang yang banyak." kata Derren dengan angkuh padahal didalam hati nya sangat was-was terutama terhadap tiga hewan buas yang mengelilingi ruangan tersebut.
"Cih aku tidak akan memberi kalian uang pada orang serakah seperti kalian." kata Elle
"Benarkah, kalau begitu dia akan mendapatkan ganjarannya" kata Derren menarik rambut Mama Amanda dengan kuat sehingga kepala Mama Amanda mengarah keatas.
Plak
"Jauhkan tanganmu dari wajahnya." kata Elle saat melihat wajah Mama Amanda ditampar oleh Derren.
"Kurang ajar lepaskan mama ku." teriak Jimmy yang masih tergantung.
"Tidak akan, sebelum kau memberi kami uang yang banyak." kata Cindy sambil mendekat kearah Mama Amanda.
Plak
Plak
"Rasakan ini, katakan kepada anakmu untuk memberikan uang kepada kami." kata Cindy menampar Mama Amanda
__ADS_1
Dor
Saat Cindy ingin menampar kembali Mama Amanda sebuah timah panas bersarang di legan nya, membuat Cindy berteriak kesakitan.
"Akhkkkkk" teriak Cindy
"Apa yang kau lakukan pada istriku, hah." teriak Derren kepada Elle.
"Memberi dia pelajaran karena menyakiti mama ku." kata Elle dengan santai.
"Kurang ajar kau" kata Derren yang ingin menghampiri Elle tapi langsung mendapat sebuah tendangan dari Kayo.
Buk
Derren terjatuh sejauh dua meter ke depan, membuat nya kesusahan untuk bangkit kembali.
"Kayo jangan seperti itu lagi, nanti aku mendapat ceramah dari suamimu jika terjadi sesuatu kepadamu." kata Elle "Kau cukup menembak kakinya atau juga kepalanya sampai meledak." kata Elle kembali
"Baik nona " kata Kayo.
"Apa yang kau lakukan pada orang tua ku, dasar ******." teriak Nicholas sambil mengeluarkan pistolnya dan mengarahkannya kepada Elle. Belum sempat Nicholas menembak Elle, sebuah timah panas langsung mendarat kepalanya membuatnya tumbang seketika.
Dor
"Nicholas" teriak derren dan juga Cindy saat melihat anaknya tumbang setelah ditembak Kayo.
"Kurang ajar kalian, akan aku bunuh kalian" teriak Cindy saat menghampiri anaknya yang sudah tidak bernyawa.
Sedangkan Mama Amanda yang melihat hal hal tersebut sangat syok dan pingsan.
"Mama" teriak Jimmy dan juga Elle
"Cepat bawa mama ku ke rumah sakit." kata Elle kepada anggotanya.
"Baik nona" kata anggota Elle langsung menghampiri Mama Amanda dan melepaskan ikatan yang ada ditubuhnya dan membawanya keluar dari ruangan tersebut. Dan anggota lainnya menurunkan Jimmy yang digantung.
"Apa kau tidak apa-apa." kata Elle setelah Jimmy didekatnya.
"Tidak apa-apa" kata Jimmy
"Kau mau memberi hukuman seperti apa pada mereka." kata Elle kepada Jimmy
"Terserah padamu, aku tidak peduli lagi dengan mereka. Aku akan menyusul mama." kata Jimmy.
"Baiklah, aku yang akan membalaskan perbuatan mereka." kata Elle dan diangguki Jimmy, setelah itu dia pergi dari ruangan tersebut.
Setelah kepergian Jimmy, Elle langsung menyeringai kepada dua manusia yang sedang menangisi anaknya yang telah mati.
"Bagai mana rasanya kehilangan seseorang yang kita sayangi." kata Elle.
"Bang*at kau, aku akan membunuhmu." teriak Cindy.
"Black kau boleh bermain dengannya." kata Elle kepada Black yang sedang duduk didekatnya.
Mendengar perkataan Elle, Black langsung bangun dari duduknya dan menghampiri Cindy.
Aummmm
Black mendatangi Cindy dan mengelilinginya, Cindy yang didekati hewan buas sangat ketakutan sedangkan Derren tidak bisa berkutik karena takut terhadap hewan tersebut.
"Sayang tolong aku, a...aku takut." kata Cindy dengan suara lirihnya.
Black langsung menjilat wajah Cindy membuatnya semakin ketakutan, sampai mengompol membuat Black langsung mengaum kuat ditelinga Cindy yang langsung pingsan karena ketakutan.
"Apa yang kau lakukan pada istriku hah" teriak Derren dan langsung mengambil pistol milik Nicholas yang ada didekatnya.
Dor
Sebuah timah panas terlontar dari pistol yang digunakan oleh Kayo sebelum pistol yang ada ditangan Derren mengarah kepada Black.
"Akhkkkkk" teriak Derren
"Siram istrinya dengan air, aku ingin dia melihat bagai mana istrinya berteriak kesakitan saat meregang nyawanya." kata Elle kepada anggotanya.
__ADS_1
"Baik nona." kata anggota Elle dan mengambil air untuk menyiram Cindy yang pingsan.
Byurrr
Tubuh Cindy disiram air oleh anggota Elle membuat wanita itu tersadar kembali, melihat dimana tempat dia berada sekarang membuatnya langsung berteriak.
"Aaaaaaaa tidak." teriak Cindy
"Tenanglah sayang" kata Derren
"Aku ingin pergi dari sini." kata Cindy dengan suara lirihnya.
"Hahahaha bermimpi lah, kalian tidak akan bisa pergi dari sini. Kalian tidak akan hidup seperti para anak buah mu dan juga anakmu itu." kata Elle
"Aku tidak mau mati disini, dasar Jimmy sialan akan aku bunuh jika aku keluar dari tempat ini." batin Derren.
Elle yang mendengar pikiran Derren sangat marah.
"Kalian pegang wanita tua itu." kata Elle kepada anggotanya.
"Jangan, lepaskan aku. Tolong aku sayang" teriak Cindy
"Lepaskan istriku." teriak Derren kepada anggota Elle yang menarik Cindy dengan paksa.
"Tidak akan, kau pria tua lihat ini dengan baik-baik." kata Elle
Ctashhh
Tangan Cindy terpotong ketika Elle mengayunkan katana nya kearah tangan Cindy
"Ahkkkkk t....tanganku." kata Cindy sambil meringis menahan rasa sakit pada tangan nya yang dipotong oleh Elle.
"Ini balasan karena kau telah menampar Mama Amanda." kata Elle
"Dasar iblis" teriak Derren
"Hahahaha, ya aku iblis yang akan mencabut nyawa kalian berdua" kata Elle langsung menebas kepala Cindy
Duk
Bunyi kepala Cindy yang terlepas dari anggota badannya.
"Tidak, dasar wanita iblis kau, akan aku bunuh kau." teriak Derren dan berlari menuju Elle namun sia-sia karena kakinya langsung ditembak oleh Kayo.
Dor
"Ahkkkkk dasar wanita iblis kalian." teriak Derren sambil menahan rasa sakit dikakinya.
"Menyenangkan bukan, apa kau tau siapa yang membuat perusahaan mu itu sebentar lagi akan bangkrut." kata Elle sambil menghampiri Derren dengan menyeret kata Anya membuat bunyi yang sangat menggerikan.
"Kenapa diam, apa kau tau akulah yang membuat perusahaan itu diambang kebangkrutan." kata Elle
"Dasar bang*at kau wanita iblis." teriak Derren kepada Elle yang ada dihadapannya
Ctashhh
"Ini ganjaran karena menampar Mama Amanda," kata Elle saat memotong tangan Derren.
"Ahkkkkk" teriak Derren saat tangannya di tebas Elle.
Ctashhh
"Ini ganjaran kau membunuh Papa Jimmy" kata Elle menebas kaki Derren.
"Ahkkkkk a...ampun." lirih Derren
"Hahahaha, tidak ada ampun bagi seseorang yang telah menyakiti keluargaku. Selamat tinggal sampah." kata Elle dan langsung menebas kepala Derren sampai terputus.
"Selesai, akhirnya aku bisa tidur siang juga" kata Elle sambil mengelap tangannya menggunakan saputangan yang diberikan oleh Kayo.
"Bereskan semuanya, dan hancurkan saja gedung ini." kata Elle
"Baik nona." kata anggotanya.
__ADS_1
"Ayo anak mama, kita pulang. Mama akan memberi kalian daging yang segar di mansion nanti." kata Elle kepada Black, Zion dan juga Zia.
Bersambung.....