Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Mermed


__ADS_3

Setelah beberapa jam mengudara, Mark sudah sampai di bandara di negara A, dia akan langsung menuju perusahaannya karena sedang terjadi masalah yang membuat kelangsungan perusahaannya terancam bangkrut.


Masalah mama Sofie dan juga Bella akan dia urus nanti setelah menyelesaikan masalah di perusahaannya.


Tidak berapa lama Mark sudah sampai didepan perusahaannya, dari jauh dia dapat melihat asistennya berjalan menghampirinya.


"Bagaimana ini bisa terjadi, apa saja kerjamu disini hah sehingga membuat perusahaan mengalami hal seperti ini." kata Mark penuh dengan nada emosi.


"Maaf Tuan, saya sudah berusaha mengatasi masalah ini tapi tidak bisa." kata asisten Mark "Dan juga para pemegang saham ingin menurunkan Anda dari kursi CEO Tuan, besok akan diadakan rapat." kata asisten Mark kembali.


"Berengsek, akan aku bunuh siapapun yang berani menurunkan aku dari posisiku sekarang ini karena aku pemegang saham terbesar di perusahaan ini." kata Mark yang terus masuk kedalam perusahaan.


Sedangkan di negara L, Elle yang mendapatkan berita tersebut jika Mark kembali ke negara A langsung menerbitkan senyumnya.


"Lakukan rencana selanjutnya." kata Elle saat duduk di taman belakang sambil bermain bersama Carl.


"Baik nona." kata Egon yang berada didekat Elle dan langsung pergi dari sana untuk menjalankan rencana selanjutnya.


"Kemarilah" kata Elle kepada Carl yang melihat kearahnya


"Ada apa My?" kata Carl


"Ayo pergi ke mansion aunty Kayo." kata Elle sambil menggandeng Carl masuk kedalam mansion.


"Oke, cal sudah Lindu dengan aunty Kayo." kata Carl


"Kalian mau kemana" kata Huanran yang melihat Elle dan Carl yang sudah siap untuk pergi.


"Kami akan ke mansion Kayo, apa kau mau ikut." kata Elle


"Aku akan ikut, tunggu sebentar aku ambil tas milikku dulu." kata Huanran yang sudah berlari menuju kamarnya.


Setelah semua sudah siap, mereka langsung menuju mobil yang sudah disiapkan.

__ADS_1


"Apa kau akan ikut bersama nona." kata Egon yang melihat istrinya yang berada disamping nonanya.


"I...iya." kata Huanran


"Ini, ambil dan gunakan untuk membeli sesuatu." kata Egon yang langsung mengeluarkan kartu yang dimilikinya untuk istrinya membeli sesuatu nantinya.


"Aku juga ada." kata Huanran yang menolak mengambil kartu yang diberikan oleh Egon.


"Ambil saja, aku tidak menerima penolakan." kata Egon.


"Ambil saja, kita bisa menguras isi di dalam kartu itu nanti." kata Elle


"Baiklah, terimakasih." kata Huanran sambil menerima kartu tersebut dan memasukkannya kedalam tasnya.


"Kau tidak usah ikut, kau harus melakukan apa yang aku kerjakan." kata Elle


"Tapi nona say-" perkataan Egon terhenti ketika sebuah suara memotong perkataannya.


"Aku yang akan menemani nona." kata suara tersebut yang tidak lain adalah Bruno.


"Tenanglah, aku akan menjaga nona dengan baik dan juga tuan muda kecil serta istrimu yang imut itu." kata Bruno, membuat Egon langsung melototkan matanya saat Bruno mengatakan istrinya imut.


"Hei tenanglah, aku tidak akan mengambil istrimu." kata Bruno dan langsung masuk kedalam mobil setelah Elle dan yang lainnya sudah masuk.


"Dasar jomblo" kata Egon saat setelah mobil yang membawa nonanya pergi diikuti dengan para bodyguard di mobil lainnya.


Setelah beberapa saat mereka sampai di mansion keluarga Fernandes, para bodyguard yang berada di mansion Fernandes langsungbmembuka gerbang saat melihat siapa yang berada didalam mobil karena mereka sudah mengenal Elle.


"Dimana nona muda kalian." kata Elle kepada pelayan yang menyambutnya di depan mansion.


"Nona sedang berada di kolam renang bersama nyonya dan juga Tuan Boy." kata pelayan sambil menunjukkan arah kolam renang.


Elle dapat mendengar gelak tawa yang dikeluarkan oleh dua wanita yang dikenalnya.

__ADS_1


"Hai ada apa ini." kata Elle sambil berjalan menghampiri Kayo dan Mama Kinan.


"Hai Elle, kau sudah datang Elle. Duduklah." kata Mama Kinan.


"Hemmm" kata Elle sambil duduk di dekat Kayo.


"Duduklah, lihat pertunjukan yang akan berlangsung sebentar lagi." kata Mama Kinan


"Pertunjukan apa?" kata Huanran yang juga duduk di sebelah Mama Kinan.


"Lihat saja Ran, kau pasti akan senang melihat ini." kata Kayo sambil menahan ketawanya.


"Apa sih, buat aku penasaran saja." kata Huanran.


Tidak berapa lama, Boy keluar dari dalam kolam renang dan membuat Huanran dan Elle langsung tertawa.


"Ha ha ha aduh perutku sakit. Kau sungguh menggemaskan boy mermed." kata Elle


"Benar, kau sungguh menggemaskan." kata Huanran.


"Diam kalian, jangan tertawa." kata Boy yang menampilkan wajah masamnya.


"Mommy, Daddy kedinginan. Apa boleh Daddy keluar dari kolam renang." kata Boy menampilkan wajah sedihnya kepada Kayo.


"Belum, Mommy ingin melihat Daddy berenang lagi." kata Kayo


"Tapi Mommy, Daddy sudah kedinginan." kata Boy


"Lakukan apa yang diinginkan istrimu, apa kau mau anakmu nanti akan se-" perkataan Mama Kinan langsung di potong oleh Boy.


"Baiklah, ini demi anak-anak ku." kata Boy langsung berenang mengelilingi kolam renang dengan pakaian mermednya.


Para wanita tertawa dengan bahagia melihat apa yang dilakukan boy, sedangkan Carl dan Bruno sedang berada di taman belakang mansion milik keluarga Fernandes sambil melihat hewan-hewan peliharaan Kayo yang di belikan oleh Mama Kinan.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2