
Elle yang baru saja datang bersama Kayo dan Bianca dari mall merasa heran melihat Mama Amanda seperti setrika yang maju mundur cantik di ruang keluarga.
"Ada apa Ma, kenapa Mama seperti setrikaan sih?" kata Elle menghampiri Mama Amanda.
"oh akhirnya kalian pulang, dengarkan Mama, malam ini kita akan pergi ke mansion mertua kamu Elle." kata Mama Amanda ketika melihat para wanita yang ada Dimansion itu pulang dari mall.
"Emang ada apa Ma, apa Mommy Jia sakit." kata Elle khawatir karena Arc tidak memberitahu jika Mommy Jia sakit.
"Bukan itu, tapi Jimmy ingin melamar Marsha" kata Mama Amanda.
"Apa melamar" teriak Elle dan Bianca sedangkan Kayo hanya diam tapi matanya yang melotot.
"Ais kalian ini buat telinga Mama sakit saja, iya tadi dia pulang teriak-teriak mengatakan pada Mama ingin melamar Marsha sebelum diambil orang lain." kata Mama Amanda
"Sekarang dimana orangnya ma." kata Elle
"Pergi membeli sesuatu untuk lamaran nanti." kata Mama Amanda, mendengar itu Elle langsung menelpon Jimmy.
๐ Jimmy
Ada apa
๐Elle
pulang sekarang
๐Jimmy
aku ada di toko perhiasan
๐Elle
Pulang sekarang apa aku akan membuat lamaran mu berantakan
๐ Jimmy
Iya iya aku pulang
Setelah memutuskan telponnya Elle memanggil Kayo.
"Kayo, ambil barang yang ada di bagian atas di lemari paling ujung tempat penyimpanan." kata Elle saat Kayo menghampirinya
"Baik nona." kata Kayo dan langsung pergi dari sana menuju markas mereka.
"Elle kenapa kau menyuruh Jimmy untuk pulang, dia kan sedang mencari perhiasan untuk dibawa nanti malam." kata Mama Amanda.
"Mama tenang saja, Mama Elle sangat lapar. Elle ingin stek tapi yang dibuat oleh Mama." kata Elle sambil mengelus perutnya yang masih rata tersebut.
"Baiklah sayang, Mama akan buatkan untuk mu dan juga bayi mu." kata Mama sambil mengelus perut Elle.
Setelah beberapa saat stek yang Elle inginkan sudah siap, saat akan memakannya Jimmy datang dan langsung mendatangi Elle yang sedang makan di meja makan.
"Mengapa kau menyuruhku pulang Elle?" kata Jimmy
"Aku mau kau menyalakan televisi, dan carikan aku tontonan tentang binatang harimau." kata Elle saat Jimmy menghampirinya.
"Yakkkk Elle kau membuat darah tinggi ku semakin naik saja." teriak Jimmy kepada Elle
"Ada apa Jimmy, mengapa kau meneriaki adikmu." kata Mama Amanda yang baru saja datang dari arah kamarnya.
"Itu anak Mama, membuat darah tinggi ku semakin naik saja" kata Jimmy menunjuk Elle.
__ADS_1
"Mama, Elle cuma mau Jimmy menyalakan televisi dan mencarikan tontonan yang menyiarkan tentang binatang harimau. hiks hiks Jimmy jahat Ma." kata Elle sambil mengeluarkan air mata buaya ya.
"Jimmy, lakukan saja apa yang diinginkan adikmu, kamu tau kan jika adikmu sedang hamil." kata Mama Amanda kepada Jimmy.
"Ais...awas saja kau." kata Jimmy sambil menyalakan televisi yang ada diruang keluarga, dan diikuti mama Amanda, juga elle sambil membawa makanannya.
Terpaksa Jimmy mencarikan tontonan tentang binatang harimau, setelah menemukannya Jimmy langsung duduk disalah satu sofa yang ada didekat Elle yang sedang asyik menonton sambil memakan stek.
"Gara-gara ngidam mu membuat aku tidak jadi membeli perhiasan untuk lamaran ku." kata Jimmy dengan mengerucutkan bibirnya.
"Kau tidak usah membelinya, aku sudah menyiapkannya untukmu." kata Elle dan asyik dengan makanannya.
"Benarkah, apa aku harus membayarnya?" kata Jimmy kembali
"Tidak usah, aku yakin kau pasti tidak bisa membayarnya. Karena kau itu miskin." kata Elle dengan santai.
"Yakkkk Mama aku bisa gila lama-lama berada didekat wanita hamil ini." teriak Jimmy sambil pergi dari hadapan Elle.
"Hahahaha dasar pemarah." kata Elle kepada Jimmy yang sudah pergi dihadapannya.
"Elle jangan seperti itu, kasian Abang mu." kata Mama Amanda.
"Iya Mama, tapi Elle suka melihatnya marah seperti itu." kata Elle
Mama Amanda hanya bisa geleng-geleng kepala saja saat melihat kelakuan Elle yang suka menjahili Jimmy.
"Kenapa aku jadi ingin melihatnya, lebih baik aku menelponnya saja." kata Elle dan langsung menelpon seseorang yang ingin dia lihat.
Sudah beberapa kali mencoba menelpon tapi tak diangkat juga oleh orang tersebut membuat Elle menjadi marah.
"Kenapa tak diangkat sih, buat bete aja. Aku telpon saja suamiku." kata Elle dan langsung menelpon suaminya.
๐ Arc
๐Elle
Dimana Jhon
๐ Arc
Mengapa mencarinya
๐Elle
Aku bilang dimana Jhon (dengan suara marahnya)
๐ Arc
Dia sedang menyetir Sweety, Jagan marah ya.
๐Elle
Apa kalian akan pulang sekarang
๐ Arc
Iya ini sudah didepan mansion
Setelah mendengar itu Elle langsung mematikan ponselnya dan berjalan menuju pintu mansion, saat Elle membukanya dapat dilihatnya mobil Arc yang sudah memasuki halaman mansion.
Arc yang melihat Elle sedang menunggunya di depan mansion sangat senang karena istrinya semakin hari semakin cantik saja dimatanya.
__ADS_1
Tanpa menunggu Jhon membuka pintu untuknya Arc langsung keluar dan berlari kecil menuju arah Elle. Saat sudah sampai didekat Elle berada, orang yang ingin Arc peluk langsung menghindar dan menghampiri Jhon yang ada dibelakangnya.
"Jhon aku mau jus wortel, tapi harus kau yang membuatnya." kata Elle kepada Jhon dan menarik tangannya masuk kedalam mansion. Sedangkan Arc yang diacuhkan langsung marah ketika Elle lebih memilih menghampiri Jhon apa lagi sampai menarik Jhon masuk kedalam mansion.
"Awas kau Jhon aku potong gaji mu 80%" kata arc sambil berteriak dan mengikuti Elle yang membawa Jhon kearah dapur.
"Sekarang buatkan jus yang aku minta." kata Elle kepada Jhon
Mendengar itu Jhon langsung membuatkan apa yang diinginkan istri Tuan ya yang sedang hamil.
"Sweety, kenapa meninggalkan aku sendiri diluar." kata Arc sambil memperlihatkan wajah cemberutnya.
"Aduh suamiku yang ganteng dan kaya raya ini, jangan cemberut ya." kata Elle dan langsung mencium bibir Arc.
"Lagi" kata Arc
Cup
"Lagi" kata Arc kembali
Cup
Cup
Cup
"Apa sudah puas honey" kata Elle sambil mengelus wajah Arc.
"Iya aku sangat puas." kata Arc sambil melihat Jhon yang melongo melihat apa yang sedang terjadi barusan.
"Ya ampun Tuan dan Nona, jangan membuat aku iri saja. Kasihanilah aku yang jomblo ini." batin Jhon, Elle yang mendengarnya hanya tersenyum kecil.
****
Malam harinya, Jimmy sibuk membongkar isi kamar gantinya mencari pakaian yang sesuai dengannya untuk pergi melamar Marsha nanti.
"Mengapa tidak ada yang sesuai." kata Jimmy sambil membongkar isi kamar gantinya.
"Ah....tidak bagus bagaimana ini." teriak Jimmy.
"Ya ampun Jimmy, kenapa kau mengacak-acak kamar mu." kata Mama Amanda saat masuk kedalam kamar Jimmy
"Aku sedang mencari pakaian yang akan aku kenakan Ma, tapi tak ada yang bagus." kata Jimmy saat melihat Mama Amanda ada didekatnya.
"Pakai yang ini saja, jangan membuat adikmu lama menunggu bisa-bisa dia marah dan menghancurkan lamaran mu." kata Mama Amanda dan menyerahkan pakaian yang akan dikenakan oleh Jimmy.
"Baiklah." kata Jimmy dan langsung mengambil pakaian yang diberikan Mama Amanda.
Sudah satu jam Elle dan yang lainnya menunggu tapi Jimmy belum juga turun.
"Kemana sih tu orang, lama sekali. Aku sudah lapar honey" kata Elle sambil bersandar pada bahu Arc.
"Sabar sayang, nanti kita makan yang banyak di mansion mommy." kata Arc mengelus perut Elle.
Jimmy turun dari tangga dan menghampiri mereka semua yang ada dibawah.
"Ayo cepat, kasihan calon istriku menunggu lama. Kau juga Elle jangan bersandar terus didekat suamimu cepat jalan." kata Jimmy dan pergi menuju mobilnya.
"Dasar Abang durhaka." teriak Elle kepada Jimmy
Bersambung.....
__ADS_1