Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bab22~Pulih~


__ADS_3

Untuk mu yang setia dan baik hati , tolong tinggalkan jejak nya yaπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


Salam dari Wati bawwel πŸ₯°


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Dua hari berlalu ,kini Ica sudah di perbolehkan pulang , Ratna dan Ica tengah bersiap, " Bu ,kak Zidan belum datang??" , tanya Ifan ," nak Zidan sudah datang dari tadi , sekarang lagi ngurus administrasi" jawab Ratna seadanya.


" Apa udah siap??" suara Zidan tiba-tiba terdengar, "udah mas" jawab Ica di iringi senyuman manisnya. "sini Bu ,biar saya aja yang bawa " Zidan mengambil tas yang berisi baju ganti sewaktu menginap di rumah sakit.


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Mereka pun telah sampai di rumah, "terimakasih banyak mas, oh ya , berapa total biayanya mas??" ucap Ica hati -hati ,ia tak ingin kekasihnya tersinggung,ia hanya merasa segan Zidan sudah banyak membantu .


" Kamu jangan bertanya seperti itu, apapun yang mas berikan dan lakukan ,mas ikhlas" terang Zidan, Ica merasa terharu mendengar penuturan Zidan.


"Maaf mas , sekali lagi terima kasih banyak" Ica tersenyum manis, "sekarang kita makan dulu , ayo Bu ,Ifan " Zidan membuka makanan yang sempat ia beli tadi , "wah,,,,, banyak banget kak Zidan makanan nya, " Ifan langsung mengambil makanan tersebut karena sedari tadi perutnya terus demo🀭.


Ica geleng geleng kepala melihat adiknya, "ibu mau makan apa, biar Ica yang ambil," ucap Ica, " ikan sama sayur aja nak" jawab Ratna ,Ica pun mengambil apa yang Ratna mau , "mas mau sama apa ,biar Ica sekalian ambil" ,tawar ica , "eemmm , daging sama sayur saja "ucap Zidan .


Ica pun mengambil kembali apa yang Zidan mau , "kak , besok aku ikut lomba sekabupaten," ucap Ifan, "masya Alloh, semoga berhasil de" ucap Ica tulus ,"aamiin 🀲" jawab Ifan ,


"Persiapkan materi yang akan digunakan ketika lomba" tutur Zidan, "baik kak Zidan" Ifan bertekad untuk menjadi pemenang dalam lomba tersebut,ia ingin membanggakan keluarga nya, "ya tuhan izinkan aku menjadi seorang yang sukses suatu saat nanti" batin Ifan.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Sindi tengah bersiap untuk pergi ke rumah Ica , "mami ,aku pamit mau lihat Ica" ucap Sindi , "apa Ica sudah di bawa pulang??" tanya Sinta , "sudah Bu tadi pagi ,Ica sempat ngasih kabar, " terang Sindi , "kalau begitu mami ikut , tunggu sebentar ,mami siap - siap dulu."


Sindi dan Sinta pun berangkat ,di tengah perjalanan mereka berhenti di sebuah toko buah-buahan , Sinta membeli parsel buahnya untuk buah tangan.


πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ

__ADS_1


Di tempat lain


"Hari ini ,Ica sudah pulang ,ya ampun gue kesiangan" gerutu firman,ia melihat pesan dari Ica,. "kalau begini ,gue jadi nggak tau rumahnya," sesal firman.


"Gimana pun caranya gue ,harus tau rumahnya" firman menyeringai.


******


Sementara itu di kantor polisi,


"sial, aku malah terjebak disini, kamu telah menggagalkan rencana ku Zidan, kamu tidak melihat aku sangat mencintaimu, itu semua gara -gara kamu Anisa ,awas saja ketika aku bebas ,aku akan buat perhitungan" Mira tersenyum licik.


Sementara mahasiswi yang terlibat langsung di keluarkan oleh pihak kampus.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Kediaman Ratna, setelah acara makan selesai ,Ica membereskan semuanya, "nak biar ibu saja yang beresin , istirahatlah" tawar Ratna ,Ica tersenyum kearah ibunya ," tidak bu ,biar Ica aja ,ibu istirahatlah" bujuk Ica ,"tapi nak" tolak Ratna , tanpa berbicara Ica menggiring ibunya untuk istirahat.


Kamu begitu sangat menyayangi nya ,mas makin cinta" batin Zidan ,ia melihat bagaimana Ica memperlakukan ibunya dengan penuh kasih sayang, andai orangtuanya tidak egois , mungkin ia akan memperlakukan mereka seperti itu juga.


Drrttt drrttt ponsel Zidan berbunyi "halo assalamu'alaikum nek" ucap Zidan , "kamu kemana saja cucuku ,selama tiga hari kamu nggak ngasih kabar" keluh nenek zia , Zidan menepuk keningnya "aduh nek maaf Zidan lupa. " tutur Zidan .


Nenek Zia merasa heran, karena Zidan tak pernah seperti itu meskipun sedang sibuk sekalipun,Zidan selalu memberi kabar ,ia tau ada yang di tutupi oleh cucunya.


"Kamu sekarang di mana??" tanya nenek zia ,"di rumah Ica nek" terang Zidan , "jemput nenek sekarang, nenek kangen ingin bertemu dengan calon cucuku," celoteh nenek Zia , "tapi nek, halo nek, aduh di matiin lagi" gerutu Zidan.


Zidan memang merahasiakan kejadian itu, karena permintaan Ica yang tak ingin nenek dan kakeknya khawatir, "kenapa kak Zidan nampak gelisah??" tanya Ifan selidik.


"Kak Zidan bingung , kalau nenek sampai tau kejadian kemarin, kakak mu bisa marah" keluh Zidan , "kak Zidan tenang aja ,kak Ica nggak akan Setega itu kok" terang Ifan ,ia sudah tau sipat kakaknya."benarkah" tanya Zidan ,Ifan mengangguk .


Tanpa menunggu lama, Zidan berjalan menuju dimana mobilnya berada ,ia langsung tancap gas menuju mantion utama.

__ADS_1


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Zidan telah sampai di mantion utama


"assalamu'alaikum nek" Zidan mencium tangan neneknya ,"wa'alaikum salam, dasar anak bandel ,. "nenek Zia menjewer telinga Zidan .


"Ampun nek" Zidan meringis kesakitan ,"selama tiga hari ini apa yang kamu lakukan" nenek Zia mengintrogasi, Zidan lalu menceritakan semuanya , nenek zia merasa terkejut ia menutup mulutnya.


"Siapa yang sudah tega melakukan hal itu" tanya nenek Zia ,"seorang dosen yang terobsesi dengan ku nek,ini semua salahku" jawab Zidan sambil tertunduk, "ini semua bukan salah mu cucuku" nenek Zia mengusap tangan Zidan.


"Ayo sekarang , antar nenek kerumah Ica" ucap nenek Zia ,"apa kakek nggak ikut" Zidan celengak celinguk mencari sosok kakek zean. "kakek mu sedang istirahat ,ayo cepet , kita berangkat" ucap nenek Zia ,ia sudah tidak sabar untuk melihat keadaan calon cucunya.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Sinta dan Sindi sudah sampai di depan rumah Ica ,. "assalamu'alaikum " ucap Sinta , "wa'alaikum salam, tunggu sebentar" Ica yang baru saja rebahan karena selesai beres- beres , langsung bangun dan bergegas menuju pintu ceklek,,,,.


"Bu Sinta ,Sindi silahkan masuk" Ica mempersilahkan mereka ,"terimakasih" ucap Sinta dan Sindi bersamaan. "ca gimana, apa udah mendingan" tanya sindi ,"alhamdulilah sin , sekarang jauh lebih baik" terang Ica ,"syukurlah " ucap Sindi.


Ica lalu pergi ke dapur untuk mengambil minuman , "silahkan di minum dulu" Ica menyodorkan teh hangat, "terimakasih ca, eemm oh ya ,di mana Bu Ratna dari tadi saya nggak lihat" tanya Sinta .


"Ibu ada di dalam " jawab Ica ,"apa boleh ibu menemuinya ,ibu pengen ngobrol sama beliau" ucap Sindi ,"boleh Bu ,mari Ica antar" tawar Ica lalu Sinta dan Ica pun berjalan menuju kamar Ratna.


Tok tok tok tok,,,,, "Bu, ini ada Bu Sinta." ucap Ica . Ratna yang kebetulan sedang merapikan pakaian , sejenak berhenti lalu membuka pintu kamar .


Ceklek,,, "Bu Sinta silahkan masuk Bu" ucap Ratna ramah ,"terimakasih Bu ,apa tidak menggangu" tanya Sinta , Ratna tersenyum manis " tidak bu ,justru saya senang Bu Sinta mau mampir ke rumah saya" terang Ratna ,dan mereka pun bercerita tentang kehidupan nya masing-masing.


Ica kemudian kembali menemani Sindi ," ca ada yang mau aku tanyakan ,tapi kamu jangan tersinggung ya😊" ucap Sindi sambil tersenyum manis kearah Ica.


Kira kira apa ya yang akan di tanyakan sindi? penasaran πŸ€” ikuti terus kisah nya yaπŸ₯°


❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️❀️

__ADS_1


JANGAN LUPA DUKUNGAN NYA YA ❀️


SEE YOU πŸ–οΈπŸ–οΈπŸ–οΈ


__ADS_2