Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Tidur Bersama


__ADS_3

Setelah kepergian Elle dan Arc, Kayo memerintahkan para anggotanya untuk melakukan apa yang dikatakan Tuan Arc.


Kayo langsung keluar dari ruangan tersebut dan akan kembali kedalam kamarnya, dia tidak menyadari jika seseorang sedang mengikutinya menuju kamarnya.


"Hihihihi aku akan tidur dengan kesayanganku malam ini." batin seseorang tersebut yang tidak lain adalah Boy.


Kayo langsung membuka pintu kamarnya, saat masuk kedalam boy juga langsung masuk membuat Kayo terkejut.


"Apa yang kau lakukan." kata Kayo saat melihat Boy masuk kedalam kamarnya.


"Aku mau tidur sayang, aku sudah mengantuk." kata Boy santai


"Kalau kau mengantuk tidur dikamar mu." kata Kayo


"Aku tidak mau aku mau tidur bersamamu." kata Boy


"Keluar sekarang juga atau aku tidak akan mau lagi berjumpa denganmu." kata Kayo


"Tidak mau." kata Boy dan langsung duduk di sofa yang ada didalam kamar Kayo.


"Dasar, terserah kau mau apa." kata Kayo dan langsung masuk kedalam kamar mandi.


Boy yang melihat Kayo masuk kedalam kamar mandi langsung menuju ranjang Kayo, dan langsung berbaring di atasnya.


"nyaman sekali" kata Boy saat berbaring di ranjang Kayo.


Tiba-tiba ponsel Kayo berbunyi, Boy membiarkan saja tapi ponsel itu berbunyi kembali terpaksa Boy mengambilnya dan melihat siapa yang menelpon.


"Tuan Raiden." kata Boy


Melihat siapa yang menelpon kekasihnya, Boy langsung mengangkatnya.


📞Raiden


Kayo

__ADS_1


📞 Boy


Kayo sedang mandi


📞Raiden


Mengapa ponsel Kayo ada padamu, kau siapa


📞 Boy


Karena dia kekasihku


📞Raiden


Tidak mungkin, Kayo hanya milikku.


📞 Boy


Enak saja kau mengaku dia adalah milikmu, dia itu kekasihku saat ini saja aku sedang berada didalam kamarnya. Jadi jangan pernah menelpon kekasihku lagi.


"Aku tidak akan membiarkan orang lain merebut apa yang menjadi milikku di ambil orang lain. Rasakan kau tidak akan bisa lagi menghubungi kekasihku." kata Boy setelah memblokir nomor Raiden dan langsung meletakkan ponsel Kayo kembali pada tempatnya.


Baru saja Boy meletakkan ponsel Kayo di tempatnya, pintu kamar mandi terbuka dan keluarlah Kayo yang sudah terlihat segar karena sudah mandi.


"Apa yang kau lakukan" kata Kayo saat melihat Boy yang seperti gugup karena melakukan sesuatu.


"Tidak ada sayang, aku hanya ingin mandi." kata boy


"Sebaiknya, kau pergi ke kamarmu. Aku tidak mau melihat wajahmu." kata Kayo


"Aku tidak mau, aku mau tidur di sini Titik." kata Boy


"Terserah kau saja, tapi kau hanya boleh tidur di sofa jadi turun dari ranjang ku sekarang juga." kata Kayo sambil melototkan matanya kepada Boy.


"Baiklah sayang, tapi apa kau tidak kasihan dengan tubuhku yang sexy ini harus tidur di sofa." kata Boy sambil beranjak turun dari ranjang milik Kayo.

__ADS_1


"Benarkah, aku tidak tertarik dengan tubuhmu itu." kata Kayo langsung membaringkan tubuhnya di ranjangnya.


"Apa kau yakin." kata Boy membuka baju kemejanya dan menampilkan perut roti sobeknya. Dan berpose seperti model yang bergaya memperlihatkan perutnya.


"Lihat sayang betapa rapinya kotak-kotak yang ada di perutku ini, kau bisa memegangnya." kata Boy sambil menghampiri Kayo


Kayo yang melihat itu membuatnya susah menelan air liurnya, karena Boy yang kelihatan sangat sexy tapi dia tidak mau sampai Boy tau jika Kayo menyukai perutnya itu pasti Boy akan semakin besar kepalanya.


"Dasar mafia perjaka narsis, pergi sana." kata Kayo langsung menutup tubuhnya dengan selimut.


"Ya Tuhan, jantungku bisa-bisa meledak kalau berdekatan terus dengannya." batin Kayo.


"Sayang" kata Boy


"Kau bilang mau mandi, pergi sana. Jangan membuat keributan di kamarku." kata Kayo yang masih ada di bawah selimutnya.


"Iya sayang." kata Boy dan langsung pergi kekamar mandi.


Setelah Kayo mendengar pintu yang dibuka kemudian ditutup kembali, Kayo membuka selimutnya dan tidak melihat Boy berada disana.


"Dasar mafia perjaka mesum itu, bisa-bisa aku lepas kontrol jika dia berdekatan dengan aku terus." kata Kayo dan langsung memejamkan matanya untuk tidur.


Setelah satu jam Boy keluar dari kamar mandi karena sudah selesai mandi berendam karena dia merasa gerah.


"sayang aku ti-" perkataan Boy terhenti ketika tidak melihat Kayo yang sudah tertidur di atas ranjangnya.


"Bagus dia sudah tidur, aku bisa tidur di dekatnya, tapi aku tidak mempunyai pakaian. Aku ini seperti orang miskin saja." kata Boy dan pergi kekamar ganti Kayo dan memakai celana milik Kayo yang menurutnya pas untuknya karena tidak mungkin dia tidak memakai apa pun.


Setelah itu, Boy langsung naik keatas ranjang Kayo dengan perlahan agar wanita kesayangannya itu tidak terbangun. Setelah pas berada disisi Kayo Boy langsung tersenyum senang karena bisa tidur didekat Kayo.


"Kau adalah milikku, jadi tidak akan aku biarkan orang lain mengambil yang sudah menjadi milikku." batin Boy dan langsung memeluk Kayo "Aku suka dengan bau tubuhmu sayang" kata Boy dan semakin erat memeluk Kayo, bahkan orang yang di peluk juga membalas pelukan Boy membuatnya semakin tersenyum lebar.


Saat beberapa saat boy juga menyusul Kayo ke alam mimpi. Seseorang masuk kedalam kamar Kayo dan melihat itu langsung menutup mulutnya seketika itu juga langsung mengeluarkan ponselnya dan memotret apa yang dia lihat. Setelah itu langsung keluar dari kamar Kayo.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2