Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Apa Yang Terjadi


__ADS_3

Setelah meninggalkan Raiden, Elle dan Kayo pergi ke ruang kerja ya katika Egon menghubungi Kayo karena ada hal penting yang harus disampaikan pada nona mereka.


Saat sudah sampai Egon langsung menyambut kedatangan nona ya.


"Nona" kata Egon


"Apa kau sudah mendapatkan apa yang aku inginkan." kata Elle sambil duduk


"Sudah nona, kami mendapat semua informasi tentang siapa yang telah membayar anggota tersebut untuk membunuh Tuan Jiazhen dan dimana markas kelompok tersebut." kata Egon sambil meletakkan sebuah data tentang orang-orang tersebut.


"Lanjut" kata Elle


"Yang memerintah mereka untuk membunuh Tuan Jiazhen adalah anak angkat sekaligus paman Anda nona." kata Egon


"Dia bukan pamanku Egon, dia hanya parasit, benalu yang menumpang jadi sebut dirinya dengan kata parasit." kata Elle.l


"Baik nona, dan kelompok yang menerima tawaran tersebut hanyalah kelompok kecil dan kami sudah mengetahui dimana markas kelompok tersebut nona. kata Egon kembali.


"Baiklah, apa semua data tentang orang-orang tersebut sudah lengkap disini" kata Elle menunjuk file yang berisi tentang data orang-orang tersebut.


"Sudah nona, kami sudah mengambil semua data tentang keluarga parasit tersebut dan juga beberapa photo keluarga tersebut." kata Egon menjelaskan.


Mendengar itu Elle membuka file tersebut dan melihat tampang parasit yang tidak tau diri tersebut karena sudah diberi tumpangan malah ingin lebih dari itu.


"Jadi ini tampang parasit tersebut." kata Elle dan diangguki Egon. "Lebih tampan seekor monyet daripada dirinya." kata Elle kembali sedangkan Egon dan Kayo hanya mendengarkan perkataan nona mereka.


Saat Elle membalik pada lembar selanjutnya membuat Elle langsung merasakan sakit yang teramat pada kepala dan dadanya membuat wajah Elle seketika pucat.


Kayo yang melihat perubahan pada wajah nona ya langsung menanyakan ya.


"Apa nona baik-baik saja." kata Kayo, tapi tidak ada sahutan dari Elle malah air mata dan juga isak tangis yang mereka dengar membuat Kayo dan Egon menjadi khawatir.


"Nona" kata Kayo kembali sambil memegang pundak nona nya agar merespon panggilannya tapi tidak ada.


Elle semakin menangis dan juga merasa sesak didalam dadanya. Hati Elle seperti diremas dengan kuat membuatnya kesakitan.


"Akhhhhhhhh" kata Elle sambil memegang dadanya.

__ADS_1


Melihat hal tersebut Egon langsung menggendong nona ya menuju kamar Elle. Saat keluar dari ruangan tersebut Arc masuk kedalam mansion. Melihat Egon menggendong istrinya membuat Arc berteriak dengan kencang.


"Kenapa kau menggendong istriku hah." teriak Arc tapi tak dipedulikan Egon dan terus membawa Elle menuju kamarnya.


Melihat itu Arc semakin marah, dia mengejar Egon yang sedang menggendong Elle, dan pada saat didekat Egon dan ingin menghajarnya dia mendengar suara lirih Elle seperti kesakitan membuatnya semakin panik.


Setelah masuk kedalam kamar nona ya, Egon langsung membaringkan Elle yang masih meremas dadanya dan masih merintih kesakitan.


"Apa yang terjadi" kata Arc saat sudah disamping istrinya, saat Egon ingin menjawab Kayo datang bersama dengan Hiro dan juga Eiji dengan membawa peralatannya.


Setelah melihat keadaan itu, Hiro langsung menyuntikkan obat pereda sakit yang tentunya aman untuk wanita hamil.


Setelah menyuntikan itu, Elle berangsur-angsur tenang dan terlelap.


"Sebenarnya apa yang terjadi, mengapa istriku bisa kesakitan seperti itu." kata Arc sambil mendekati istrinya yang sudah tertidur.


"Kami hanya membicarakan masalah orang yang telah menyerang kakek Jiazhen, dan saat melihat file yang berisi data-data orang tersebut nona tiba-tiba merasa kesakitan Tuan." kata Egon menjelaskan.


"Apa dia baik-baik saja" kata Arc sambil memandang Hiro.


"Iya tuan, nona akan baik-baik saja. Setelah nona bangun kita akan melakukan pemeriksaan ditubuh nona." kata Hiro.


"Sweety bangunlah, apa yang sebenarnya terjadi padamu." kata Arc dan mencium kening Elle.


Tengah malam seluruh badan Elle mengeluarkan keringat dan juga menggigil, Arc yang merasa terganggu tidurnya langsung terbangun. Saat melihat ke arah samping dilihatnya Elle yang sudah seperti mandi, keringatnya sudah keluar banyak dan juga badannya yang menggigil melihat itu Arc langsung bangun dari baringnya.


"Sweety, hei bangun. Mengapa kau seperti ini. Sweety Bagun." kata Arc menepuk-nepuk pipi Elle tapi tidak membuatnya terbangun.


Melihat itu Arc langsung keluar untuk memanggil Mama Amanda.


"Ma, Mama buka pintunya." teriak Arc didepan pintu Mama Amanda serta mengetuknya dengan kuat.


Mama Amanda yang merasa terganggu langsung bangun dan membuka pintu yang di ketuk oleh Arc.


"Apa apa arc" kata Mama Amanda saat sudah membuka pintu.


"Ma, Elle ma dia menggigil dan badannya penuh dengan keringat." kata Arc mendengar itu Mama Amanda langsung berlari dan menuju kamar Elle.

__ADS_1


Saat masuk Mama melihat Elle yang masih menggigil dan juga mengeluarkan banyak keringat langsung menghampirinya. Melihat kondisi Elle seperti itu Mama Amanda langsung pergi keruang pakaian untuk mengganti pakaian Elle yang lebih tipis tapi juga dapat menyerap keringat. Mama Amanda langsung memberikannya kepada Arc untuk dipakaikan kepada Elle.


"Ganti baju Elle dan pakaikan ini." kata Mama Amanda, Arc langsung mengambilnya dan mengganti pakaian Elle.


Mama memanggil kepala pelayan melalui sambungan telpon agar membawa obat demam.


"Ini arc, minumkan pada Elle ini aman untuk wanita hamil." kata Mama Amanda setelah kepala pelayan membawa apa yang diinginkannya.


"Tenanglah, Elle akan baik-baik saja." kata Mama Amanda.


"Iya ma." kata Arc Tampa melihat Mama Amanda


Mama Amanda masih didalam kamar Elle dan Arc untuk memastikan keadaan Elle, sedangkan Arc duduk di sisi ranjang dan terus memandang Elle. Keadaan Elle sudah membaik dan keringatnya sudah berkurang.


"Arc mama, kembali kekamar ya, nanti panggil saja Mama jika sesuatu terjadi lagi." kata Mama Amanda


"Iya ma, terimakasih." kata Arc


"Kalian anak mama, jadi mama harus menjaga kalian. Tidurlah lagi Elle pasti baik-baik saja." kata Mama Amanda dan diangguki Arc.


Pagi hari ya Elle terbangun lebih dulu, Elle merasakan jika tangannya digenggam oleh seseorang yang tidak lain adalah suaminya Arc.


"Kasihan, pasti dia menjagaku semalaman." kata Elle sambil mengelus rambut Arc, merasa terganggu tidurnya Arc bangun dan mendapati istrinya yang sudah terbangun. Elle menampakkan senyumnya kepada Arc, melihat itu Arc langsung memeluk Elle dengan erat.


"Jangan pernah meninggalkan aku Elle, kau adalah segalanya untukku." kata Arc dengan suara yang bergetar


"Iya, aku janji akan selalu bersamamu." kata Elle dan tiba-tiba saja perutnya berbunyi membuat mereka tertawa.


"Apa kau lapar Sweety." kata Arc


"Iya, aku sangat lapar. Aku mau makan stik daging." kata Elle dengan liur yang hampir menetes.


"Tapi kau baru sembuh Sweety." kata Arc


"Aku tetap mau makan stik. Titik." kata Elle menekankan kata titik.


"Baiklah demi kamu Dan baby." kata Arc dan langsung menelpon kepala pelayan untuk membuatkan apa yang diinginkan istrinya.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2