Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Kado


__ADS_3

Di negara C, tepatnya disebuah mansion seorang wanita heran karena didepan mansion ya terdapat sebuah kado besar.


"Siapa yang mengirim ini." kata wanita itu bertanya pada para penjaga.


"Tidak tau nona, tapi disini ada sebuah surat yang ditujukan untuk tuan Shen." kata penjaga tersebut sambil menyodorkan sebuah kertas.


"Benar ini untuk suamiku." kata Nuan. "Aku akan memanggil suamiku, kau bawa masuk kado besar ini kedalam." kata Nuan


Nuan langsung menemui suaminya yang ada di ruang kerjanya. Setelah mendapat sahutan dari suaminya, Nuan langsung masuk kedalam.


"Ada apa sayang?" kata Shen sambil mengerjakan pekerjaannya.


"Ada kado untukmu, sangat besar di luar." kata Nuan sambil menghampiri suaminya.


"Kado!!! dari siapa." kata Shen


"Tidak tau sayang, yang aku baca di kertas yang dikirim bersama kado itu untukmu." kata Nuan sambil memberikan kertas itu.


Shen langsung mengambil kertas itu yang bertuliskan


......Untuk Tuan Shen yang terhormat......


...Semoga Anda menyukai kado dari saya...


...Tertanda...


...E.S...


Setelah membaca isi dalam kertas itu, Shen langsung bangkit dari kursinya dan keluar dari ruang kerjanya di ikuti oleh Nuan.


"Dimana kado itu?" kata Shen kepada istrinya


"Diruang tamu." kata Nuan "Sayang kira-kira apa isinya, kado itu sangat besar apa sebuah guci antik atau yang lainnya." kata Nuan kembali


"Entahlah, kita lihat saja apa isi kado itu." kata Shen.


Setelah sampai di ruang tamu tuan Shen dapat melihat ukuran kado yang sangat besar, dia jadi penasaran dengan isi yang ada didalam kado itu sehingga dia memerintahkan kepada para pelayannya untuk membuka kado itu.

__ADS_1


"Kalian berdua cepat buka kado ini " kata Shen kepada dua pelayan wanita yang ada di ruang tamu.


"Baik tuan" kata dua pelayan serempak.


Saat setelah dibuka, dua pelayan itu langsung terduduk di lantai dan pingsan seketika setelah melihat isi didalam kado tersebut. Dimana sebuah kotak yang terbuat dari kaca tebal yang didalamnya terdapat sesuatu yang sangat menggerikan. Potongan tangan yang terpisah dari badannya, kaki yang sudah tersayat-sayat dan usus yang terburai keluar dari perutnya dan terdapat satu pria yang masih hidup tapi dalam kondisi yang sangat menggerikan karena sekujur tubuhnya penuh dengan luka dan juga sayatan.


Mulut yang sudah terkoyak sampai ke telinga, sungguh pemandangan yang sangat menggerikan.


"Aaaakkhh" teriak Nuan dan langsung pingsan.


Shen yang melihat itu sangat ketakutan, dan ketika melihat istrinya pingsan langsung berteriak memanggil para penjaga.


"Penjaga" teriak Shen dan langsung mengangkat istrinya dan meletakkannya di sofa yang ada di ruang tamu. Setelah beberapa saat kemudian para penjaga datang menemui tuannya.


Saat mereka sampai mereka terkejut melihat apa yang terjadi, dimana sebuah kotak kaca yang didalamnya terdapat hal yang menjijikkan.


"Singkirkan benda menjijikkan itu" kata Shen menunjuk kotak kaca tersebut.


"Baik Tuan." kata para penjaga.


Saat para penjaga tersebut bermaksud ingin menyingkirkan kotak kaca tiba-tiba saja sebuah layar muncul di atas kotak kaca dan sebuah rekaman terputar sendiri.


Elle yang sudah memakai topeng langsung mendatangi salah seorang pria yang mengikuti kakeknya.


"Apa kau ingin bersenang-senang." kata Elle


"Lepaskan aku." teriak pria itu didepan wajah Elle.


"Hei jangan berteriak, aku belum memulai permainan kau sudah berteriak." kata Elle


"Hei paman Shen, apa sekarang kau sedang melihatku. Maaf aku memakai topeng karena aku tidak ingin wajahku yang cantik ini dilihat oleh mu, bisa-bisa wajahku akan kehilangan cantiknya saat kau melihatnya." kata Elle sambil tertawa cekikikan.


"Aku akan menunjukkan permainan yang sangat bagus paman, lihatlah." kata Elle sambil melihat kearah kamera yang telah diletakkan Egon tepat didepan Elle.


Setelah memberi sambutan kepada pamannya, Elle langsung menghampiri salah satu pria yang dirantai.


"Apa kau mau bermain denganku." kata Elle

__ADS_1


"Cih, aku tidak Sudi." kata pria itu dan meludah kearah Elle


"Sayang sekali, aku ingin bermain denganmu.


"Aku tidak mau, dasar ja*ang" teriak pria itu


"Kurang ajar" kata Elle dan langsung merobek mulut pria itu sampai ke telinga.


"Ini ganjaran pada orang yang telah mengatai ku dengan sebutan ja*ang." kata Elle


Elle langsung mengambil cambuk yang berada diatas meja. Dan langsung mencambuk tiga pria itu secara bergantian menimbulkan suara kesakitan yang sangat mendayu ditelinga Elle


Setelah puas mencambuk ketiga pria tersebut Elle menghampiri salah satu pria dan memotong tangan dan kakinya menggunakan katana yang sangat tajam membuat tangan dan kaki pria itu putus dan mengeluarkan darah yang banyak.


"Dasar iblis" kata salah satu pria itu, Elle yang mendengar perkataan pria itu menyeringai dan langsung. menghampirinya.


"Apa yang kau katakan tadi." kata Elle sambil mengangkat wajah pria itu dengan ujung katana ya.


"Dasar iblis" kata pria itu dengan lemah


"Hahahaha ya aku memang iblis, iblis yang mencabut nyawamu yang tak berguna itu." kata Elle dengan tertawa senang dan langsung membela perut pria tersebut yang membuat usus ya terburai keluar dari perutnya.


Para anggota Elle, sudah terbiasa melihat itu.


Bagi mereka itu adalah sesuatu yang pantas didapat oleh tiga pria tersebut.


"Sangat mengasikkan, terimakasih telah mengirim mainan untukku paman. Lain kali kita akan bermain bersama." kata Elle sambil melihat kearah kamera.


Isi rekaman berakhir.


"Bang*at, dasar anak sialan. Lihat saja akan aku bunuh dia dan juga kakek tua itu." teriak Shen sambil melempar barang kearah kaca tersebut. Tiba-tiba pria yang masih hidup tersebut meledak membuat kotak kaca tersebut pecah dan tubuhnya hancur berhamburan mengenai lantai di dalam mansion tersebut.


"Akhkkkkk" teriak Shen "Cepat bersihkan dan buang sisa tubuh menjijikkan itu." teriak shen kepada para penjaga.


Sedangkan seorang wanita yang sedang dimaki oleh Shen sedang senang ketika melihat wajah orang yang telah mengganggunya.


"Tenanglah, sebentar lagi aku akan bermain denganmu." kata Elle sambil mematikan leptop ya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2