Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Masuk Neraka


__ADS_3

Elle yang sedang menunggu Jimmy, karena Mama Amanda harus pulang bersama Carl. Sudah 2 hari Jimmy belum juga sadar, Marsha selalu datang setiap hari untuk melihat keadaan Jimmy. Sesaat kemudian Egon datang keruangan Jimmy untuk melaporkan tentang kecelakaan Jimmy.


"Permisi nona." kata Egon


"Apa kalian sudah tau siapa dalang dalam kecelakaan tersebut." kata Elle sambil memandang Jimmy yang masih betah terbaring dengan tidurnya.


"Iya nona, kami telah menemukan orang mengendarai truk yang telah menabrak mobil Tuan Jimmy, dia sudah berada di markas kita nona." kata Egon.


"Hemmm" kata Elle sambil keluar dari ruang Jimmy. "Aku akan keluar sebentar, kalian jaga Abang ku." kata Elle kepada para bodyguard yang berjaga-jaga diluar ruangan Jimmy.


"Baik nona" kata mereka serempak.


Elle beserta Egon dan Kayo langsung menuju markasnya, diperjalanan ponsel Elle berbunyi. Mendengar itu Elle langsung mengangkatnya karena dia tau yang menelponnya adalah suaminya.


๐Ÿ“žElle


Hemmm


๐Ÿ“ž Arc


Sweety bagaimana keadaan Jimmy? apa ada perkembangannya


๐Ÿ“žElle


Belum masih seperti kemarin


๐Ÿ“ž Arc


Apa kau sudah mengetahui siapa yang melakukan itu kepada Jimmy


๐Ÿ“žElle


Sudah honey, ini aku mau ke markas untuk menemui orang yang menabraknya dan menanyakan dalang dari kecelakaan itu.


๐Ÿ“ž Arc


Baiklah, aku juga akan ke sana sweety

__ADS_1


๐Ÿ“žElle


Tidak usah, aku bisa mengatasinya honey. Aku yang akan membalas perbuatannya yang telah menyakiti keluargaku, jika aku tidak bisa mengatasinya aku akan meminta bantuan padamu honey.


๐Ÿ“ž Arc


Baiklah, hati-hati dijalan Sweety. Aku mencintaimu


๐Ÿ“žElle


Aku juga mencintai mu Sweety.


Setelah sambungan telpon terputus, aura yang Elle keluarkan berubah menggerika membuat Egon dan Kayo yang berada didepan merasa merinding karena aura yang dikeluarkan oleh nona mereka.


Setelah beberapa saat mereka sampai di markas mereka melalui jalan lain. Setelah melalui pemeriksaan sistem pengamanan markas mereka langsung masuk kedalamnya.


"Bawa orang tersebut langsung ketempat penyiksaan." kata Elle dengan aura dinginnya


"Baik nona." kata salah satu anggota Elle


"Kayo, ambil apa yang aku minta tadi." kata Elle kepada Kayo


Saat Elle sudah memasuki ruangan tersebut, terlihat seorang yang sedang di rantai disetiap tangan dan kakinya yang tepat berada ditengah ruangan penyiksaan dengan mata yang masih tertutup.


"Buka penutup matanya." kata Elle kepada anggotanya.


"Siapa kau" kata pria tersebut setelah penutup matanya dibuka.


"Kau tidak perlu tau siapa aku, siapa yang memerintahkan me membunuh Jimmy?" kata Elle


"Kau tidak perlu tau." kata pria tersebut


"Aku bilang siapa?" kata Elle dengan aura mencekamnya


"Ada apa ini kenapa aura wanita ini sangat menggerika" batin pria tersebut


"Kau tidak perlu tau siapa yang menyuruhku untuk membunuhnya." kata pria tersebut masih dengan kebungkamannya.

__ADS_1


"Kayo siram cairan itu di kakinya" kata Elle kepada Kayo yang sudah datang setelah mengambil apa yang diinginkan oleh nona ya. Kayo langsung menyiramkan cairan tersebut pada kaki pria tersebut.


"Hai apa yang kau lakukan hah?" teriak pria tersebut saat Kayo menyiram kakinya.


"Akhhkkk s...sakit kenapa kakiku." kata pria tersebut ketika merasakan panas pada kakinya. Pria tersebut langsung melihat kakinya yang disiram oleh Kayo. pria tersebut langsung tercengang ketika melihat kakinya seperti melepuh dan danging ya yang sedikit demi sedikit meleleh.


"Apa yang kau lakukan hah, apa yang kau siramkan dikaki ku akhhkkk." teriak pria tersebut


"Aku tanya siapa yang menyuruhmu membunuhnya." kata Elle kembali


"Aku tidak akan memberi tau mu siapa dia, sebelum kau membuat kaki ku utuh kembali." kata pria tersebut. "Ini semua gara-gara Tuan Derren aku menjadi seperti ini." batin pria tersebut, Elle yang mendengarnya mengepalkan tangannya.


"Akan aku buat kau menderita seratus kali lipat karena telah menyakiti keluargaku." batin Elle dengan aura yang mencekam membuat semua yang ada disitu merasa merinding.


Elle langsung berdiri dari duduknya dan mengambil sebuah pisau yang ada di deretan alat-alat penyiksaan. Setelah itu dia menghampiri pria tersebut.


"Apa yang ingin kau lakukan hah, lepas kan aku." teriak pria tersebut.


"Melepas mu, kau hanya bermimpi. Aku tidak akan melepaskan orang yang telah menyakiti keluargaku. Berani sekali kau menyakiti keluargaku." kata Elle kepada pria tersebut.


"Rasakan ini, ini karena kau telah membuat mata Abang ku belum terbuka" kata Elle setelah menusuk mata kiri pria tersebut.


"Ahkkkkk " teriak pria tersebut


"Dan ini untuk mata Mama ku yang telah mengeluarkan air matanya karena perbuatan mu." kata Elle setelah menancapkan pisau itu Dimata kanan pria tersebut


"Ahkkkkk s....sakit." kata pria tersebut


"Apa sakit? ini belum seberapa, kau telah membuat Abang ku koma. Karena itu rasakan ini dan masuklah kedalam neraka." kata Elle langsung menggores leher pria tersebut sampai mengeluarkan darah yang banyak.


Semua anggota Elle yang melihat peristiwa itu sangat takut pada nona ya, nona mereka bisa berubah menjadi monster saat keluarganya disakiti.


"Egon cincang dagingnya dan buang kelautan." kata Elle kepada Egon


"Baik nona." kata Egon sambil memerintahkan kepada anggota lainnya.


"Kayo kita ke ruangan Bromo dan Bianca" kata Elle sambil keluar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2