Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bertemu


__ADS_3

Setelah makan Kayo permisi untuk keluar dari ruangan karena mendapat telpon dari bawahannya.


"Nona saya permisi keluar sebentar." kata Kayo


"Pergilah." kata Elle


Setelah mendapat ijin Kayo langsung keluar dan mengangkat telpon dari bawahannya, saat sedang asyik menelpon seseorang memanggilnya.


"Hei Okina" kata seorang wanita, Kayo langsung menoleh kebelakang karena ada yang memanggil namanya yang dulu.


Saat menoleh Kayo melihat satu keluarga yang membuat darahnya mendidih ketika melihat wajah-wajah manusia serakah.


"Ohw...ternyata benar kau Okina, apa yang kau lakukan restoran mewah ini. Apa jangan-jangan kau sedang makan bersama langganan mu." kata wanita yang lebih muda.


"Jaga ucapan mu Aiko, sebelum aku merobek mulut kotor mu itu." kata Kayo dengan menahan marahnya.


"Hei kau, dasar wanita ja*ang, yang anakku katakan itu emang benar Pasti kau sedang bersama langganan mu." kata wanita lebih tua


"Iya betul itu Mama, pasti dia sedang bersama dengan pria tua hidung belang berperut buncit." kata Aiko.


"Sudah kalian jangan berdebat dengan sampah, biarkan saja apa yang dilakukannya. Lebih baik kita masuk kedalam ruangan, tamu kita sebentar lagi akan datang dari pada berbicara dengan sampah tak berguna." kata pria paruh baya.


"Benar, dia sama seperti orang tuanya yang bodoh, bodoh karena bisa kita tipu sehingga mati dengan sia-sia." kata wanita tua yang bernama Haruko.

__ADS_1


"Awas saja aku akan membalas perbuatan kalian, akan aku buat kalian menderita seribu kali lipat, sakit yang telah kalian berikan kepada keluarga ku." kata Kayo dengan kilatan amarah.


"Cih, kau tidak akan bisa menghancurkan ku. Karena kau hanya seorang ja*ang yang tak memiliki apapun, kau hanya mampu mendapatkan uang hanya dengan tubuhmu itu bagaimana bisa membalas kami, jangan bermimpi." kata Hakaku.


"Benar kau itu hanya seorang ja*ang rendahan." kata Aiko sambil mendorong Kayo, membuatnya terhuyung kebelakang untung saja ada yang menyambutnya dari belakang.


"Ada apa ini" kata pria tersebut.


"Tuan Boy, maaf hanya masalah kecil saja. Wanita ini tadi membuat anakku terjatuh dan tidak mau meminta maaf." kata Hakaku.


"Benar seperti itu" kata Boy kepada Kayo


"Lepas kan tanganmu." kata Kayo mendengar itu Boy langsung melepasnya.


Boy sudah melihat apa yang terjadi sebenarnya, dan ketika melihat Kayo akan terjatuh ketika didorong oleh Aiko secara tiba-tiba dia langsung berlari menyambut tubuh Kayo.


"Iya, kau harus sopan padanya." kata Haruko.


"Tidak apa, aku sudah biasa jika dengan sikapnya." kata Boy membuat Aiko dan orang tuanya heran mengapa Tuan boy mengatakan sudah biasa dengan sikap Okina/Kayo.


"Kenapa kau disini wan-"perkataan Boy langsung dipotong oleh Kayo


"Bukan urusanmu" kata Kayo dan langsung pergi dari hadapan mereka berempat.

__ADS_1


"Jika wanita berwajah datar itu ada disini berarti Elle juga berada disini, aku harus mengikutinya." batin Boy sambil melihat Kayo pergi.


"Tuan Boy, mari masuk kedalam." kata Hakaku kepada Boy, karena Tuan Hakaku mengundang Boy untuk makan malam bersama keluarganya.


"Maaf Tuan Hakaku, sepertinya saya tidak bisa lain waktu saja." kata Boy dan langsung pergi dari hadapan Hakaku dan keluarganya diikuti oleh asistennya.


"Berengsek, ini semua gara-gara wanita ja*ang itu, membuat rencana ku gagal." kata Tuan Hakaku.


"Maksud papa apa?" kata Haruko.


"Aku ingin anak kita menjalin hubungan dengannya, karena dia itu orang yang sangat berkuasa di negaranya." kata Hakaku


"Tenang saja papa, kita bisa melakukannya lain waktu." kata Haruko.


"Iya, lain kali kita akan mengundangnya lagi." kata Hakaku.


"Tapi aku tidak mau, aku sudah bersama Tuan Raiden pa." kata Aiko


"Iya tau, tapi Tuan Boy juga sangat kaya. Jika kau bisa bersamanya hidup kita semakin enak. Lagian Tuan Raiden itu pasti hanya bermain-main saja kau tau sendiri dia itu siapa di negara ini pria yang memiliki banyak kekasih. kata Hakaku


"Iya aku tau, tapi aku sangat menyukainya." kata Aiko.


"Terserah mu saja, tapi kau juga harus mendekati tuan Boy selagi dia berada dinegara ini karena papa dengar dia akan lama disini." kata Hakaku.

__ADS_1


"Iya" kata Aiko dengan malas.


Bersambung.....


__ADS_2