
Saat ini mereka sudah berada di bandara, mereka akan menuju jet pribadi milik kakek, karena Elle ingin menaiki jet kakek yang katanya sangat mewah.
Saat mereka baru saja naik satu langkah tangga pesawat sebuah suara mengejutkan mereka.
"Tunggu" teriak sebuah suara
"HOS hos hos t..tunggu." kata pria itu sambil ngos-ngosan dan saat sudah sampai didekat Elle dan rombongan.
"Ada apa" kata Arc
"Aku juga akan ikut." kata pria tersebut
"Aku tidak mengijinkan mu naik pesawat ini." kata Elle
"Jika begitu, aku akan membawa kekasihku bersamaku naik pesawat ku saja." kata pria itu sambil menarik pergelangan tangan Kayo, ya pria tersebut adalah Boy.
"Apa maksudmu, Aku ingin pulang bersama dengan nona ku." kata Kayo melepas tangan Boy.
"Tidak, kau harus pulang bersamaku, jika kau pulang bersama mereka kakek itu akan mengenalkan mu dengan cucu temannya. Kau adalah kekasihku." kata Boy.
"Kita tidak pernah berpacaran." kata Kayo
__ADS_1
"Pokoknya aku akan naik pesawat ini bersama dengan nya." kata Boy
"Jika kau mau naik juga." kata Elle
"Iya, aku tidak akan membiarkan pacarku diambil orang lain, aku juga sudah meninggalkan pekerjaan ku disini agar bisa bersamanya." kata Boy, membuat Elle tersenyum tipis.
"Aku sudah memutuskan jika wanita berwajah datar dan bar-bar itu sekarang adalah kekasihku." batin Boy sambil melihat Kayo.
"Tapi ada syaratnya?" kata Elle
"Apa, aku akan kabulkan syarat yang kau inginkan." kata Boy Tampa melihat Elle karena asyik memandang wajah Kayo yang sudah menatapnya horor.
"Akan aku buat dia menjadi milikku." batin Boy
"Baiklah" kata Boy yang tidak menyadari kesalahan yang telah dibuatnya karena asyik melihat Kayo.
"Naiklah dan tepati janjimu, jika tidak aku akan mengenalkan Kayo dengan teman cucu kakek. Dan mulai besok kau akan menjadi pelayan ku Dimansion." kata Elle sambil menyeringai karena Boy menyetujui syarat yang diajukannya.
"Baiklah aku akan menjadi pelayanmu selama satu bulan." kata Boy tapi tiba-tiba dia langsung memandang Elle. "Apa, m...menjadi pelayanmu." kata boy yang baru sadar syarat yang di ajukan Elle.
"Iya, cepat naik atau kau mau Kayo aku kenalkan dengan cucu teman kakek. Kakek bilang dia sangat tampan aku jadi ingin melihatnya." kata Elle yang tanpa sadar sudah membuat singa jantan yang ada disampingnya sudah mengeluarkan asap dari telinganya.
__ADS_1
"Baiklah." kata Boy sambil berjalan menghampiri Kayo.
"Tidak apa aku menjadi pelayan asal berdekatan dengan wanita berwajah datar dan bar-bar ini." batin Boy.
"Apa aku kurang Tampa" kata Arc tepat di telinga Elle.
"Mati aku, aku salah bicara." batin Elle dan langsung melihat suaminya yang ada disamping sambil memperlihatkan senyum andalannya.
"Lebih tampan kamu honey, ayo kita naik." kata Elle sambil membawa Arc naik kedalam pesawat.
"Awas kau Sweety, akan aku beri hukuman nanti saat sudah di dalam kamar. bisa-bisanya dirimu memuji pria lain saat kau memiliki suami yang tampan dan kaya raya ini." batin Arc, membuat Elle yang mendengar pikiran Arc langsung berwajah masam Pati dia tidak akan bisa istirahat didalam pesawat karena mendapat hukuman dari Arc.
Sedangkan Boy yang sudah masuk didalam pesawat selalu mengikuti kemana Kayo pergi.
"Tuan Boy mengapa anda duduk didekat saya, disini masih banyak kursi yang kosong." kata Kayo yang audah jengah dengan keberadaan Boy yang selalu mengikutinya.
"Aku ingin selalu bersama dengan mu sayang." kata Boy
"Dasar parasit." kata Kayo kepada Boy
"Iya aku memang parasit seperti yang kau katakan." kata Boy dan bersandar di bahu Kayo.
__ADS_1
"Bisa-bisa aku ketularan gila karena pria gila ini." batin Kayo.
Bersambung....