
Sekitar satu jam perjalanan, Kayo dan Boy sudah sampai di mansion Elle. Kayo langsung keluar dari mobil tepat saat mobil berhenti didepan pintu mansion tanpa menunggu Boy membukakan pintu.
Kayo langsung masuk dan melihat kedalam mansion, pertama yang dilihatnya adalah Mama Amanda yang sedang memasak untuk makan siang di dapur. Kayo langsung menyapanya
"Mama." kata Kayo
"Hei Kayo, lama tidak bertemu." kata Mama Amanda sambil memeluk Kayo yang telah menghampirinya.
"Sepertinya badanmu semakin gemuk" kata Mama Amanda karena sudah dua Minggu tidak melihat Kayo
"Tapi aku biasa saja. Dimana nona Elle" kata Kayo
"Elle sedang berada di taman hewannya." kata Mama Amanda
"Aku akan melihatnya." kata Kayo dan langsung pergi ke taman hewan yang ada di belakang mansion.
Sedangkan Elle saat ini sedang memberi makan hewan kesayangannya bersama dengan Carl.
"Aunty Kayo" teriak Carl saat melihat Kayo menghampiri mereka, Carl langsung berlari dan memeluk Kayo.
"Aunty sayang, cal lindu cekali." kata Carl sambil memeluk Kayo, dan saat melihat Boy yang sedang menghampiri mereka Carl langsung mencium pipi Kayo.
Cup
Boy yang melihat itu langsung berteriak dan berlari menuju istrinya.
"Yakkkkk dasar bajingan kecil menjauh dari istriku." teriak Boy
"Lepas" kata Boy saat sudah sampai didekat Carl dan juga Kayo
"Apa sih, dia masih anak-anak." kata Kayo sambil menatap Boy dengan tajam
"Tapi tetap saja dia seorang pria." kata Boy
"Apa sih, aunty cal lindu. Temani cal bobo ya." kata Carl sambil memegang tangan Kayo.
"Lepas, Elle lihat anak mu dia seperti pembinor." teriak Boy kearah Elle yang hanya tertawa melihat tingkah Boy.
"Biarkan saja, dia sudah biasa seperti itu dengan Kayo kadang juga mereka mandi bersama." kata Elle memanasi Boy
"Sayang, ayo kita pulang saja, aku tidak mau kau berdekatan dengan pembinor kecil ini." kata Boy sambil menarik tubuh Kayo kedalam pelukannya.
"Dasal pelit, My pisahkan aja aunty tantik Dali si jelek itu." kata Carl kepada Elle.
"Apa kau bilang dasar pembinor." kata Boy kepada Carl.
"My" kata Carl kepada Elle sambil memperlihatkan wajah sedihnya.
__ADS_1
"Sudah jangan pedulikan pria jelek ini, aunty Kayo tetap sayang padamu." kata Kayo yang menunjuk Boy yang dikatakan jelek.
"Sayang, apa kau tak melihat wajah tampanku ini. Apa perlu aku bertelanjang agar memperlihatkan betapa indahnya wajah dan tubuhku ini." kata Boy.
"Cih...narsis." kata Elle sambil mengelus kepala Carl. "Carl sayang, ayo kita masuk sebentar lagi Daddy pulang kita akan makan siang." kata Elle sambil membawa Carl masuk kedalam mansion.
"Lepas Boy, kau itu bau." kata Kayo yang melepaskan diri dari pelukan Boy karena bau Boy yang tidak nyaman di hidungnya, terlepas dari Boy Kayo langsung pergi dari sana dan menyusul nonanya dan Carl.
"Apa badanku bau" kata Boy sambil mengendus ketiaknya. "Tapi aku memakai parfum seperti biasanya." kata Boy sambil berjalan memasuki mansion Elle.
Saat masuk kedalam mansion Boy melihat bukan hanya ada Elle dan lainnya tapi juga ada Marsha dan juga Jimmy.
"Kau disini." kata Boy saat sudah mendekat pada Jimmy
"Iya, istriku sudah rindu dengan Carl." kata Jimmy
"Cih, sebaiknya kau jauhkan istrimu dari pembinor kecil itu." kata Boy membuat Jimmy mengerutkan alisnya
"Maksudku Carl." kata Boy, mendengar perkataan Boy Jimmy langsung tertawa
"Hahaha, ada-ada saja kau ini dia itu masih kecil." kata Jimmy
"Terserah kau saja, kau lihat saja nanti.Istrimu akan langsung menempel padanya dan tidak akan mempedulikan mu lagi." kata Boy langsung duduk didekat Kayo yang ada di meja makan.
Tidak begitu lama Arc sudah datang dari perusahaan, setelah itu mereka makan bersama karena sudah lama mereka tidak makan bersama.
Setelah selesai makan mereka langsung menuju ruang keluarga untuk mengobrol karena Arc tidak akan pergi lagi ke perusahaan. Saat sedang asyik mengobrol ponsel Boy berbunyi, mendengar itu Boy langsung mengangkatnya. Setelah menerima telpon, Boy langsung memandang istrinya.
"Hemmmm" kata Kayo
Cup
"Aku sudah katakan jangan menjawab pertanyaan ku seperti itu." kata Boy sambil mengelus pipi istrinya.
"Iya, ada apa" kata Kayo
"Aku akan pergi sebentar ke perusahaan karena ada sedikit masalah. Apa kau mau ikut." kata Boy
"Tidak aku disini saja." kata Kayo
"Baiklah, nanti aku akan menjemputmu kembali." kata Boy
"Iya." kata Kayo
Cup
Cup
__ADS_1
Cup
"Jangan membuat hal yang tidak-tidak selama aku tidak bersamamu." kata Boy setelah mencium seluruh wajah Kayo
Boy langsung pergi ke perusahaannya, karena ada masalah yang harus dia sendiri yang bisa mengatasinya.
Setelah kepergian Boy, Elle dan kayo pergi ke markas karena ada hal yang harus mereka lakukan. Sedangkan Arc sedang menemani Carl yang ingin berenang. Sedangkan Jimmy dan Marsha masuk kedalam kamar entah apa yang dilakukan sepasang suami istri tersebut.
Setelah selesai membicarakan hal yang terjadi di dalam ruang pertemuan, Elle dan Kayo langsung pergi kemansion untuk beristirahat.
Kayo yang baru saja masuk kedalam kamarnya, mendengar telponnya berbunyi langsung mengangkatnya. Setelah berbicara dengan seseorang ditelpon Kayo langsung keluar untuk menemui seseorang tersebut dan meluruskan segala permasalahannya, tanpa memberikan kepada suaminya.
Kayo langsung pergi menemui seseorang tersebut disebuah restoran yang sudah disepakati.
Setelah beberapa saat Kayo sudah berada di restoran tersebut, ternyata seseorang itu telah menunggunya di sana.
"Apa yang ingin kau katakan." kata Kayo sambil duduk didepan orang tersebut
"Maaf kan aku Kayo" kata orang tersebut
"Aku tidak ingin melihatmu lagi, jadi jangan pernah memperlihatkan wajahmu dihadapan ku lagi tuan Raiden." kata Kayo
"Kayo aku sangat mencintaimu, aku mohon tinggalkan pria itu dan hiduplah bersama denganku." kata pria itu yang tidak lain adalah Raiden.
"Aku tidak mau bersama dengan seseorang yang sudah menjadi bekas wanita lain, jadi jangan pernah menemui ku lagi." kata Kayo dan langsung pergi dari hadapan Raiden.
Setelah Kayo pergi dari hadapannya, Raiden langsung menelpon seseorang.
"Bersiaplah di sebentar lagi akan keluar." kata Raiden sambil melihat Kayo sudah keluar dari restoran.
Kayo tidak menyadari jika sedari dia keluar dari restoran dia sudah diikuti oleh seorang yang akan melakukan misi untuk menculiknya.
"Maaf nona" kata seorang wanita saat tidak sengaja menabrak Kayo
"Hemmm." kata Kayo, dan saat ingin pergi tapi tidak jadi saat melihat wanita itu tidak bisa berdiri karena kakinya karena terjatuh.
"Apa kau bisa berdiri." kata Kayo
"Maaf nona, sepertinya kaki saya terkilir." kata wanita itu yang memegang kakinya.
Kayo langsung membantu wanita itu untuk berdiri, tapi tiba-tiba dari arah belakang ada yang membekap mulutnya dengan sapu tangan yang sudah terdapat cairan yang membuat Kayo langsung pingsan.
"Kau boleh pergi, ini bayaran mu." kata pria tersebut, wanita tersebut langsung menerimanya dan pergi dari sana.
Setelah kepergian wanita itu, pria tersebut langsung memasukkan Kayo kedalam mobilnya, dan menelpon bosnya.
"Target sudah kita dapatkan bos " kata pria tersebut kepada bosnya.
__ADS_1
"Akhirnya aku mendapatkan mu, aku akan membawamu pergi dari negeri ini. Kita akan hidup bahagia berdua sayang." kata pria tersebut yang tak lain adalah Raiden.
Bersambung.....