Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Egon Dan Huanran


__ADS_3

Saat ini di sebuah kamar, Huanran bingung karena baju yang dia masukkan di dalam lemarinya tiba-tiba saja menghilang dan diganti dengan baju yang memiliki bahan yang sangat minim.


"Kemana pakaianku." batin Huanran sambil membuka lemari satunya.


"Apa baju bisa berjalan sehingga mereka tidak ada di dalam lemari pakaian ku " kata Huanran saat melihat isi lemari satunya yang juga tidak ada.


"Ini juga mengapa pakaian si kulkas itu tidak ada, kemana semua pakaian kami." kata Huanran sambil duduk di depan meja rias sambil memakai jubah mandinya.


"Kan tidak mungkin aku memakai pakaian kurang bahan itu dan juga sangatlah minim." kata Huanran sambil melihat kearah lemarinya.


"Tapi jika aku tidak memakai itu, masa aku memakai jubah mandi yang sudah basah ini." kata Huanran sambil minum air yang tadi diberikan oleh Mama Amanda. Mama Amanda mengatakan jika ini adalah minuman untuk memperkuat stamina.


"Wah enak sekali air ini, aku akan memintanya lagi besok." kata Huanran saat sudah menghabiskan minuman itu.


Karena takut suaminya datang, Huanran langsung saja memakai pakaian tersebut yang bisa dibilang lingerie karena bahan yang kurang akhlak.


"Aku pakai saja, terus aku tutup dengan selimut pasti manusia kulkas itu tidak tau." kata Huanran langsung mengambil lingerie dan memakainya.

__ADS_1


Sedangkan Egon yang saat ini berada di dalam mobil bersama Elle dan lainnya merasa seperti kepanasan.


"Kenapa gerah sekali." batin Egon "Tapi AC mobil menyala, tapi masih juga terasa gerah." Egon membatin setelah melihat AC mobil yang menyala.


Tidak berapa lama mereka sampai di mansion, Egon langsung membuka kan pintu untuk Arc karena Elle masih tertidur.


Arc keluar sambil menggendong Elle, masuk kedalam mansion. Egon yang melihat itu langsung pergi menuju kamarnya untuk mandi air dingin agar panas yang menyebar di tubuhnya menghilang.


Saat didalam, Egon langsung membuka seluruh pakaiannya dan langsung menuju kamar mandi untuk berendam. Saat masuk hal yang membuat Egon langsung terbengong karena melihat Huanran yang juga tidak memakai apapun sedang berdiri di bawah shower yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Dengan susah payah Egon menelan saliva saat melihat pemandangan indah didepannya.


Melihat pemandangan indah tersebut membuat Egon semakin panas.


Egon ingin sekali menjamah tubuh Huanran tapi dia malu. Apa yang akan Huanran katakan jika dia tiba-tiba memeluknya.


"Bagaimana ini, badanku semakin panas." batin Egon.


Sedang asyik bergulat dengan pemikirannya, Huanran berbalik badan karena dia merasa ada yang memperhatikannya dari arah belakang. Saat berbalik betapa terkejutnya Huanran saat melihat suaminya Egon sudah ada di belakangnya dan yang lebih mengejutkan lagi suaminya itu tidak memakai sehelai benang pun.

__ADS_1


"Aaaaaaaa" teriak Huanran.


Egon yang mendengar teriakan Huanran langsung menyadarkannya dari lamunannya. Langsung saja Egon berlari kearah Huanran dan membekap mulutnya dengan tangannya, agar Huanran berhenti berteriak.


"Diam lah, ini sudah sangat malam." kata Egon.


Mendengar perkataan Egon, Huanran hanya menganggukkan kepalanya.


Setelah Huanran berhenti berteriak Egon langsung melepaskan tangannya dari mulut Huanran, tapi diganti dengan bibirnya. Egon ******* bibir Huanran dengan lembut. Sedangkan Huanran yang sedari tadi merasa panas setelah meminum air yang diberikan Mama Amanda langsung membalas ciuman Egon karena dia juga menginginkannya.


Semakin lama ciuman mereka semakin memanas, apalagi saat ini mereka melakukannya di bawah air yang mengalir ditubuh mereka. Egon tidak tinggal diam, tangannya bermain kemanapun yang ada ditubuh Huanran. Hal itu membuat Huanran mengeluarkan suara laknat yang membuat Egon semakin berna*su untuk menjamah istrinya.


Tidak puas bermain di daerah bibir Egon langsung berpindah di leher Huanran dan memberi beberapa tanda di daerah itu, membuat Huanran mendesah yang semakin memacu hasrat mereka berdua. Karena sudah tidak tahan Egon langsung menggendong Huanran di depan seperti koala dan membawanya menuju ranjang mereka untuk melakukan apa yang seharusnya terjadi setelah pernikahan mereka.


( Adegan panasnya sampai disini saja, takut ya entar ada yang mau lagi )


Sedangkan didalam kamar Elle dan Arc, Elle yang sedang tertidur tiba-tiba tersenyum membuat Arc yang sedang memandang wajah istrinya menjadi heran.

__ADS_1


"Apa yang kau mimpikan Sweety, sehingga kau tersenyum dalam tidurmu." kata Arc dan langsung berbaring disisi Elle dan memeluknya.


Bersambung.....


__ADS_2