
"Jangan tinggalkan aku sayang, sayang aku mohon bukalah matamu. hiks hiks hiks sayang buka matamu, aku mohon." kata boy menangis sambil memeluk tubuh Kayo.
"Sayang bangunlah." kata Boy kembali
Plak
"Aku bilang bangun jangan tinggalkan aku." teriak Boy sambil menampar wajah Kayo dan menggoncang tubuh Kayo.
"Kurang ajar, apa kau mau membunuhku." bentak Kayo
"K...kau masih hidup." kata Boy yang terkejut saat Kayo membentaknya.
"Jadi kau menginginkan aku mati hah." kata Kayo dengan tatapan tajamnya.
"Tidak sayang, tadi dokter mengatakan ji-" perkataan Boy terhenti ketika seseorang menyahuti perkataan Boy
"Kau itu dokter belum selesai menyampaikan kondisi Kayo sudah masuk kedalam dan berteriak seperti orang gila, dasar bodoh." kata Elle yang masuk kedalam bersama Arc dan juga dokter.
"Dasar pria Bodoh." kata Arc yang juga menimpali perkataan istrinya.
"Tapi tadi dokter mengatakan ji-"perkataan Boy dipotong oleh Elle
"Kayo suruh suamimu untuk diam dulu, aku pusing mendengar suaranya itu." kata Elle
"Baiklah." kata Boy langsung menghampiri istrinya sebelum Kayo menegurnya.
"Dokter katakan apa yang ingin disampaikan pada pria bodoh itu." kata Elle, saat Boy ingin mengeluarkan suaranya Kayo langsung melototkan matanya kearah Boy seketika itu juga Boy langsung terdiam.
"Maaf Tuan saya hanya ingin mengatakan jika nona Kayo sedang hamil, Jika saja Anda membawa nona Kayo terlambat janin yang ada di dalam rahim nona Kayo akan meninggal." kata dokter itu menjelaskan.
"O...Kayo hamil." kata Boy biasa saja sedangkan Kayo hanya melongo mendengar perkataan dokter.
1
2
3
"APA I....ISTRIKU HAMIL." teriak Boy membuat Kayo tersadar sedangkan Elle dan Arc hanya bisa menggelengkan kepala saat melihat pasangan istri yang sedang mendapat kabar bahagia itu.
"Iya Tuan, nona Kayo hamil sekitar tiga Minggu. Karena itu Anda harus menjaga ekstra istri Anda agar tidak terjadi hal seperti tadi. Dan nona Kayo harus dirawat sementara di rumah sakit sekitar Tiga hari untuk memantau keadaan janinnya. Anda juga dapat memastikannya nanti saat melakukan USG" kata dokter kembali.
Boy tidak mempedulikan perkataan dokter, dia malah langsung berlari keluar ruangan dan berteriak dengan kencang membuat semua yang ada di lobi rumah sakit melihat kearahnya.
"Yeeee Istriku hamil." teriak Boy, Leo yang mendengar itu sangat senang karena tuannya akan memiliki seorang anak.
__ADS_1
"Leo, sebentar lagi aku akan jadi Daddy. Aku akan menjadi Daddy " kata Boy sambil memutar-mutar tubuh Boy yang di peluknya.
"Aku akan menjadi Daddy." teriak Boy membuat orang yang ada disana ingin tersenyum melihat tingkah Boy.
Sedangkan Kayo yang ada didalam ruangan menggelengkan kepalanya atas tingkah Boy yang sangat membuatnya malu pada nona dan juga yang lainnya.
"Sangat memalukan, kenapa aku memiliki suami seperti ya." kata Kayo.
"Kalau kau tidak mau malu, buang saja dia dan cari yang lain." kata Elle
"Enak saja, tidak ada yang bisa menggantikan aku sebagai suaminya dan juga Daddy untuk anak kami." kata Boy ketika masuk dan mendengar perkataan Elle.
"Sayang, terima kasih sudah mau mengandung anakku." kata Boy sambil mencium kening Kayo setelah berada didekat Kayo.
Hoekk Hoekk
"Menjauh dariku, kau sangat bau." kata Kayo mendorong tubuh Boy
"Sayang kenapa berkata seperti itu padaku hiks hiks kau tidak sayang padaku lagi." kata Boy sambil menangis membuat Kayo semakin pusing
"Kau bisa diam, suara tangis mu itu membuat kepalaku pusing." kata kayo
"Hiks hiks baiklah, tapi cium dulu." kata Boy sambil menghapus air matanya, membuat Kayo sangat malu memiliki suami seperti Boy.
"Dasar cengeng, dibentak wanita saja sudah seperti itu. Kita sebagai pria itu harus punya wibawa jika berhadapan dengan wanita." kata Arc
"Eh sayang, aku hanya bercanda " kata Arc sambil memeluk Elle.
"Cih... dasar tidak sadar diri, dia juga seperti itu." kata Boy yang melihat Arc tidak berkutik hanya karena suara deheman Elle.
"Kayo selamat ya atas kehamilan mu, kau mau hadiah apa?" kata Elle kepada Kayo
"Tidak ada nona" kata Kayo
"Baiklah, kalau begitu aku akan pulang dulu." kata Elle berjalan menghampiri Arc
"Iya nona, hati-hati dijalan." kata Kayo dan diangguki Elle yang sudah berjalan keluar dari ruangan tersebut.
Setelah kepergian Elle dan Arc, Boy memindahkan Kayo ke ruangan VVIP.
"Mommy mau apa biar Daddy belikan." kata Boy mengubah panggilan sayang kepada Kayo menjadi Mommy, membuat Kayo langsung melototkan matanya.
"Jangan melotot mom, Daddy memanggil Mommy karena disini ada anak kita." kata Kayo memegang perut rata Kayo.
"Aku sangat bahagia, sebentar lagi akan menjadi Daddy. Terimakasih karena telah mengandung anak kita. Kau adalah wanita yang sangat berharga bagiku selain Mama. Aku akan selalu menjagamu dan juga anak kita,." kata Boy sambil menghapus air mata di sudut matanya karena dia sangat senang karena mendapat istri seperti kayo.
__ADS_1
Kayo sangat senang, karena boy adalah suami yang sangat sayang padanya.
"Aku akan membuka hatiku untuk mencintaimu." batin Kayo melihat kearah Boy
"Yakkkkk aku lupa memberi kabar Mama dan Papa" teriak Boy dengan nyaring membuat Kayo terkejut.
"Kau mau membuat aku tuli hah." kata Kayo yang terkejut mendengar teriakan Boy
"Maaf Mom, Daddy mau menghubungi Mama dulu." kata Boy langsung mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Mama Kinan.
📞 Boy
Mama ak (perkataan Boy langsung terpotong saat Mama Kinan yang meneriakinya)
📞Mama Kinan
Dasar anak kurang ajar, dimana kau sekarang. Mana menantu Mama hah (teriak Mama Kinan)
📞Boy
Telingaku sakit ma, aku ada di negara J. tadi itu Kayo diculik aj-
Tut Tut Tut
"Ma, Hallo Mama. Ya ampun orang tua ini dasar kurang ajar." kata Boy
"Ada apa" kata Kayo
"Tidak tau Mama tiba-tiba mematikan ponselnya." kata Boy "Sudah lah jangan dipikirkan nanti kita katakan kepada Mama dan papa jika kamu sedang hamil, sekarang istirahatlah." kata Boy yang merapikan selimut Kayo untuk beristirahat.
Sedangkan disebuah mansion terjadi kehebohan karena Mama Kinan yang langsung berteriak memanggil anggotanya untuk bersiap ke negara J untuk menyelamatkan menantunya.
"Cepat, persiapkan anggota kita. Kita harus menyelamatkan menantu kesayanganku, akan aku bunuh orang yang telah berani menculik menantuku. CEPAT." kata Mama Kinan.
"Baik Bos" kata anggotanya
Mama Kinan adalah mantan ketua dari mafia yang sekarang dipegang oleh Boy saat ini.
Papa Luis yang mendengar keributan diluar, langsung melihatnya.
"Ada apa sayang?" kata Papa Luis
"Kita harus ke negara J, menantu kita diculik." kata Mama Kinan
"Apa di culik, kita harus pergi menyelamatkannya." kata Papa Luis yang mondar mandir seperti setrikaan membuat Mama Kinan gemes jadinya.
__ADS_1
"Sayang, diam lah jangan seperti setrikaan mondar-mandir. Cepat kita pergi menggunakan jet pribadi." kata Mama Kinan yang sudah berlari menuju mobil sambil menarik tangan Papa Luis.
Bersambung.....