Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Aksi Kayo


__ADS_3

Malam harinya Elle keluar secara diam-diam dari dalam kamar, dia yakin Arc tidak akan terbangun karena tadi dia sudah memberi servis pada singa jantan tersebut.


"Untung dia tidak meminta lebih." batin Elle dan turun secara perlahan dari kasurnya dan berjalan secara perlahan menuju keluar kamar.


Setelah sampai diluar Elle langsung pergi menuju markasnya, karena malam ini mereka akan membasmi tikus yang mencoba memasuki wilayahnya.


"Nona" kata Kayo yang juga baru keluar dari kamarnya


"Apa suamimu tau kau akan pergi" kata Elle dengan suara pelannya.


"Hari ini dia tidak pulang nona, tadi dia menghubungi jika ada Masalah yang harus di selesai hari ini juga.." kata Kayo


"O...begitu, ayo kita beraksi." kata Elle berjalan menuju markasnya dan diikuti oleh Kayo.


Didalam markas Elle sudah ditunggu oleh anggotanya, dan juga Black yang akan ikut berburu tikus.


"Hai kesayangan mama." kata Elle sambil mengelus kepala Black "Hari ini kita akan berburu tikus, kau harus menurut pada Kayo karena kau akan beraksi dengannya." kata Elle berbicara dengan black dan dibalas auman oleh Black.


"Bagus, mama akan melihat aksimu. Setelah pulang Mama akan memberimu makanan enak.


"Apa semuanya sudah siap?" kata Elle memandang para anggotanya.


"Sudah nona." kata mereka serempak


"Bagus, ayo kita mulai berburunya." kata Elle langsung menuju kendaraan yang akan membawa mereka ke markas musuh.


Setelah berkendara cukup lama mereka sampai di dekat markas musuh, Elle memberi perintah kepada Bruno dan Bianca yang ada di markas untuk meretas cctv yang ada di markas musuh dan langsung menyambungkannya ke dalam iPad nya.


Beberapa saat kemudian Elle bisa melihat aktivitas yang ada didalam markas tersebut. Dimana didalam salah satu ruangan sedang melakukan pembuatan obat terlarang dan sebagainya.


"Sepertinya ketua mereka sedang bersenang-senang, sekarang saatnya beraksi lah Black." kata Elle mengelus kepala Black.


"Egon lumpuhkan semua musuh di bagian luar" kata Elle melalui earphone yang terhubung langsung ke pada semua anggotanya.


"Baik nona." kata mereka serempak.


Egon dan anggota lainnya memulai aksi mereka, mereka melumpuhkan musuh yang sedang berjaga-jaga di sekitar markas tersebut. Mereka tidak menggunakan pistol agar tidak menimbulkan keributan, setelah beberapa saat musuh yang berada di bagian luar sudah dilumpuhkan oleh Egon dan anggotanya.


"Tikus diluar sudah dimusnahkan." kata Egon kepada Elle


"Bagus, sekarang kita maju secara perlahan." kata Elle dan langsung memerintahkan Bruno untuk mengacak jaringan cctv pada markas musuh agar mereka dapat masuk ke kawasan itu dengan mudah.


Mereka sudah sampai didepan markas musuh, Kayo dan Black langsung keluar dari mobil untuk membasmi tikus-tikus.


"Ingat aku memberi waktumu hanya sebentar, karena jika terlalu lama singa jantan bisa sadar aku tidak ada disampingnya." kata Elle memperingati Kayo


"Baik nona, saya akan melakukannya tidak akan lama." kata Kayo dan langsung pergi dari hadapan Elle untuk masuk kedalam markas.


Kayo sudah mempersiapkan senjata apa saja yang akan digunakannya, katana yang ada di punggungnya dan juga pistol yang sudah ada disetiap pahanya serta ditangannya. Kayo masuk bersama dengan anggota lainnya sedangkan Egon berada diluar untuk menjaga nonanya.


Saat masuk para musuh yang sedang berada didalam sangat terkejut ada musuh yang masuk kedalam markas mereka.


Dor


Dor

__ADS_1


Dor


Terdengar suara tembakan yang saling bersahutan, Kayo dengan santainya menembaki para musuh sedangkan Black menyerang para musuh yang akan menembak Kayo. Mereka berdua seperti pasangan yang tidak bisa terkalahkan.


Sedangkan seorang yang berada didalam sebuah ruangan bersama dua orang wanita yang sedang melakukan adegan panas terkejut mendengar suara tembakan yang saling bersahutan di luar. Mendengar hal itu pria tersebut langsung memakai pakaiannya dan keluar dari ruangannya sambil membawa pistol ditangannya.


"Hei apa yang terjadi." kata pria tersebut pada anggotanya yang sedang berlari.


"Maaf ketua, markas kita telah diserang. Anggota kita banyak yang sudah terbunuh." kata anggotanya.


"Bereng*ek siapa yang berani memasuki kawasan kita." kata pria tersebut.


"Kami belum tau, ketua kami sedang menghadapinya saat ini." kata anggota tersebut.


Mendengar itu pria tersebut langsung berlari menuju tempat terjadinya penyerangan, setelah sampai ditempat itu dia dapat melihat para anggotanya yang sudah di kepung dan juga mayat yang berserakan dimana-mana.


"Siapa kau" kata pria itu saat melihat Kayo yang sedang duduk bersama Black yang ada disampingnya.


"Kau tidak perlu tau, karena sebentar lagi kau akan bertemu raja neraka." kata Kayo


"Kurang ajar." kata pria tersebut dan langsung mengarahkan pistolnya kepada Kayo.


Dor


Sebuah suara tembakan yang berasal dari pistol anggota Kayo yang menembak tangan ketua musuh mereka membuat pistol yang ada ditangannya terlempar. Anggota yang lainnya langsung meringkus ketua mafia tersebut dan membawanya kehadapan Kayo.


"Mengapa kau menyerang markas kami." kata ketua mafia Tiger


"Karena kau telah mengusik ketenangan ketua kami." kata Kayo


"Benarkah, kau tau The Devils." kata Kayo


"J...jadi-" perkataan ketua mafia Tiger langsung dipotong Kayo.


"Benar, kau telah membuat nona ku terganggu. Jadi terima akibat yang akan kau rasakan." kata Kayo.


Saat Kayo akan menebas kepala ketua mafia Tiger tersebut sebuah suara membuat Kayo berhenti.


"Sayang apa yang kau lakukan disini." kata suara tersebut siapa lagi jika buka Boy


"Mengapa suaranya mirip mafia mesum itu." batin Kayo dan langsung menghadap kebelakang dan betul saja itu adalah suaminya


Saat Kayo ingin berbicara, ketua mafia itu langsung mengeluarkan pistol yang ada di dalam jaketnya belum sempat terjadi kepalanya sudah terlepas dari tubuhnya.


Duk


Kepala ketua mafia Tiger menggelinding dibawah kaki Kayo, melihat itu Kayo langsung menendangnya.


Boy dan juga anggota mafianya sangat terkejut melihat apa yang dilakukan wanita yang ada di depan mereka yang sangat menggerikan untuk seorang wanita, tapi Kayo hanya biasa saja melakukan itu. Sedangkan wanita paruh baya yang ada disamping Boy tersenyum melihat Kayo.


"Mengapa kau ada disini." kata Boy


"Hanya bermain." kata Kayo


"Boy kau mengenalnya." kata wanita yang ada disampingnya.

__ADS_1


"Dia istriku ma." kata boy Tampa melepaskan pandangannya pada Kayo


"Kau gila, katamu kau memiliki kekasih sekarang istri mana yang betul." kata wanita tersebut yang tidak lain adalah Mama Boy yang bernama Kinan.


"Aku berbohong pada Mama saat itu, sebenarnya aku sudah menikah dengannya beberapa hari lalu." kata Boy


Buk


"Kurang ajar kau, anak durhaka kau menikah tidak mengatakannya kepada kami. Kau anggap apa kami ini." kata Mama Kinan setelah memukul perut Boy.


"Ampun ma, aku terpaksa menikah dengannya dengan cepat agar dia tidak kabur bersama pria lain." kata Boy


"Bagus, kau harus mengikatnya karena dia sangat memenuhi kriteria sebagai menantu Maman." kata Mama Kinan.


Kayo yang tidak mau membuang waktu langsung memerintahkan kepada anggotanya untuk pulang dan meratakan markas Tiger.


"Ayo kita pulang black." kata Kayo sambil mengelus kepala Black dan berjalan tanpa mempedulikan Boy dan Mama Kinan.


Boy yang masih berdebat dengan Mama Kinan tidak menyadari jika Kayo sudah pergi dari sana.


"Sayang a-" perkataan Boy terhenti ketika tidak melihat Kayo ditempat itu lagi.


"Dimana wanita tadi." kata Boy pada anggotanya.


"Sudah keluar Tuan." kata salah satu anggotanya, mendengar itu Boy langsung keluar dari tempat tersebut dan diikuti oleh yang lainnya.


"Sayang" teriak Boy membuat Mama Kinan hanya bisa geleng kepala atas kelakuan anaknya.


Mereka semua keluar dari markas tersebut, baru saja mereka keluar, sebuah suara mengejutkan mereka semua.


Duarrrrr


"Ya ampun untung saja kita sudah keluar." kata Mama Kinan


Sedangkan Boy sedang menghampiri istrinya.


"Sayang kenapa meninggalkan aku." kata Boy sambil bergelayutan ditangan Kayo


"Lepas Boy, kau tidak malu dilihat anggota mu." kata Kayo sambil menunjuk anggota Boy yang sedang melihat mereka.


"Biarkan saja mereka, mengapa kau tidak meminta ijin saat keluar." kata Boy


"Sekarang kau sudah tau kan, jadi tidak perlu meminta ijin." kata Kayo


"Ais kau ini, suami mu bertanya baik-baik malah dijawab seperti itu." kata Boy


"Lepas, aku harus pulang, nona sudah menungguku." kata Kayo


"Aku ikut ya bersamamu." kata Boy


"Cepatlah masuk." kata Kayo, mendengar itu boy langsung ikut masuk kedalam mobil, setelah itu Kayo langsung menjalan kan mobilnya menuju mansion Elle.


"Dasar anak kurang ajar, orang tuanya ditinggalkan." kata Mama Kinan.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2