
Sedangkan dikediaman Alexander sedang terjadi kehebohan dikarenakan Elle yang tiba-tiba menangis dan mengurung diri didalam kamar Arc, ketika es krim yang dibuat Mommy dihabiskan oleh Daddy yang baru saja datang langsung memakan milik Elle yang baru ditinggal sebentar oleh Elle ke kamar mandi.
"Elle daddy minta maaf, nanti Daddy belikan es krim yang banyak." kata Daddy David membujuk Elle yang ada didalam kamar Arc
Tidak ada sahutan dari dalam kamar yang ada hanya suara tangisan saja.
"Kamu sih, sudah dibilang oleh istrimu itu es krim milik Elle masih saja kamu habiskan." kata kakek yang ada datu juga.
"Mana aku tau Daddy, Elle akan menangis seperti anak kecil ketika es krim ya dimakan oleh ku." kata Daddy David kepada kakek.
"Biar aku saja yang bujuk, sana" kata kakek mendorong Daddy David kesamping.
"Ais...dasar." kata Daddy David marah
"Elle sayang, ini kakek ayo keluar nanti kakek belikan apa saja yang Elle mau. Jadi kelar ya sayang." kata kakek membujuk Elle.
"Elle sayang, buka dong pintunya. Elle mau apa biar kakek belikan ya." kata kakek membujuk sekali lagi.
Setelah beberapa saat, pintu kamar Arc terbuka sedikit.
"Elle mau membeli apa, nanti kakek akan belikan." kata kakek saat mengintip dari celah pintu yang sedikit terbuka.
"Elle hiks hiks tidak mau bertemu dengan Daddy, usir Daddy dari sini." kata Elle kepada kakek, mendengar itu kakek langsung mengusir Daddy David.
"Kau dengarkan apa yang dikatakan cucu menantuku, pergi sana dia tidak mau melihat wajahmu yang jelek itu." kata kakek kepada Daddy David.
"Ais dasar, iya aku pergi." kata Daddy David dan langsung turun kebawah menemui istrinya.
Dibawah sudah ada Mommy Jia dan juga Marsha, mereka yang melihat Daddy turun Tampa kakek langsung menanyakannya.
"Dimana Daddy sayang?" kata mommy Jia kepada Daddy David
"Diatas, lagi bersama Elle." kata Daddy sambil duduk disamping Mommy Jia dan langsung memeluknya.
"Terus kenapa kau turun, apa kau sudah minta maaf sama Elle. Gara-gara kamu Elle menangis." kata Mommy Jia.
"Sudah, tapi dia tak mau bertemu denganku." kata Daddy David sambil semakin erat memeluk Mommy Jia
"Lagian Daddy sudah tau itu es krim milik kak Elle masih saja dimakan, kan jadi menangis." kata Marsha menyalahkan Daddy David
"Tapi Mommy merasa aneh dengan Elle, kenapa dia menangis hanya karena es krim ya dimakan oleh Daddy. Sepertinya Mommy harus bertanya langsung dengan Elle." kata Mommy Jia dan berdiri untuk pergi menemui Elle
"Sayang, jangan tinggalkan aku aku ikut" kata Daddy David ingin ikut tapi langsung dicegah oleh Mommy Jia
"Jangan, nanti Elle semakin marah dengan Daddy, biar Mommy saja yang menemui Elle." kata Mommy Jia sambil berjalan menuju kamar arc diatas.
__ADS_1
"Aku juga ikut Mom, dada Daddy bersenang-senang lah disini seorang diri. Hahahaha." kata Marsha sambil mengikuti Mommy dari belakang.
"Dasar, awas saja nanti aku akan mengiringi dikamar salaman." kata Daddy David dengan seringai mesumnya.
Sedangkan di mansion Elle, Arc sedang gelisah dari tadi dia tidak dapat menghubungi istrinya. Sampai malam hari pun Elle belum juga pulang.
Tiba-tiba pintu kamarnya diketuk, mendengar ada ketukan pintu Arc langsung membuka pintu.
"Apa Elle belum pulang Arc?" kata Mama Amanda
"Belum ma, aku jadi khawatir dengannya aku sudah memerintahkan para anak buah ku untuk mencari keberadaan Elle belum juga ada informasi dari mereka." kata Arc dengan wajah sedihnya, seharusnya dia tidak menolak saat Elle meminta dia membelikan es krim
"Mama yakin Elle baik-baik saja, tapi sepertinya Elle sedang hamil Arc" kata Mama Amanda kepada Arc
"H...hamil ma, ta-"perkataan Arc terhenti ketika Carl berkata dengan sinis kepada Daddy ya.
"Dasal Edy tidak peka." kata Carl pada Arc sambil mengajak Mama Amanda pergi dari sana.
"Glandma ayo pelgi, cal malas dekat dengan Edy." kata Carl sambil menarik Mama Amanda.
"Carl tidak boleh seperti itu dengan Daddy." kata Mama Amanda kepada Carl.
"Bila, tu kalna Edy tidak peka." kata Carl sambil menjulurkan lidahnya kepada Arc.
"Apa benar Elle hamil, aku harus mencarinya jangan sampai istriku kenapa-kenapa." kata Arc masuk kembali kedalam kamar untuk mengambil ponsel dan keluar mansion untuk mencari istrinya.
Terjadi kehebohan dirumah sakit itu karena pemilik rumah sakit datang dan akan melakukan pemeriksaan kepada seorang wanita. Dokter khusus kandungan sudah menunggu mereka padahal bukan waktu mereka melakukan praktek tapi apa boleh buat jika yang meminta adalah pemilik rumah sakit tersebut.
"Selamat malam, Tuan nyonya dan nona." kata Dokter kandungan tersebut saat para keluarga Alexander datang keruangan ya
"Hemmm, periksa cucuku." kata kakek kepada Dokter.
"Baik Tuan, nona silahkan berbaring disini." kata Dokter tersebut dan membuka pakaian Elle dari bawah dan menyelimuti bagian kaki Elle dengan selimut. Setelah itu Dokter tersebut mengoleskan gel keatas perut Elle. Setelah beberapa saat dokter tersenyum senang dan memberikan selamat kepada Elle.
"Selamat nona anda sedang mengandung, lihat ini adalah janin Anda." kata dokter tersebut sambil menunjuk pada layar mesin USG.
"J..jadi saya hamil Dokter." kata Elle.
"Iya nona, usia kandungan nona sekitar dua Minggu jadi harus dijaga dengan baik." kata Dokter tersebut dan mengakhiri pemeriksaan pada kandungan Elle.
"Jadi cucuku sedang mengandung dokter?" kata kakek.
"Iya Tuan besar, cucu anda sedang mengandung." kata Dokter tersebut.
"Akhirnya aku memiliki cucu asyik." teriak Mommy Jia
__ADS_1
"Iya nyonya." kata Dokter tersebut kembali.
"Anda harus menjaga kandungan dengan baik nona, apa Anda mengalami masalah saat hamil nona?" kata Dokter tersebut kepada Elle.
"Tidak ada dokter, saya hanya seperti biasa saja." kata Elle sambil mengelus perutnya yang masih rata.
"Baiklah, nanti saya akan meresepkan vitamin yang harus nona minum setiap hari. Dan jangan lupa bulan depan lakukan pemeriksaan kembali nona." kata Dokter tersebut.
"Tenang saja, aku akan menjaga cucu dan cicit ku dengan baik, tidak akan aku biarkan dia terluka ataupun menangis." kata kakek dengan semangat karena sebentar lagi akan memiliki seorang cicit.
"Kalau begitu kami permisi dulu, ayo sayang kita pulang kamu harus banyak istirahat." kata Mommy Jia dengan senang dan membantu Elle turun.
Saat tiba di mansion Alexander, merekapun masuk didalam, Elle melihat suaminya sudah ada di ruang tamu menunggunya. Arc mengetahui jika Elle dirumah orang tua ya ketika Daddy David yang memberitahunya. Daddy David dan Marsha juga ada disana menunggu Elle yang pergi bersama Mommy dan juga kakek kerumah sakit.
Elle yang melihat Arc didepannya langsung menangis, membuat kakek langsung khawatir.
"Ada apa Elle, apa ada yang sakit." kata kakek kepada Elle.
"Sweety kamu kenapa?" kata Arc dan ingin mendatangi Elle tapi langsung dicegah oleh Elle.
"Aku tidak mau dekat-dekat dengan kamu, kamu itu jahat sama aku." kata Elle kepada Arc. " Kakek Elle mau tidur, temani Elle ya." kata Elle kepada kakek.
"Iya ayo kakek temani kamu tidur." kata kakek
"Tidak boleh, kau istriku jadi aku saja yang menemanimu." kata Arc ketika Elle berkata seperti itu.
"Aku tidak mau, hiks hiks kamu itu jahat." kata Elle sambil terisak.
"Sudahlah Arc, jangan membuat Elle menangis lagi. pergi sana kamu." kata kakek mengusir Arc dan membawa Elle menuju kamar Arc yang ada diatas.
"Tapi ak-" perkataan Arc dipotong Mommy.
"Sudah turuti saja dulu istrimu, biarkan dia istirahat." kata Mommy " kau tau istrimu sedang mengandung anakmu jadi turuti saja perkataannya." kata Mommy setelah melihat Elle sudah tidak ada didekat mereka.
"Jadi Elle hamil Mom." kata Arc berteriak dan diangguki oleh Mommy.
"Asyik aku akan memiliki keponakan." kata Marsha dengan senang
"Aku akan memiliki cucu, aku bisa sombong kepada teman-teman ku yang bilang jika putraku tidak akan mempunyai istri dan juga anak." kata Daddy David dengan senang juga.
"Aku harus bersama dengan istriku." kata Arc dan ingin pergi menemui istrinya tapi langsung dicegah oleh Daddy David.
"Jangan Arc, kau akan membuat Elle lebih marah kepadamu, jadi biarkan saja dulu dia bersama dengan kakek mu." kata Daddy David.
"Tapi aku kan suaminya, harusnya aku yang ada disampingnya sekarang." kata Arc tidak mau kalah.
__ADS_1
"Iya Daddy tau tapi hormon ibu hamil itu sangat berbahaya, kau tau saat Mommy mengandung mu, Daddy tidak bisa dekat dengannya selama tiga bulan. Apa kau mau seperti itu." kata Daddy David memperingati Arc dan dijawab dengan gelengan kepala oleh Arc.
Bersambung.....