Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Suami Pertama Dan Suami Kedua


__ADS_3

Malam harinya, Elle yang sedang memakai pakaiannya dikejutkan dengan tangan kekar yang melingkar diperutnya yang sedikit membuncit.


"Sweety, jangan marah lagi ya denganku. Aku berjanji tidak akan mengacuhkan mu lagi. Aku akan menjadi suami yang siaga saat kau menginginkan sesuatu." kata Arc


"Baiklah, tapi jika kau melakukan itu lagi tamat riwayat mu." kata Elle


"Iya Sweety, aku janji tidak akan melakukan itu lagi." kata Arc


"Ayo kita makan malam, pasti kakek sudah menunggu di bawah." kata Elle, Arc pun langsung membawa Elle keluar dari kamarnya.


Saat keluar dari kamar Elle dan Arc sudah ditunggu oleh Kayo dan juga Jhon didepan kamar mereka.


"Sepertinya wajahmu ada perubahan Kayo" kata Elle saat melihat wajah Kayo seperti ada yang berbeda, mendengar tersebut Jhon dan juga Arc langsung melihat kearah Kayo.


"Maksud nona apa, saya tidak paham nona." kata Kayo


"Sudahlah, wanita berwajah datar sepertimu tidak akan paham." kata Elle, membuat Kayo terkejut karena nonanya mengatakan dia wanita berwajah datar.


"Mengapa nona memanggilku wanita berwajah datar, apa nona mengetahui sesuatu" batin Kayo.


Mereka berempat langsung berjalan menuju life dan menuju lobi hotel karena kakek Alexander telah menunggu mereka dibawah.


"Ayo sayang, kita makan yang kamu inginkan." kata kakek kepada Elle sambil memeluk menantu kesayangannya itu.


"Kakek, jangan terlalu lama memeluk istriku." kata Arc yang berada disamping Elle.


"Jangan seperti itu kepada kakek." kata Elle


"Iya Sweety." kata Arc


"Ayo kakek kita makan Elle sudah lapar." kata Elle sambil menggandeng tangan kakek.


Arc yang melihat itu hanya bisa pasrah saja, semenjak hamil Elle lebih suka berdekatan dengan kakeknya dari pada dirinya. Arc merasa seperti suami pertama Elle dan kakek adalah suami kedua yang disayang.

__ADS_1


"Sweety aku seperti suami pertama yang diabaikan, karena kau memiliki suami baru." kata Arc, membuat Elle dan kakek tertawa mendengarnya sedangkan Kayo dan Jhon berusaha menahan tawa mereka karena perkataan Tuan mereka yang sedang meratapi nasibnya.


Setelah berapa lama mereka sudah sampai di restoran mewah yang ada di negara J. Didepan restoran sudah menunggu Mama Annchi yang sudah menunggu sedari tadi rombongan Elle.


"Sayang" kata Mama Annchi saat melihat Elle dan rombongan menghampiri dirinya.


"Elle rindu Mama." kata Elle sambil memeluk Mama Annchi dengan erat


"Mama juga merindukanmu sayang." kata Mama Annchi sambil melepas pelukan Elle.


"Selamat malam Tuan Alexander, senang berjumpa denganmu lagi." kata Mama Annchi


"Malam, aku juga senang berjumpa denganmu." kata kakek


"Ayo kita masuk semuanya." kata Arc dan ingin menggandeng Elle tapi tidak jadi karena Elle langsung menggandeng kakeknya.


"Apa sih yang bagus dari pria tua yang kulitnya sudah keriput itu." kata Arc membuat yang lainnya langsung memandang Arc


"Karena yang tua itu lebih berpengalaman." kata kakek


"Dasar kakek tua Bangka keriput." batin Arc


"Jangan mengumpat diriku didalam hatimu anak muda." kata kakek dan kembali berjalan memasuki restoran bersama yang lainnya.


"Dasar kakek durhaka." kata Arc dengan pelan


Mereka semua memasuki restoran dan langsung diarahkan oleh seorang pelayan ke ruang VVIP karena mereka semua tidak mau makan malam mereka terganggu dengan orang lain.


"Silahkan masuk tuan-tuan dan nona-nona" kata pelayan tersebut.


Mereka sudah masuk, termasuk Kayo dan juga Jhon yang telah dianggap mereka keluarga.


"Bawakan kami makanan yang paling istimewa di restoran ini, secepatnya." kata kakek

__ADS_1


"Baik tuan, kami akan membawakan pesanan Anda semua." kata pelayan tersebut dan undur siri.


"Kenapa wajah mu Arc" kata Mama Annchi ketika melihat wajah Arc yang sudah masam dari tadi


"Tidak ada ma." kata Arc langsung menampilkan senyuman palsu.


"Biarkan saja dia Ann, dia cemburu karena istrinya lebih memperhatikan suami keduanya dari pada dia." kata kakek yang duduk disamping Elle, sedangkan Arc duduk didekat Mama Annchi dan juga Jhoni.


"Siapa yang tidak cemburu, istrinya tidak berlaku kepada suaminya." kata Arc sambil membuang mukanya kearah lain.


"Honey" kata Elle


"Hemmmm" kata Arc


"Baru tadi berjanji tidak akan cuek denganku sudah melakukannya lagi." kata Elle, Arc yang sadar langsung menoleh kearah Elle dan menampilkan senyum termanisnya.


"Iya Sweety maaf, abisnya kamu suka dekat dengan kakek aku juga ingin dimanja sepertinya." kata Arc


"Yasudah, kakek aku pindah duduk ya karena singa jantan ku sedang merajuk." kata Elle sambil berbisik ditelinga kakek


"Iya" kata kakek


Elle kemudian pindah didekat Arc, membuat Arc langsung kesenangan.


"Yeh...akhirnya, istriku kembali kepadaku." kata Arc sambil memeluk Elle dengan erat.


Tidak begitu lama makanan pun datang, Elle sudah sedari tadi lapar langsung mengambil makanan yang baru saja diletakkan di atas meja oleh pelayan.


"Sabar Sweety, tidak ada yang akan mengambil makananmu." kata Arc sambil membersihkan saus yang ada di ujung bibir Elle.


"Iya sayang jangan cepat-cepat makannya." kata Mama Annchi.


"Iya." kata Elle

__ADS_1


Setelah itu semua orang makan dengan nikmat, karena masakan di restoran tersebut memang sangat enak.


Bersambung....


__ADS_2