Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Calon Suami


__ADS_3

Saat ini wajah Kayo sudah mengeluarkan aura permusuhan terhadap orang yang sedang berada dihadapannya.


flashback


"Sayang" teriak seorang pria kepada Kayo


Kayo yang mengenal suara seseorang tersebut langsung membuat wajahnya berubah menjadi prustasi. Siapa lagi yang memanggilnya seperti itu jika bukan Raiden yang mencap dirinya sendiri sebagai suami Kayo.


"Sayang, kau sangat cantik malam ini." kata Raiden mendekati Kayo,mendengar perkataan Raiden Kayo hanya diam saja.


"Apa kau sedang sakit sayang" kata Raiden ketika melihat Kayo yang hanya diam saja tanpa mau membalas perkataannya. Raiden mendekati Kayo dan menyentuh kening Kayo yang memastikan apakah demam atau tidak.


"Sepertinya kamu tidak sakit." kata Raiden.


"Jelas dia tidak sakit, tapi gara-gara melihatmu dia menjadi sakit tiba-tiba." kata Elle menyadarkan Raiden bahwa ada dia di samping Kayo.


"Maaf adikku, abang mu tidak melihat keberadaan mu karena terhalang kecantikan calon kakak ipar mu ini." kata Raiden.


"Siapa yang kau bilang adik, aku tak pernah memiliki saudara sepertimu itu." kata Elle


"Ish...kamu ini sebentar lagi kau akan menjadi adikku." kata Raiden. "Iya kan sayang." kata Raiden kepada Kayo.


"Sayang mengapa kamu diam saja, apa kamu tidak mau memelukku." kata Raiden.


"Jangan pernah memanggil saya seperti itu Tuan Raiden." kata Kayo

__ADS_1


"Kenapa, apa kau tidak mau menikah denganku." kata Raiden.


"Iya" kata Kayo, mendengar penolakan Kayo Raiden langsung memeluk Kayo dan mencium bibirnya didepan semua orang yang ada didalam ruangan tersebut membuat Kayo langsung melepaskan dirinya dari Raiden dan memasang wajah permusuhannya. Ingin sekali dia menghajar Raiden tapi dia tidak ingin membuat Elle malu didepan orang banyak.


"Awas saja, aku akan menghajar mu saat bertemu kembali." batin Kayo sedangkan Elle hanya bisa mengulum senyumnya karena mendengar pikiran Kayo.


Semua orang yang melihat hanya bisa tercengang atas kelakuan CEO dari perusahaan terbesar di negara J tersebut.


"Jangan mempermalukan diri anda dengan mencium saya tuan, aku akan melupakan kejadian ini dan menganggap ini tidak pernah terjadi. Jadi saya harap anda pergi dari hadapan saya." kata Kayo


"Tidak akan, kau calon istriku." kata Raiden.


"Sudah jangan ribut, apa kalian tidak malu dilihat orang yang ada disini." kata Elle memperingati mereka berdua.


"Ini tidak akan terjadi lagi nona." kata Kayo dan langsung menjauh dari Raiden.


Karena hal itulah yang membuat Kayo mengeluarkan aura permusuhannya terhadap pria yang ada dihadapannya.


Saat asyik berdebat, Boy yang ingin mendekat kearah Elle langsung dihalangi oleh Egon.


"Maaf Tuan, anda tidak boleh mendekati nona saya jadi silahkan anda menjauh." kata Egon menghadang langkah boy.


"Siapa kau melarang aku mendekati calon istriku." kata Boy


Raiden yang mendengar itu langsung menoleh pada pria yang mengaku sebagai calon suami Elle.

__ADS_1


"Apa yang kau katakan tadi?" kata Raiden


"Aku calon suaminya." kata Boy


Mendengar itu Raiden tertawa membuat orang yang ada disana melihat kearah mereka.


"Hei apa kau sadar sekaya apa dirimu itu sehingga mengaku sebagai calon suami adikku." kata Raiden membuat semua orang merasa bingung mengapa seorang CEO terbesar dari Jepang mengaku sebagai Abang dari wanita yang dikenal sebagai CEO E&J.


Boy yang ditanya seperti itu hanya diam, membuat Raiden tersenyum sinis.


"Lebih baik kau menjauh dari sini." kata Raiden mengusir Boy.


"Awas saja kau akan aku beri pelajaran padamu." batin Boy dan pergi dari hadapan Elle dan lainnya tanpa berkata apa-apa.


Sedangkan Arc yang melihat itu hanya tersenyum, karena Raiden membuat pria yang bernama Boy itu langsung terdiam dan pergi dari hadapan istrinya.


Elle melihat Arc yang berada tak jauh darinya dan memberikan senyuman kepada Arc, membuat Arc pun membalas senyuman itu. Sedangkan Mark yang melihat Elle tersenyum merasa jika senyuman itu untuknya karena Elle tersenyum kearahnya padahal senyuman itu untuk suaminya. Elle sengaja melakukan itu agar Mark merasa jika dia telah melupakan kejadian dimasa lalu.


"Apa baru saja dia tersenyum pada ku?" batin Mark, Elle yang mendengar perkataan Mark tersenyum sinis melihat Mark membalas senyuman kepadanya.


"Aku akan mendekatinya, aku akan membuatnya kembali kepadaku." kata Mark ingin menghampiri Elle namun terhenti karena acara akan dimulai.


"Jangan kau kira aku akan kembali kepadamu dan melepas sebuah batu berlian untuk memungut sebuah batu kerikil yang jelek sepertimu." batin Elle.


Sedangkan disebuah kamar terjadi kehebohan karena sepasang manusia yang baru menyadari apa yang terjadi kepada mereka berdua.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan, bukannya tadi disini ada tunggu mengapa menjadi kau yang ada di sini."


Bersambung......


__ADS_2