Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Menghina Zion dan Zia


__ADS_3

Elle dan para anggotanya sudah sampai didekat markas mafia Lion. Elle membawa serta Zia dan Zion karena mereka sudah lama tidak beraksi.


"Apa kalian ingin siap untuk menangkap kelinci Zia, Zion?" kata Elle sambil mengelus kepala harimau tersebut yang berada disisi kanan dan kiri Elle yang berada dalam mobil khusus yang dapat memuat hewan kesayangan Elle jika sedang ikut berburu.


"Ya mama, kami sudah siap untuk menangkap mereka." kata Zion dan Zia bersama.


"Baiklah tapi kalian harus mengikuti apa yang aku katakan, oke." kata Elle dan dibalas dengan auman oleh dua harimau tersebut.


"Egon bagaimana situasi disana?" kata Elle kepada Egon melalui earphone yang ada ditelinga masing-masing anggotanya.


"Situasi aman nona, apa kita kan menyerang sekarang juga.?" kata Egon


"Tidak, aku akan datang dengan maksud ingin menyewa mereka untuk melenyapkan seseorang, nanti akan aku katakan kapan kita harus menyerang mereka." kata Elle kepada Egon.


"Baik nona." kata Egon yang berada disisi lainnya.


"Kalian disini saja, nanti jika sudah ada aba-aba untuk datang kalian masuklah kedalam, oke." kata Elle kepada Zia dan Zion dan dibalas auman oleh dua harimau tersebut.


Setelah itu Elle dan Kayo masuk kedalam mobil satunya, untuk memasuki markas Lion.


Didepan pagar markas tersebut, Elle dan Kayo langsung dihadang oleh anggota Lion.


"Apa maksud kedatangan kalian." kata seorang pria tersebut.


"Kami membutuhkan bantuan dari pimpinan kalian." kata Kayo.


"Anda membutuhkan apa nona, dan dari mana anda mengetahui tempat kami. Hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahui tempat kami ini." kata pria tersebut.


"Aku mendapatkan dari temanku yang selalu memakai jasa kalian untuk melenyapkan seseorang." kata Elle.


"Baiklah, tunggu sebentar." kata pria tersebut langsung menghubungi anggotanya yang lain yang ada didalam markas. Setelah beberapa saat, Elle dan Kayo diperbolehkan untuk masuk kedalam markas tersebut.


Didalam Elle dapat melihat anggota Lion yang sedang berjaga disetiap sudut ruangan. Mereka sampai disebuah ruangan yang cukup luas. Elle dan Kayo dipersilahkan untuk menunggu disana karena pimpinan mereka masih melakukan hal lain.


Elle memberi kode kepada Egon dan yang lainnya dengan berdehem, agar Egon mendengar dari seberang sana melalui earphone untuk menjalankan rencana mereka yang telah disusun.


Setelah berapa lama, masuklah seorang pria yang berusia hampir sekitar kepala lima. Pria tersebut yang melihat Elle dan Kayo langsung menelan ludahnya dengan susah karena berhadapan dengan dua wanita yang cantik yang sayangnya memiliki sifat iblis.


"Apa yang membuat nona-nona yang cantik ini datang ke tempatku." kata pria tersebut sambil duduk didepan Elle dan juga Kayo.


"Kami ingin berbisnis dengan Anda Tuan Jack." kata Elle dengan santai


"Berbisnis apa nona?" kata Jack sambil meminum wine yang dituangkan oleh anak buahnya.


"Wanita ini sangat cantik, apa lagi tubuhnya. Membuatku sangat bergairah " batin Jack , Elle yang mendengarnya menyeringai.


"Aku ingin kau membunuh seseorang, soal bayaran tenang saja aku akan membayar dengan mahal " kata Elle.


"Masalah itu sangat gampang bagiku, asalkan bayarannya setimpal dengan kerjaan yang kami lakukan." kata Jack.


"Tenang saja, berapapun akan aku bayar agar anda dapan membunuh orang tersebut." kata Elle sambil tersenyum, yang jika dilihat senyum itu sangat manis tapi mengundang sejuta makna yang tersirat.


"Baiklah, selain uang nona harus menerima syarat dari saya terlebih dahulu untuk membuat perjanjian." kata Jack.

__ADS_1


"Aku belum pernah merasakan wanita Asia, aku akan membuat dia menggerang dibawah tubuhku." batin Jack yang membuat Elle semakin semangat untuk melakukan hal yang menyenangkan nantinya.


"Apapun syaratnya akan kami penuhi." kata Elle santai


"Baiklah, aku ingin kalian berdua melayaniku di atas ranjang. Bagaimana, persyaratan yang sangat mengasikkan bukan." kata Jack.


Elle memandang Kayo dan tersenyum, sedangkan Kayo yang melihat senyum nona ya juga tak kalah menerbitkan senyuman yang membuat mereka yang ada disana seketika merinding.


"Ada apa ini, mengapa senyuman wanita itu sangat menggerika." kata salah satu anggota Lion.


"Apa Anda sanggup melayani kami berdua dengan umur Anda saat ini yang sudah tua itu." kata Kayo dengan santai.


"Tentu saja, aku sangat kuat. Kau akan aku buat menggerang dibawah tubuh ku." kata Jack dengan banganya.


"Benar kah, tapi menurutku kau hanya bertahan lima menit saja oh...tidak mungkin hanya satu menit saja hahahahah." kata Elle dengan ketawa yang mengejek membuat pria tersebut tersulut emosi.


"Kurang ajar kau, berani sekali menghinaku. Kalian tidak akan aku biarkan keluar dari markas dengan hidup-hidup." kata Jack.


"Ih takut." ejek Elle kepada pimpinan lion tersebut.


"Kurang ajar, kalian berdua tangkap mereka dan ikat diatas ranjang ku." kata Jack kepada anak buahnya.


Belum sempat anak buah mereka menyentuh Elle yang masih santai duduk di sofa, tubuh mereka sudah ditembak oleh Kayo dengan beringas.


"Bergerak sedikit saja dari tempat kalian, akan aku buat kalian menemui raja neraka." kata Kayo sambil berdiri di depan Elle.


"Sialan, siapa mereka." batin Jack.


"Apa yang kalian inginkan" kata Jack.


"Cih, kau tidak akan bisa mendapatkan nyawaku, karena kau sedang berada di markas ku. Jadi lebih baik kau melayaniku diatas ranjang." kata Jack.


"Tidak akan sebelum kau menyerahkan nyawa mu yang tak berharga itu." kata Elle santai sambil memakan cemilan yang ada diatas meja. "Cemilan ini enak, dimana kau membelinya?" kata Elle membuat Jack menjadi geram atas kelakuan Elle.


"Kurang ajar, kau yang akan mati karena anak buah ku sebentar lagi akan mengepung kalian berdua." kata Jack.


Beberapa saat kemudian anak buah Lion masuk kedalam ruangan tersebut dan mengepung Elle dan Kayo. Melihat anak buahnya datang, Jack tersenyum.


"Lihat, anak buah ku siap untuk melenyapkan mu. Aku akan melepaskan kalian jika mau menghangatkan ranjang ku." kata Jack.


"Percaya diri sekali Anda, Lihat dibelakang mereka." kata Elle santai.


Jack melihat dibelakang setiap anak buahnya sudah berdiri beberapa manusia yang berwajah datar Tanpa ekspresi sedang menodongkan pistolnya disetiap kepala anak buahnya.


"S...siapa kau?" kata pimpinan Lion


"Aku Elle, malaikat maut mu." kata Elle dan memanggil Zia dan Zion melalui pikirannya. Tidak begitu lama terdengar suara awuman harimau yang membuat pimpinan Lion dan juga anak buahnya menjadi ketakutan.


"Suara apa itu." batin semua anak buah Lion.


Tiba-tiba dari arah belakang Kayo sudah berjalan dua ekor harimau yang semakin mendekat kearah Elle, setelah sampai didekat Elle dua harimau tersebut langsung duduk di kiri dan kanan Elle.


"Ya ampun, i...itu harimau." kata Jack.

__ADS_1


"Mengapa kau menyerang markas kami, kami tidak ada menyinggung kalian." kata pimpinan Lion.


"Benarkah, tapi setahuku kau berencana membunuh suamiku, jadi kau berurusan denganku." kata Elle sambil mengelus kepala Zion.


"Aku tidak mengenal siapa suamimu, sebaiknya kalian pergi saja sebelum aku bertindak." kata Jack.


"Sayangnya aku tidak akan melepaskan seseorang yang berniat membunuh suamiku. Hiro apa kau membawa obat tersebut." kata Elle kepada Hiro


"Iya nona, aku membawanya banyak, agar bisa kita coba dengan para kelinci tersebut." kata Hiro melihat para anak buah Lion.


"Bagus, beri mereka obat tersebut." kata Elle sambil menyeringai.


Mendengar perkataan wanita yang ada dihadapan mereka ada beberapa anak buah Lion yang berusaha kabur tetapi semua itu sia-sia karena Zion dan Zia langsung mengejar mereka dan mencabik-cabik kulit anak buah Lion membuat yang lainnya merasa ketakutan.


"Aku harus kabur, aku tidak ingin dimakan oleh hewan tersebut." kata Jack yang perlahan-lahan berjalan mundur, Elle yang mendengar pikiran Jack hanya tersenyum.


"Kau tak akan bisa kabur dari malaikat maut, apa kau tak mau bermain dengan hewan kesayanganku." kata Elle kepada Jack.


"Tidak dasar wanita gila, pergi kalian dari markas ku." kata Jack.


"hahhaha, kau tadi sangat bersemangat mengapa sekarang aku ketakutan. Bermainlah sebentar bersama hewan kesayanganku. Zion, Zia bermainlah sebentar dengannya." kata Elle.


"Cih aku tidak akan mau bermain dengan mereka, mereka hanya hewan bodoh yang tak punya otak." kata Jack.


Mendengar itu membuat Elle marah


"Beraninya kau mengatai hewan kesayanganku dengan kata-kata seperti itu." kata Elle langsung bangkit dari duduknya dan menghampiri Jack.


"Kau belum tau rupanya, Zion Zia apa kalian dengar apa kata pria ini." kata Elle kepada hewan kesayangannya, membuat dua harimau tersebut langsung mendekati Elle sambil mengaum.


"Kau tak akan aku biarkan karena telah menyakiti hati mereka. Bukan hanya hati mereka tapi kau berencana membunuh suamiku yaitu Arc, tak akan aku biarkan kau mati dengan tenang." kata Elle langsung menendang perut Jack tersebut.


"Rasakan ini, mulut ini yang telah menghina mereka dengan mulut ini juga kau akan merasakan kesakitan." kata Elle sambil menyayat mulut pria tersebut sampai telinga.


"Akhhhhhh" teriak Jack saat Elle menggores mulutnya dengan pisau.


"Bagaimana, kau suka?" kata Elle, sedangkan Jack merintih kesakitan saat mulutnya disayat oleh Elle dan langsung pingsan.


"Cih dasar lemah" kata Elle kepada pimpinan Lion. "Egon bawa dia, aku akan melakukan sesuatu yang akan menyenangkan dengannya nanti di markas." kata Elle kepada Egon.


"Baik nona." kata Egon sambil memerintahkan kepada anggotanya untuk membawa pria tersebut kedalam mobil.


"Wah sepertinya obat yang kalian buat sangat menggerika, ini sesuai dengan yang aku inginkan." kata Elle saat melihat hasil dari obat tersebut dimana sebagian dari anggota tubuh mereka seperti tidak bertenaga karena tulang yang ada didalam tubuh mereka melebur secara perlahan.


Teriakan dari anggota Lion mengalun dengan merdu disetiap sudut markas tersebut membuat Elle merasa senang.


"Ambil apa saja yang ada di markas ini dan hancurkan setelah itu beserta anggota mereka." kata Elle langsung pergi bersama Kayo dan juga Zion serta Zia.


"Kayo kita harus cepat pulang sebelum, singa jantan mengaum." kata Elle kepada Kayo, yang pastinya Kayo tau siapa itu singa betina yang dimaksud oleh nona ya.


Sedangkan disebuah kamar, seorang pria sedang mengumpat istrinya yang pergi dimalam hari bukan hanya itu tapi juga dalam keadaan hamil.


"Awas saja kau, tidak akan aku beri ampun." kata pria tersebut.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2