
Seorang wanita cantik sedang tersenyum dengan senang, di dalam sebuah restoran tepatnya di sebuah ruangan VVIP.
"Kenapa lama sekali sih?" batin wanita tersebut "Coba aku lihat apa penampilanku sudah sempurna" kata wanita tersebut berdiri dan menghadap sebuah cermin yang memang diletakkan khusus diruangan tersebut.
"Sempurna" kata wanita tersebut sambil menambahkan lipstik pada bibirnya yang sudah merah agar bertambah merah.
Tidak begitu lama, pria yang ditunggunya datang sambil membawa sesuatu yang membuat wanita itu tersenyum cerah.
"Maaf membuatmu menunggu lama." kata pria tersebut
"Tidak apa Arc, aku juga baru datang." kata wanita tersebut yang tidak lain adalah Bella
"Ini untuk wanita cantik di depanku." kata Arc memberikan bunga yang ada ditangannya kepada Bella.
Bella langsung mengambilnya dan mencium bunga tersebut dengan sangat lama membuat Arc hanya memandangnya dengan datar.
"Mari kita duduk" kata Bella
"Baiklah." kata Arc
"Sebentar lagi aku akan menjadi milikku, aku sangat berterimakasih kepada Abang Mark karena telah mengenalkan Arc kepadaku." batin Bella sambil memperlihatkan senyumannya kepada Arc.
"Apa kau sudah memesan makan." kata Arc
__ADS_1
"Sudah, sebentar lagi akan datang" kata Bella sambil membusungkan dadanya yang besar seperti melon.
"Kenapa kepalaku agak pusing ya." batin Bella karena tiba-tiba kepalanya seperti berdenyut.
"Ada apa" kata Arc kepada Bella
"Tidak ada, aku hanya sedikit pusing saja." kata Bella
"Apa perlu kita batalkan saja pertemuan ini" kata Arc
"Tidak apa-apa a-" perkataan Bella terhenti ketika tiba-tiba tubuhnya terhuyung ke depan meja dan tertidur.
"Buruan sudah masuk perangkap." kata Arc sambil menelpon seseorang diseberang sana.
Tidak begitu lama beberapa orang masuk kedalam ruangan tersebut dan langsung membopong Bella yang masih pingsan untuk keluar dari ruangan tersebut.
Senyuman merekah terbit di bibir Elle setelah memutuskan sambungan telpon.
"Carl sayang, ayo naik." kata Elle berteriak di dekat bangku yang didudukinya.
Arc dan Carl yang mendengar teriakan Elle langsung menoleh kearah suara.
"Ayo sayang, kita sudahi belajar berenangnya." kata Elle membawa Carl ke tepian kolam renang.
__ADS_1
"Apa menyenangkan sayang" kata Elle sambil menghampiri arc dan juga Carl. "Ini honey" kata Elle memberikan handuk kepada Arc.
"Terimakasih Sweety." kata Arc mengambil apa yang diberikan oleh Elle.
"Carl sayang, Carl bersih-bersih bersama Daddy ya." kata Elle
"Oce" kata Carl
"Honey, aku ada urusan sebentar di markas." kata Elle kepada Arc
"Baiklah, tapi jangan melakukan hal yang bisa membahayakan mu dan juga baby." kata Arc.
"Baiklah" kata Elle sambil memberikan ciuman di bibir Arc, untung saja Carl sudah berjalan masuk kedalam mansion.
Setelah melihat kepergian suami dan anaknya, Elle langsung menampilkan senyumnya dan berjalan menuju markasnya.
"Nona" kata Egon yang sudah menunggu Elle di depan pintu markas.
"Apa mainan barunya sudah sadar." kata Elle sambil berjalan dan diikuti oleh Egon di belakangnya.
"Belum nona, sepertinya dia sedang bermimpi indah." kata Egon
"Ha ha ha jelas dia bermimpi indah karena dia datang kesini setelah bertemu dengan orang yang diimpikannya." kata Elle
__ADS_1
"Aku sudah tidak sabar untuk bermain dengan mainan baru." batin Elle
Bersambung....