Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Pingasan


__ADS_3

Setelah keluar dari restoran Elle dan kayo langsung masuk kedalam mobil. Di mobil Elle tersenyum karena dia mendapatkan mainan baru untuk bermain ya. Kayo yang melihat nona ya tersenyum merasa heran, padahal tidak ada yang hal yang membuat nona ya tersenyum.


"Ada apa dengan nona, kenapa nona tersenyum sendiri." batin Kayo ketika melihat nona ya, tidak mau membuat nona ya marah Kayo langsung menjalankan mobil ketempat tujuan yang dikatakan oleh tuannya.


Elle yang mendengar pikiran Kayo hanya tersenyum saja.


"Kayo sebentar lagi kita akan mendapat mainan baru." kata Elle sambil melihat jalanan yang terlihat ramai.


Saat akan mengatakan sesuatu kepada Kayo Elle melihat seseorang yang sangat dibenci olehnya, membuat dadanya semakin sesak karena terlintas bayang-bayang masalalu yang menyakitkan. Betapa sakitnya dikhiyanati oleh orang yang kamu cintai dan juga oleh orang yang kamu anggap seperti saudara kandungmu sendiri. Membuat dada Elle semakin sesak dan pandangannya semakin buram. Kayo yang melihat nona ya memegang dadanya seperti kesakitan memberhentikan mobilnya dan langsung keluar dari mobil, langsung masuk ke bagian belakang mobil untuk membantu nona ya yang sedang kesakitan.


"Nona apa yang terjadi." kata Kayo sambil membantu nona ya yang terus saja meremas dada ya.


para bodyguard yang mengikuti mobil Elle yang tidak jauh dari mobil nona mereka merasa heran karena mobil tiba-tiba berhenti dan kayo keluar dari mobil dengan wajah yang seperti panik. Mereka langsung menghampiri mobil nona mereka untuk melihat apa yang terjadi.


"Nona apa yang terjadi" kata salah satu bodyguard ketika sudah sampai di dekat mobil Elle.


"Cepat bawa mobil ke rumah sakit" kata Kayo panik karena melihat nona ya pingsan, mendengar apa yang dikatakan oleh Kayo bodyguard tersebut langsung membawa mobil Elle dan membawanya kerumah sakit.


Bodyguard yang lain langsung mengikuti mobil Elle dan melaporkannya kepada Tuan mereka.


Tut Tut Tut


📞Jhon


Ada apa


📞Bodyguard


Maaf Tuan, nona Elle dilarikan kerumah sakit.


📞Jhon


Apa yang terjadi


📞 Bodyguard


Kami belum bisa memastikan, tapi tadi saya melihat nona Elle sudah pingsan.


📞Jhon


Terus awasi dan segera lapor apa yang telah terjadi.


📞 Bodyguard


Baik Tuan


Sambungan langsung diputus Jhon, karena Arc sudah memandangnya sambil melotot karena mereka sedang berada didalam ruang mitting karena setelah makan siang mereka langsung menghadiri mitting.

__ADS_1


Jhon langsung menghampiri Arc dan membisikan sesuatu yang Langsung membuat Arc berdiri dan pergi Tanpa sepatah kata pun membuat yang ada didalam ruangan merasa heran dengan CEO mereka yang pergi Tampa sepatah kata pun.


"Mitting kita undur dan semua silahkan keluar." kata Jhon sambil berlari mencari Tuan ya yang pergi Tanpa menunggunya. Jhon melihat Arc yang berada diparkiran dan mencoba membuka mobil Tampa kunci dengan paksa.


"Ya ampun, Tuan seperti orang bodoh saja masa iya mau masuk kedalam mobil Tanpa kunci." kata Jhon sambil berlari menghampiri Tuan ya.


"Hai cepat terbuka, bang*at kau, mobil tidak berguna akan aku bakar kau jika tidak membuka pintunya." maki Arc kepada mobil seperti orang gila.


"Tuan tenanglah, sebaiknya tuan tenangkan diri terlebih dahulu. Nona sudah berada dirumah sakit pasti sudah ditangani oleh dokter dengan baik." kata Jhon kepada Arc, bukannya tenang Arc langsung melotot kan matanya dan memukul Jhon diwajahnya.


"Tenang kamu bilang, istriku tiba-tiba saja pingsan dan kau bilang tenang. Akan aku bunuh kau jika terjadi sesuatu pada istriku." kata Arc kepada Jhon yang hanya bisa pasrah di maki oleh Arc.


Arc terus saja memaksa membuka mobil, melihat itu Jhon langsung membuka pintu mobil dengan kunci. Setelah mobil terbuka Arc langsung masuk diikuti Jhoni dan langsung membawa ya kerumah sakit milik keluarga Alexander tempat Elle dibawa.


Didalam mobil Arc terus saja memaki keadaan yang sedang macet.


"Jhon tabrak aja semua mobil yang ada didepan." kata Arc dengan berteriak.


"Terobos saja lampu merah itu, atau kau hancurkan saja lampu itu. Dasar lampu sialan." maki Arc pada lampu lalu lintas.


Jhon yang mendengarnya hanya bisa pasrah dan menggelengkan kepala melihat Tuan ya yang seperti orang gila tersebut.


Sedangkan Elle yang sudah dibawa masuk kedalam ruangan UGD langsung diberikan penanganan, Kayo langsung menghubungi Eiji dan juga Hiro agar cepat datang kerumah sakit milik keluarga Alexander.


Setelah beberapa saat dokter keluar untuk bertemu dengan keluarga pasien.


Belum sempat dokter berkata mereka dikejutkan dengan teriakan yang sangat menggelegar yang berasal dari pemilik rumah sakit. Para staf yang melihat pemilik rumah sakit datang dengan tergesa-gesa langsung berbaris menyambut kedatangan Arc.


Melihat itu Arc tidak peduli karena saat ini yang sedang menjadi prioritasnya adalah sang istri yang sedang pingsan.


"Dimana istriku?" kata Arc ketika sudah sampai didekat Kayo dan dokter tersebut.


"Istri, apa maksud dari Tuan Muda Arc, siapa istrinya. Bukannya Tuan Muda Arc belum menikah." batin dokter tersebut.


Semua staf bingung siapa yang dikatakan istri oleh pemilik rumah sakit tersebut karena mereka mengetahui bahwa dia belum menikah.


Belum sempat dokter bertanya, Arc langsung menekan dagu Kayo dengan erat tetapi Kayo biasa saja.


"Aku tanya dimana istriku." sekali lagi Arc bertanya kepada Kayo.


"Nona ada didalam." kata Kayo sambil menunjuk kearah ruang UGD, mendengar itu Arc langsung melepas tangannya dari dagu Kayo dan masuk kedalam ruangan tersebut.


Dokter yang melihat apa saja yang baru terjadi merasa heran.


"Sebenarnya apa yang terjadi." batin dokter tersebut.


Didalam ruangan tersebut Arc melihat Elle yang sedang terbaring dan memejamkan matanya. Arc menghampiri Elle dan memegang tangannya.

__ADS_1


"Sweety apa yang terjadi, bangunlah Sweety." kata Arc sambil mencium tangan Elle dengan erat. "Jangan seperti ini Sweety, bangunlah." kata arc sambil terus mencium tangan Elle dengan mata yang berair melihat istrinya terbaring diatas bangker.


Beberapa saat kemudian dokter dan Kayo setra Jhon masuk kedalam ruangan tersebut.


"Apa yang terjadi dengan istriku." kata Arc, dokter yang ditanya oleh Arc langsung menjawab sambil gemetaran karena aura yang dikeluarkan oleh Arc sangat menakutkan.


"Nona hanya mengalami pingsan yang diakibatkan tekanan darah menurun secara tiba-tiba dan menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak. Kondisi bisa terjadi karena mungkin nona mengalami stres, cuaca yang terlalu panas atau juga ada hal yang membuat nona mengalami ketakutan." jelas dokter sebut sambil gemetaran.


Tiba-tiba pintu terbuka dan masuklah Eiji dan jiga Hiro dan langsung memberi salam kepada Arc.


"Tuan." kata Eiji dan Hiro.


"Hemmm..." kata Arc "Jhon pindahkan istriku diruang VVIP." kata Arc sambil terus memandang Elle.


"Baik Tuan" Jhon langsung keluar dan meminta kepada pihak rumah sakit untuk memindahkan Elle keruangan VVIP.


Eiji menghampiri Kayo dan menanyakan apa yang terjadi.


"Apa yang terjadi Kayo." kata Eiji sambil mendekati Kayo.


"Nona tiba-tiba saja pingsan, dan aku tidak mengetahui apa yang menyebabkan nona tiba-tiba pingsan. Sebelum itu nona memegang dadanya dengan kuat seperti merasakan kesakitan." kata Kayo kepada Eiji dan didengar oleh Arc.


"Kau" tunjuk Arc kepada dokter tersebut "Periksa ulang istriku dengan teliti dan menyeluruh dan carikan dokter wanita Jagan pria." kata Arc setelah mendengar perkataan Kayo jika istrinya memegang dadanya sebelum pingsan, Arc sangat takut bila istrinya mempunyai penyakit parah.


"Ba...baik Tuan." kata dokter tersebut dan langsung keluar untuk melakukan apa yang disuruh oleh Arc.


Setelah Elle dipindahkan keruangan VVIP, tiba-tiba pintu terbuka dan masuklah Mama Amanda dan juga Carl yang sudah menangis segegukan ketika mendengar Mommy ya masuk rumah sakit. Ketika masuk tangis itu makin bertambah setelah melihat tubuh Elle yang terbaring di atas banker dengan keadaan mata tertutup.


Mama Amanda langsung menghampiri Elle yang terbaring di banker tersebut dan meletakkan Carl disamping Elle yang sedang terlelap. Arc langsung memberikan tempat duduk kepada Mama Amanda.


"My Bangun, cal janji tidak nakal. bagun my." kata Carl sambil memegang wajah Elle dan menciumnya.


"Sebenarnya apa yang terjadi Arc, kenapa Elle bisa pingsan dan belum sadarkan diri." kata Mama Amanda sambil menggenggam tangan Elle dan mengelusnya.


"Kata dokter Elle hanya mengalami pingsan yang diakibatkan tekanan darah menurun secara tiba-tiba dan menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak. Mungkin karena cuaca yang begitu panas menyebabkan Elle pingsan Mama jangan terlalu khawatir, jaga juga kesehatan Mama." kata Arc kepada Mama Amanda dan diangguki oleh Mama Amanda.


"My hiks hiks cal mau my bagun." kat Carl sambil menangis, Arc yang mendengar Carl menangis membuatnya merasa kasihan pada Carl. Arc langsung menggendong Carl dan mengelus pipinya.


"Carl tidak boleh menangis, jika Mommy mendengar Carl menangis Mommy tidak akan bangun jadi berhenti menangis oke." kata Arc membujuk Carl agar tidak menangis lagi.


"Kalau cal tidak menangis Mommy akan bagun Edy?" kata Carl kepada Arc


"Iya, jadi Carl tidak boleh menangis ya." kata Arc sambil mencium pipi Carl dan langsung diangguki Carl dan menghapus air matanya dengan punggung tangannya.


"Anak pintar, nanti setelah Mommy bangun kita akan jalan-jalan lagi oke." kata Arc kepada Carl.


"Iya Edy, Carl tidak akan nangis lagi." kata Carl sambil tersenyum kepada Arc.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2