
Di mansion Elle pagi harinya terjadi kehebohan karena kedatangan Kayo bersama dengan suaminya yang memakai pakaian yang bercorak macan tutul membuat Elle dan lainnya tertawa.
"Wah wah ternyata kita kedatangan artis." kata Elle saat melihat Boy memakai pakaian bercorak macan tutul dengan wajah yang menahan malu.
"Kau tidak malu memakai pakaian seperti itu." bisik Arc pada Boy yang berada dekat dengannya.
"Sebenarnya aku malu, tapi demi anak-anak ku aku rela memakai pakaian seperti ini karena istriku yang memintanya, dan juga agar istriku semakin cinta padaku. Sekarang dia sudah mulai manja kepadaku." bisik Boy kepada Arc
"Hahaha untung saja Elle tidak mengidam seperti Kayo, jika itu sampai terjadi mau di letak dimana wajahku nanti." kata Arc membuat Boy memiliki ide agar bukan dia saja yang malu tapi Arc juga.
"Elle sepertinya suamimu juga ingin memakai pakaian seperti ini." kata Boy kepada Elle.
"Yakkkkk apa maksudmu, aku ti-" perkataan Arc langsung dipotong oleh Elle
"Sepertinya bagus juga, honey aku mau kamu memakai pakaian seperti itu." kata Elle kepada Arc, membuat Boy ber yes ria.
"Yes akhirnya ada juga yang menemaniku memakai pakaian seperti ini." batin Boy
"Tapi sweety ak-" perkataan Arc langsung dipotong Elle
"Ya sudah kalau tidak mau, aku akan mencari Daddy baru buat Carl dan juga baby yang ada didalam perutku ini." kata Elle "Baby kita cari Daddy baru ya." kata Elle sambil mengelus perutnya yang sudah membuncit.
"Tidak, aku tidak mau. Aku akan memakainya, aku tidak rela orang lain menjadi suamimu dan juga Daddy dari anak-anak ku. kata Arc berteriak
"Awas kau, akan aku hajar nanti." bisik Arc ditelinga Boy, mendapat ancaman seperti itu Boy hanya tertawa saja karena berhasil membuat Arc menjadi sepertinya.
"Cepat honey aku sudah tidak sabar melihatmu memakainya." kata Elle bergelayutan manja di legan Arc.
"Baiklah Sweety, apapun untukmu dan baby." kata Arc menunjukkan senyumnya yang setengah ikhlas dan langsung menghubungi Jhon untuk mencarikan pakaian seperti Boy.
"Tenang aja honey aku akan memberikan imbalan yang setimpal nantinya." kata Elle sambil mengedipkan matanya.
"Itu yang aku suka Sweety." kata Arc dan mencium bibir Elle
Plak
"Aduh mengapa kau memukul kepala ku " kata Arc kepada Boy
"Kau itu tidak lihat mereka" kata boy menunjuk Mama Annchi dan Mama Amanda yang ada didepan mereka. "Mereka itu jomblo, hargai mereka." kata Boy kembali
__ADS_1
"Tenang saja boy, kami sudah biasa melihat itu." kata Mama Annchi dan diangguki Mama Amanda
"Daddy" kata Kayo
"Iya Mommy, apa Mommy membutuhkan sesuatu." kata Boy sambil mengelus rambut Kayo
"Aku mau ini" kata Kayo menunjukkan gambar pada Boy
"Apa ini, Daddy tidak pernah melihatnya." kata Boy saat melihat gambar yang Kayo tunjukkan padanya.
"Apa kau pernah melihat makanan ini" kata Boy pada Arc dan juga Elle
"Aku tidak pernah melihatnya." kata Arc
"Sepertinya sangat enak." kata Elle yang langsung mengelap mulutnya.
"Iya nona, aku sangat ingin makan ini. Daddy buatkan ya." kata Kayo sambil memperlihatkan wajah imutnya.
"Iya aku juga mau, honey buatkan untuk aku juga ya." kata Elle dengan wajah imutnya.
"Dapat, ini namanya rujak. Tenang Mommy Daddy akan membuatkannya setelah mendapatkan bahan-bahan nya. Ayo Arc kita mencari bahan-bahan untuk membuat makanan ini." kata Boy menarik tangan Arc.
Belum sempat mereka pergi, Jhon datang membawa pakaian yang diinginkan Tuan nya.
"Pagi Tuan, ini pakaian yang Anda inginkan." kata Boy sambil menunjukkan pakaian yang dibawanya.
"Mengapa kau datang sekarang, seharusnya nanti saja kau datangnya." bisik Arc setelah mendatangi Jhon.
"Maaf Tuan, anda tadi tidak mengatakan seperti itu." kata Jhon.
"Dasar si-" perkataan Arc dipotong Elle
"Honey cepat pakai, aku ingin melihatmu memakai pakaian itu baru setelah itu mencari yang kami inginkan tadi." kata Elle
"Awas kau, gaji mu aku potong 99%" bisik Arc kepada Jhon.
"Baiklah Sweety" kata Arc langsung pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya.
__ADS_1
"Kenapa aku yang disalahkan, dasar Tuan tidak berperasaan." batin Jhon.
Beberapa saat kemudian Arc keluar menggunakan baju yang bercorak macan tutul membuat semua yang disana menahan ketawa mereka, kecuali Boy yang tidak sanggup untuk tidak tertawa melihat Arc memakai pakaian tersebut.
"Hahahaha aduh perutku sakit sekali, kau sangat sesuai memakai pakaian seperti itu." kata Boy yang tidak berhenti menertawakan Arc.
"Diam kau, ini semua gara-gara kau, lihat saja nanti akan aku beri perhitungan padamu." kata Arc sambil duduk di samping Elle.
"Sweety dia menertawakan aku." kata Arc sambil menunjukkan wajah sedihnya kepada Elle.
"Sudah, biarkan saja dia. Honey kau begitu tampan, aku sangat menyukainya." kata Elle sambil mengelus wajah Arc dan memberikan ciuman di pipi Arc membuat Boy merasa iri.
"Mommy, Daddy juga mau seperti itu." kata Boy kepada Kayo
"Tidak." kata Kayo, membuat wajah Boy langsung bersedih.
Cup
"Itu sebagai imbalan sudah memakai pakaian yang aku inginkan." kata Kayo setelah mencium pipi Boy
"Terimakasih mom, Daddy semakin mencintaimu." kata Boy langsung mencium seluruh wajah Kayo.
"Aku juga mau seperti itu." kata Elle
"Baiklah Sweety." kata Arc
Cup
Cup
Cup
"Sebaiknya kita pergi saja Ann, aku tidak sanggup melihat kemesraan mereka berlama-lama." kata Mama Amanda menarik tangan Mama Annchi.
"Iya, ayo kita pergi ketaman belakang saja untuk menanam bunga." kata Mama Annchi mengikuti Mama Amanda
Sedangkan dua pasang suami istri itu tidak menyadari jika ada satu orang yang sangat iri atas kelakuan mereka berempat siapa lagi jika bukan Jhon.
"Dasar, mereka anggap aku ini patung. Nasib menjadi jomblo." cicit Jhon dan langsung pergi dari sana sebelum matanya semakin sakit melihat adegan tersebut.
__ADS_1
Bersambung.....