Wanita Tangguh

Wanita Tangguh
Bangga Dengan Burung Pipit.


__ADS_3

Saat ini Elle sedang berada di markasnya karena dia mendapat berita jika jika kakek Jiazhen mengalami penyerangan untung saja para anggota Elle bisa menyelamatkannya.


"Perketat penjagaan terhadap kakek ku, dan juga kirim peringatan kepada parasit tersebut." kata Elle


"Baik nona" kata Egon


"O...iya tentang wanita rubah dan juga pria rubah itu apa ada hal tentang mereka." kata Elle


"Ada nona, Mark Wriston dan Olivia mereka membuat perusahaan dan akan melakukan kerja sama dengan perusahaan tuan Arc untuk memulai rencana mereka. Dan Mark Wriston yang akan menjadi CEO perusahaan tersebut." kata Egon


"Awasi terus pergerakan mereka, dan tentang saham yang ada pada perusahaan Wriston yang ada di negara A aku ingin kalian terus membeli saham perusahaan itu pada pemegang saham lainnya." kata Elle


"Baik nona" kata Egon, tiba-tiba saja ponsel Egon berbunyi setelah meminta ijin kepada Elle untuk mengangkatnya barulah Egon menerima panggilan tersebut.


Saat menerima panggilan itu wajah Egon berubah-ubah membuat Elle mengerutkan keningnya, setelah selesai menelpon Elle langsung bertanya siapa yang menelpon.


"Siapa" kata Elle


"Dari anggota kita yang mengawasi kediaman Derren." kata Egon


"Apa yang dikatakannya" kata Elle


"Mereka mengatakan jika Derren Smith, memerintahkan seseorang untuk menculik tuan Jimmy, karena Tuan Jimmy yang tidak mau membantu perusahaannya yang sedang membutuhkan investor." kata Egon


"Bang*at, kapan mereka akan melakukan rencana itu" kata Elle


"Kata anggota kita mereka akan melakukannya , besok karena mereka membutuhkan dana secepatnya " kata Egon kembali.


"Kemarilah" kata Elle kepada Egon, setelah Egon mendekat padanya Elle lalu membisikkan sesuatu kepada Egon.


"Jadi laksanakan yang aku katakan." kata Elle setelah selesai membisikkan sesuatu kepada Egon. "Dan juga panggil yang lainnya sebentar lagi kita akan makan siang bersama untuk menyambut kedatangan Kayo." kata Elle kepada Egon.


"Baik nona." kata Egon


Setelah berbicara dengan Egon Elle langsung keluar untuk menuju mansion ya. Saat masuk Mansion Elle melihat Jimmy yang sedang bermanja-manja dengan Marsha di sofa keluarga.


"Hei kalian, emang tidak ada tempat untuk bermesraan." kata Elle


"Apa sih bilang saja iri." kata Jimmy


"Cih dasar, Marsha dimana kakek, Mommy dan Daddy" kata Elle kepada Marsha


"Kakek sedang bermain bersama Carl di kamar, Daddy dan Mommy akan datang sebentar lagi." kata Marsha


"Baiklah, aku keatas dulu menemui kakek." kata Elle

__ADS_1


Elle langsung pergi ke kamar Carl. Saat sudah sampai didepan pintu kamar Carl, Elle mengetuknya untuk meminta ijin masuk setelah diijinkan barulah Elle masuk kedalam.


"Kakek" kata Elle setelah melihat kakek Alexander yang sedang menyusun puzzle bersama Carl.


"Hei sayang, kemarilah." kata kakek sambil melambaikan tangannya.


"Elle rindu." kata Elle sambil memeluk kakek


"Jelek juga, maaf ya kakek baru datang sekarang. Apa kau sehat saja sayang." kata kakek


"Iya Elle sehat kakek, apa kakek ku yang paling tampan ini sehat juga." kata Elle


"Jelas kakek harus sehat untuk bertemu cicit keduaku ini." kata kakek sambil mengelus perut Elle.


"My, cal mau dipeluk juga." kata Carl yang melihat Elle dan kakek yang masih saya berpelukan.


"Kemarilah, cicit kakek buyut yang tampan ini." kata kakek sambil memeluk Elle dan Carl.


"Ehemmmm." kata sebuah suara "Sudah puas berpelukan ya." kata suara tersebut yang tidak lain adalah Arc yang baru saja pulang dari perusahaannya.


"Edy" kata Carl dan melepas pelukan dari kakek dan langsung berlari menuju Arc


Hap


"Hai anak Daddy, jangan berlari-lari seperti tadi nanti jatuh." kata Arc setelah menangkap Carl


"Honey" kata Elle menghampiri Elle setelah melepas pelukan kakek


Cup


"Kenapa semakin manis sih istriku ini." kata Arc setelah mencium kening Elle


"Kau tidak ingin memeluk kakek juga Arc" kata kakek saat melihat Arc hanya memeluk Carl dan Elle


"Maaf aku tidak pemakan sesama jeruk." kata Elle sambil membawa anak dan istrinya keluar dari kamar Carl.


"Dasar cucu tidak ada akhlak." kata kakek dan menyusul mereka keluar.


Sedangkan Kayo dan Boy serta keluarganya sedang didalam perjalanan.


"Jadi kita harus ke mansion Elle dulu" kata Boy kepada istrinya


"Iya" kata Kayo "Mama dan Papa juga diajak oleh nona untuk datang." kata Kayo kembali


"Baiklah, akan aku katakan pada Mama" kata Boy sambil mengeluarkan ponselnya untuk mengabari Mama Kinan agar mengikuti mereka.

__ADS_1


Tidak berapa lama mereka sudah sampai di mansion Elle. Mereka semua turun dari mobil, mereka sudah disambut oleh para bodyguard yang ada disana, mereka sudah di beri kabar jika Kayo akan datang bersama dengan keluarganya.


"Ayo kita masuk." kata Kayo menggandeng Mama Kinan.


"Mommy kok Daddy ditinggal." kata Boy


"Jangan memanggilku seperti itu, membuat malu saja." kata Kayo sambil memandang Boy


"Tidak mau, kau harus memanggil aku Daddy mulai sekarang." kata Boy


"Sudah jangan pedulikan dia Kayo, ayo kita masuk mama penasaran seperti apa isi didalam mansion ini. Mansion ya sangat mewah, nanti kau minta saja mansion yang mewah seperti ini kepada suamimu itu." kata Mama Kinan


"Iya Mama." kata Kayo sambil membawa mama Kinan masuk kedalam mansion.


Didalam sudah ada yang lainnya, Mama Kinan yang mengenal keluarga Alexander langsung melihat ke arah Kayo.


"Kayo bukannya itu keluarga Alexander" kata Mama Kinan


"Iya ma, dia adalah mertua nona Elle." kata Kayo


"Hah, masa iya setahuku dia itu tidak suka wanita,. Terus wanita bodoh mana yang mau menikah dengannya." kata Mama Kinan


Semua yang mendengar perkataan Mama Kinan hanya bisa melongo mendengarnya, sedangkan Arc yang mendengar itu merasa geram dengan wanita paruh baya yang ada didepannya.


"Boy apa kau tidak malu memiliki orang tua sepertinya." kata Arc


"Sebenarnya aku malu." kata Boy, Mama Kinan yang mendengar itu langsung memukul Boy Tampa ampun.


"Dasar anak kurang ajar kau itu, Kayo jangan biarkan burung Pipit ya itu masuk kedalam sangkar mu." kata Mama Kinan setelah puas memukul Boy, semua yang ada disana tertawa mendengar perkataan Mama Kinan dan juga julukan yang sangat menggelikan untuk pusaka yang dimiliki oleh Boy.


"Mama" teriak Boy


"Apa, mau marah. Benarkan yang mama bilang milikmu itu seperti burung Pipit." kata Mama Kinan melotot.


"Terserah Mama saja, asal kalian tau karena burung Pipit itu juga yang membuat istriku hamil kembar." kata Boy membanggakan burung Pipit ya.


Arc yang mendengar perkataan Boy langsung berteriak.


"APA" teriak Arc "Ini tidak bisa dibiarkan, milikku yang sangat besar hanya mampu menghasilkan satu, ayo sayang kita kekamar untuk menambah bibit yang ada di dalam perutmu." kata Arc yang sudah menarik tangan Elle.


Plak


"Aduh sakit" kata Arc "Mengapa Mommy memukul kepalaku?" kata Arc sambil mengelus kepalanya yang dipukul Mommy Jia.


"Kau itu bodoh ya, mana bisa menambah jika sudah ada bibirmu di dalam perut Elle." kata Mommy Jia

__ADS_1


"Sudah, ayo kita menuju meja makan. Ini sudah waktu makan siang." kata kakek.


Bersambung....


__ADS_2